Diduga Belum Kantongi Izin Produksi, Warga Nagrak Keluhakan Aktifitas PT Tosama Abadi

  • Bagikan

Gunung Putri, BogorUpdate.com
Puluhan warga Kp.Nagrak Rt 03 Rw 04, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, keluhkan adanya aktifitas PT Tosama Abadi yang memproduksi Sparepart motor dan mobil. Selain pembuangan limbah Crome, gedung yang sudah berdiri sejak tahun 2000 itu dalam izin lingkungannya adalah gudang dan bukan produksi.

“Berdasarkan laporan dari Warga Nagrak, adanya aktifitas perusahaan yang membuang limbah crome di sekitar lingkungan warga. Selain itu, PT Tosama Abadi itu izinnya adalah gudang kok malah produksi. Selain terganggu, warga juga meminta agar kegiatan perusahaan tersebut dihentikan karena tidak sesuai dengan izin dan membuang limbah sembarangan,” kata Wakil Ketua DPC Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara), Agus Rahya kepada wartawan, Kamis (30/9/21).

Rahya menambahkan, bangunan gudang milik PT Tosama Abadi tersebut sudah berdiri sejak tahun 2000 lalu. Namun sampai saat ini, perusahaan itu belum mengantongi izin produksi dari Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebagaimana fungsinya.

“Perusahaan tersebut memiliki tenaga kerja kurang lebih 100 orang. Karena produksi sparepart, perusahaan tersebut memakai bahan Crum, entah dibuang kemana limbah Crum tersebut. Dalam ijin lingkungan adalah Gudang diduga ijin Industrinya tidak terdaftar di Pemda Bogor, karena ketika memohon ke Warga sekitar adalah ijin Gudan,” jelasnya.

Dia yang mewakili warga itu meminta, agar Pemkab Bogor melalui dinas terkait melakukan Sidak dan segera dilakukan penutupan selama izinnya belum dipenuhi.

“Saya meminta agar Dinas terkait melakukan sidak. Apabila tidak memenuhi ketentuan perijinan nya, kami mewakili warga disekitar agar gudang tersebut di tutup karena keberadaan nya dilingkungan Warga Merasa terganggu atas produksinya,” pungkasnya.

Penulis: AjisEditor: Endi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.