Disomasi Tak Hadir Atas Dugaan Pencaplokan Tanah, Ini Isi Pesan WA Legal PT BBH Anak Perusahaan Sentul City

0
111

Foto Supratikno alias Tikno selaku pemilik sebidang tanah yang diduga dicaplok anak Perusahaan PT. Sentul City.

Babakan Madang, BogorUpdate.com
Usai tak hadirnya dalam pelayangan somasi yang dilayangkan oleh Erwin Syah selaku warga Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, atas dugaan kasus pencaplokan tanah, Kini, Perseroan Terbatas Bhakti Bangun Harmoni (PT. BBH) yang merupakan anak perusahaan dari PT. Sentul City mengirimkan ucapan permohonan maafnya dan jawabannya atas ketidak hadirannya di kantor Desa Cijayanti melalui pesan instan WhatsApp (WA).

Deborah selaku legal PT. BBH mengatakan, terkait surat somasi/undangan klarifikasi dari bapak, dirinya informasikan dan di sampaikan permohonan maaf bahwa pihaknya belum dapat menghadiri undangan tersebut hari ini.

“Selamat siang bapak Erwin Syah perkenalkan sebelumnya saya Debora (Legal PT. Bhakti Bangun Harmoni),” ucapnya, Senin (08/2/2021).

Ia menjelaskan, adapun somasi baru yang pihaknya terima pada Kamis sore pada 4 Februari 2021, jajarannya mengaku memerlukan waktu untuk mencocokkan data secara internal pada hari Jumat (5 Februari 2021).

Dari data yang di dapatkan, tanah tersebut pihaknya beli dari PT Sentul City Tbk.

“Sehingga pada hari ini kami akan mengirimkan surat ke pihak Sentul City terkait klaim tanah dari pihak Bapak Erwin Syah. Kami meminta untuk dijadwalkan ulang pertemuan pada minggu depan,” terangnya.

Adapun tanggal dan waktunya, sambung Debora, akan pihaknya konfirmasi ke pihak Bapak setelah pihaknya mendapat jadwal yang dikonfirmasi oleh pihak Sentul City.

“Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya,” jelasnya.

Menanggapi itu, selaku pemilik tanah, Supratikno mengaku, merasa senang atas jawaban dan tanggapan dari pihak PT. BBH yang telah diduga mengklaim atas sebidang tanah miliknya terletak di kampung Bangkong Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang dibeli dari Erwin Syah.

“Saya sangat senang mendapat pesan WA dari pihak PT. BBH, atas dasar itu dalam waktu beberapa hari kedepan saya akan melayangkan surat somasi kedua yang ditujukan kepada PT. BBH kembali,” tegasnya.

“Insya Allah waktunya akan kita agendakan pada Rabu pekan depan bertanggal 17 Februari 2021 bertempat di kantor Desa Cijayanti pada pukul 11.00 WIB,” tandasnya.

Sebelumnya, Lagi-lagi, management Sentul City kembali berulah dengan mencaplok tanah milik warga Babakan Madang dengan total luas kurang lebih 1455 meter persegi.

Kali ini, Erwin Syah warga kampung Banceuy RT 01 RW 01 Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor selaku pemilik tanah awal menjual lahan milik keluarganya itu yang dijual kepada Supratikno alias Tikno senilai kurang lebih Rp500 juta pada 2017 silam.

Seiring waktu berjalan, usai dirinya menjual kepada Tikno tersebut dihadapan notaris maupun pemdes setempat, tiba-tiba PT. Bhakti Bangun Harmoni (BBH) yang merupakan anak perusahaan dari PT. Sentul City secara sepihak mengklaim lahan yang telah dijual oleh dia dan keluarganya itu dengan status surat Akta Jual Beli (AJB).

Akibatnya, dia (Erwin Syah, red) beserta pembeli tanahnya itu melayangkan somasi kepada PT BBH pada 01 Februari 2021 yang ditanda tangani Erwin Syah di Bandung, Jawa Barat.

“Saya mensomasi PT. BBH yang merupakan anak perusahaan dari PT. Sentul City secara resmi melayangkan somasi atau undangan klarifikasi dalam persoalan tanah yang telah dijual oleh keluarga saya kepada bapak Tikno pada 2017 lalu,” kata Erwin saat di aula kantor Desa Cijayanti, pada (08/2/2021) siang.

 

 

 

 

 

 

(Rul/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here