Dampak Pandemi Covid-19, Angka Investasi di Kota Bogor Terjun Bebas

0
26

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Pandemi covid-19 yang melanda selama tiga bulan terakhir berdampak terhadap investasi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor yang mengalami penurunan.

Kepala DPMPTSP Kota Bogor Firdaus menjelaskan, sebagian besar pengusaha atau investor yang berencana melakukan investasi menunda rencananya sementara waktu karena pandemi Covid-19.

Padahal tahun lalu terjadi peningkatan investasi yang cukup besar, dan berdampak besar pada pendapatan asli daerah (PAD) di kota Bogor.

Firdaus mengatakan, permasalahannya ada beberapa faktor yang bisa dilihat, yang pertama meskipun mereka misalnya tetap berinvestasi tetapi siapa yang mau bekerja pada saat pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kan kemarin itu artinya luar biasa tidak normal, itu yang biasa kita kita pengajuan permohonan satu hari bisa 300 hingga 400 pemohon, ini drastis turun. Bahkan kecenderungan terakhir itu hanya sekitar 150-an perhari,” kata Firdaus, Rabu (17/6/20).

Dalam penerapan PSBB di Kota Bogor, DPMPTSP sempat mengalihkan permohonan investasi melalui perizinan tak kurang dari 70 sampai 80 per hari, tetapi saat situasi pandemi PSBB hanya mampu menerima 15 permohonan yang ditandatangani.

Padahal jika dibandingkan dengan tahun lalu, realisasi Rp2.64 triliun atau kenaikan 105,66 persen, dari target investasi tahun 2019 sebesar Rp2.5 triliun.

“SDM kita juga WFH (work form home), tidak ada survei lapangan dibatasi semua. Tapi mudah-mudahan dengan sekarang dengan adanya PSBB transisi (proposional,red) investor mulai meningkat lagi, hanya saja memang ada beberapa investor juga yang masih terganjal oleh RTRW kita,” katanya.

Dikatakanya, dengan belum rampungnya pengajuan revisi Perda RTRW sejumlah investor memastikan lahan yang akan digunakan nantinya sesuai zona atau tak bertentangan dengan regulasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Mereka harus menunggu dulu adanya perluasan RTRW baru, saat ini masih dibahas di Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR). Sedangkan kita berharap sebetulnya tahun ini akan terjadi lonjakan investasi, tentunya kita akan menyesuaikan dengan zonasi dan juga regulasi yang ada di Kota Bogor,” pungkas dia. (As)

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here