Dosen Mengabdi IPB University Gelar Pelatihan Peningkatan Kinerja UMKM dengan Pembiayaan Koperasi di Balumbang Jaya

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Dosen Sekolah Vokasi dari Program Studi Akuntansi dan Manajemen Agribisnis bekerjasama dengan salah satu koperasi yaitu KSPPS Kebajikan Ikamatabagsel Sejahtera (Koperasi ) mengadakan pelatihan dalam penyusunan laporan keuangan sederhana dan prosedur pembiayaan di Koperasi. Kegiatan ini berlangsung di Kantor , Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Pelatihan dalam rangka meningkatkan kinerja UMKM ini menghadirkan Dr. Ir. Dahri Tanjung, Asty Khairi Inayah Syahwani, dan Novi Rosyanti.

Sambutan dalam kegiatan ini diberikan oleh Ibu Yayah Acinayah, selaku Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Balumbang Jaya. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan prosedur pembiayaan di Koperasi KIS oleh Bapak Insanul Afief Lubis selaku Ketua Pengurus dari Koperasi KIS. Para peserta yang hadir bukan lain adalah anggota dari koperasi KIS, akan tetapi penyegaran materi untuk prosedur pembiayaan perlu dilakukan agar dapat mengingatkan kembali kepada anggota mengenai prosedur pembiayaan di Koperasi KIS.

Selanjutnya diisi dengan materi cara mengelola keuangan oleh Lesia Fatma Ginoga. Diawali dengan menanyakan kepada peserta pelatihan, apakah sudah melakukan pemisahan keuangan atau belum. Menurut salah satu dari peserta, saat ini belum melakukan pemisahan dalam pencatatan keuangan yakni keuangan rumah tangga dan keuangan kegiatan usaha. Hal ini menyebabkan sulitnya menentukan besaran keuntungan yang diperoleh dan juga modal usaha yang akan digunakan untuk usaha berikutnya.

“Beberapa cara dalam mengelola keuangan, yang pertama dengan merencanakan penggunaan uang anda lakukan pemisahan keuangan pribadi dan usaha membuat buku catatan keuangan harian. Selain itu, sisihkan keuangan untuk pengembangan usaha dan dana darurat. Dan pilihan akhir jika diperlukan adalah gunakan pihak ketiga,” ujar Lesia.

Para anggota koperasi KIS yang hadir hampir seluruhnya merupakan pelaku UMKM. Selain pemisahan keuangan, selanjutnya para pelaku UMKM harus melakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga bahan baku. Sebagian besar peserta masih sulit untuk melakukan perhitungan menentukan kenaikan harga barang dagangan ataupun penentuan banyak produksi agar dapat menutupi biaya modal usaha.

“Saat dihadapi dengan kenyataan bahwa harga bahan baku yang biasa kita gunakan untuk jualan naik, maka hal yang dapat kita lakukan yaitu meningkatkan harga jual barang kita atau menekan ongkos produksi,” ujar Asty.

Pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana dengan menuliskan pemasukan dan pengeluaran secara sederhana dipandu oleh Novi Rosyanti, yang merupakan salah satu tim pengajar Akuntansi Biaya di Sekolah Vokasi IPB University.

Kegiatan ini diakhiri dengan pengisian kuesioner. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman dari para peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan peningkatan kinerja UMKM dengan pembiayaan Koperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *