Berdalih Kekurangan Anggaran, Panitia Pilkades Sanja Bebankan Rp15 Juta Kesetiap Calon

0
306

Citeureup, BogorUpdate.com
Panitia Pilkades Sanja Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, diduga memungut para calon kepala desa sebesar Rp.15 Juta. Dugaan pungutan yang baru dimusyawarahkan ini, berdalih kekurangan anggaran yang dialami pihak panitia pilkades.

Salahsatu Calon Kades, Anang Sujarwoko mengaku tidak setuju dengan kebijakan yang dilakukan pihak panitia pilkades ini. Pasalnya, berdasarkan aturan yang ada tidak diperbolehkan sebagaimana mestinya.

“Yah dari musyawarah yang ada, panitia mengaku kekurangan anggaran sebesar Rp.60 juta yang kemudian dibebankan kepada 4 calon. Jadi 1 calon dibebankan Rp.15 juta dan saya tidak setuju,” katanya kepada wartawan, usai musyawarah dana yang dibebankan kepada 4 calon, di kantor sektertariat panitia Desa Sanja, dihadiri Pihak desa setempat, Sabtu (14/11/2020).

Koko sapaan akrabnya, mengaku tidak setuju dan tidak menandatangani kesepakatan tersebut, meski 3 calon lainnya sudah menandatangani. Ia mengaku karena ingin melihat dulu RAB desanya, meski hal ini merupakan kebijakan pihak panitia desa yang dibebankan ke para calon dengan dasar agar terselenggaranya pilkades nanti.

“Lah dari aturan saja sudah tidak boleh kok, kita ikutin aturan aja,” jelasnya.

Sementara ketua Panitia Pilkades Sanja H.Katim enggan berkomentar terkait hal ini. “Ke sekertaris aja pak, Saya mau berangkat kerja dulu,” kata Katim.

Begitupun juga dengan Sekertaris Panitia Pilkades Sanja, Yuldewi SH juga enggan berkomentar terkait hal ini.

“Ke ketua aja pak, saya lagi sibuk,” singkatnya.

Untuk diketahui, biaya yang ditanggung APBD Kabupaten/Kota itu berupa pengadaan surat suara, kotak suara, kelengkapan alat lainnya, honor panitia dan biaya pelantikan. Ketentuan ini juga termasuk dalam Pasal 114 sampai 117 ayat 1 Perbub Kabupaten Bogor Nomor 66 tahun 2020 tentang Pilkades.

 

 

 

 

 

(Cek/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here