Cakra Law Firm Dampingi Korban Pengeroyokan di THM Exclusive

0
238

Hukum & Kriminal, BogorUpdate.com
Tim penasehat hukum dari Cakra Law Firm resmi mendampingi korban kekerasan (pengeroyokan) di Tempat Hiburan Malam (THM) ‘Exclusive’, Jalan Siliwangi, Kota Bogor, beberapa hari lalu. Tim Cakra terdiri dari Abi Sarwan, S.H, Indra Pratama Simanjuntak, S.H dan Ryanto Sirait, S.H.

Usai kejadian pengeroyokan tersebut, pihak korban (IM) telah melaporkan terduga pelaku pengeroyokan atas nama Eggy dan kawan kawan ke Polsek Bogor Timur. Bahkan, pihak penyidik juga telah menyatakan adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap IM, dan selanjutnya akan dilakukan tahap penyidikan.

“Laporan dari pihak korban dengan tuntutan pasal 170 yaitu pengeroyokan yang menyebabkan luka-luka yang diduga dilakukan oleh saudara Eggy beserta rekan-rekannya. Dari hasil pengembangan oleh penyidik atau kepolisian diharapkan akan dijerat dengan hukuman 5 tahun 6 bulan,” ungkap Abi usai mendampingi korban di Polsek Bogor Timur.

Selain itu, kedatangan mereka juga untuk memberikan klarifikasi atas laporan balik dari terduga pelaku pengeroyokan. Pasalnya, meski sebelumnya pihak penyidik telah menyatakan adanya dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap IM, namun pelaku malah melaporkan balik atas tuduhan yang sama.

“Saudara Eggy melaporkan balik dengan tuduhan pengeroyokan yang sama, padahal setelah melihat video rekaman CCTV di lokasi, justru pihak Eggy dan kawannya yang mengeroyok,” ungkapya.

Di waktu yang sama, Indra Pratama Simanjuntak, SH turut merasa aneh dengan pelaporan balik terhadap kliennya yang dilakukan oleh saudara Eggy. Karena, menurut Indra, kliennya adalah tamu atau pengunjung di THM tersebut.

Sementara itu, Ryanto Sirait, S.H yang juga tim kuasa hukum korban, menambahkan bahwa, subtansi permasalahan terkait tindak pidana sudah disampaikan oleh rekan kuasa hukum kepada Polsek Bogor Timur. Dia mengaku akan tetap mengikuti proses dan perkembangannya, tentu dengan profesional dan transparan dalam penanganannya.

Setelah mencermati kronologi kejadian, Ryanto mengungkapkan adanya pembiaran dari pihak manajamen Exclusive. Karenanya, pihak Cakra bersama korban juga akan melaporkan pihak manajemen Exclusive ke pihak Kepolisian.

“Apalagi disini terlihat jelas ada pembiaran dari pihak penyelenggara yaitu Club Exclusive,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi pihak awak media, pihak Polsek Bogor Timur belum bisa memberikan keterangan apapun terkait kasus tersebut. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Refer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here