Berkat Samisade, Jalan Penghubung Tiga Desa di Kemang Ini Akhirnya Terealisasi

0
25

Kemang, BogorUpdate.com
Pemerintah Desa (Pemdes) Pondok Udik, Kecamatan Kemang, memaksimalkan program bantuan dana infrastruktur satu miliar satu desa (Samisade) yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membangun jalan poros desa di Kampung Hambulu.

M. Sutisna, Kepala Desa (Kades) Pondok Udik menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemkab Bogor terutama Bupati Bogor Ade Yasin atas bantuan anggaran dana program Samisade yang telah diberikan sebagai satu program unggulan pembangunan desa.

“Karena melalui program Samisade ini, Pemdes Pondok Udik dapat merealisasikan keinginan warga untuk membuat jalan penghubung tiga desa yaitu antara Desa Pondok Udik – Desa Pabuaran dan Desa Tegal,” ungkap M. Sutisna, Minggu (27/6/21).

Ia menjelaskan, selain menjadi jalan penghubung 3 desa di Kecamatan Kemang, pembangunan jalan poros desa ini juga memudahkan akses pengguna jalan dari Desa Candali, Kecamatan Rancabungur. Oleh karenanya, lanjut Sutisna, program pembangunan jalan tersebut disambut antusias oleh warga.

“Manfaat jalan poros desa ini selain dirasakan warga Desa Pondok Udik, juga dirasakan warga Desa Tegal dan Desa Pabuaran Kecamatan Kemang serta masyarakat Desa Candali Kecamatan Rancabungur,” bebernya.

Selain memudahkan aksesibilitas warga, sambung M. Sutisna, adanya pembuatan jalan poros desa juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus sebagai tanda batas Desa Pondok Udik dan Desa Pabuaran Kecamatan Kemang.

“Jalan poros desa ini dibangun sepanjang 1.150 meter dan lebar 3 meter. Ketebalan aspal 0.15 meter disertai drainase sepanjang 300 meter. Semua proses pekerjaan pembangunan didanai dari program anggaran dana Samisade,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Desa (Sekdes) Pondok Udik, M. Imam Hermawan menambahkan, proses pekerjaan pembangunan jalan poros desa dilakukan melalui sistem Padat Karya Tunai (PKT).

“Jadi yang dilibatkan dalam pekerjaan pembangunan ini adalah warga sekitar. Bahkan bukan hanya warga Desa Pondok Udik, tapi ada beberapa warga Desa Pabuaran,” imbuh Imam, sapaan akrabnya.

Seorang tokoh masyarakat kampung Pok Tua, Desa Pabuaran, Haji Sarman, mengucapkan rasa terimakasih kepada Bupati Bogor dan khususnya kepada Kepala Desa Pondok Udik M. Sutisna atas terlaksananya pembangunan jalan lintas desa tersebut.

“Seperti bermimpi saja, karena jalan ini sekarang akhirnya dapat dibangun. Sudah puluhan tahun warga menginginkan adanya jalan lintas desa ini dan sudah beberapa kepala desa tidak pernah tersentuh. Saya sangat senang dan gembira, makanya saya seperti mimpi,” tutupnya dengan wajah ceria.

Untuk diketahui, dari 416 desa di Kabupaten Bogor, bantuan keuangan Samisade tahun 2021 diberikan kepada 356 desa dengan total anggaran Rp318.497.151.644,- (tiga ratus delapan belas miliar empat ratus sembilan puluh tujuh juta seratus lima puluh satu ribu enam ratus empat puluh empat rupiah), tersisa 60 desa yang belum mendapatkan bantuan samisade dan akan diusulkan dalam anggaran perubahan. Anggaran itu berasal dari APBD Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin sebelumnya meminta kegiatan/proyek yang diusulkan dalam Samisade harus benar- benar dibutuhkan masyarakat dan merupakan hasil musyawarah desa.

“Mengingat saat ini masih kondisi pandemi covid19, yang mengakibatkan turunnya kemampuan ekonomi masyarakat, diminta agar kegiatan Samisade menerapkan pola padat karya, artinya melibatkan masyarakat miskin atau yang terkena imbas pandemi covid 19 yang tidak termasuk penerima BLT dana desa, PKH, BPNT dan bantuan lainnya. Saya minta dalam RAB harus terlihat anggaran upah kerja bagi penduduk miskin desa yang bersangkutan,” ujarnya.

“Kelola samisade dengan baik, transparan dan akuntabel, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, dan pertangungjawaban; agar bermanfaat sesuai tujuan dan harapan,” tegas dia. (bu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here