Bantu Tangani Covid-19, Kadin Kota Bogor Serahkan Bantuan 20 Peti Jenazah

0
52

Kota Bogor, BogorUpdate.com
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Bogor menyerahkan bantuan 20 peti jenazah kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam hal ini RSUD, Jumat kemarin.

Penyerahan 20 peti jenazah ini diserahkan langsung secara simbolis Ketua Kadin Kota Bogor, Almer Faiq Rusydi kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Ketua Kadin Kota Bogor Almer Faiq Rusydi mengatakan, pemberian tersebut sebagai bentuk sinergi mengatasi Pandemi Covid-19. Pasalnya, beberapa waktu lalu ia pun merasakan kesulitan mendapat peti jenazah untuk saudaranya yang meninggal dunia karena Covid-19.

“Alhamdulillah hari ini kami menyumbangkan 20 peti mati, mudah-mudahan diterima. Saya berharap bisa bersinergi membantu Pemkot Bogor agar pandemi ini cepat berakhir,” kata Almer.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Pemkot Bogor bergerak dari hulu ke hilir meminta bantuan semua. Ia pun terpaksa menyebut kondisi Kota Bogor saat ini di fase SOS atau emergency.

Tak ayal bantuan harus dari hulu ke hilir, mengingat Kota Bogor membutuhkan sebanyak mungkin tambahan tempat tidur, ruang isolasi, pusat isolasi, APD, vaksin dan tenaga kesehatan diperkuat.

“Kalau tidak ditambah semua, maka situasinya akan semakin buruk. Sehingga jika tidak bergerak sama-sama, maka Kota Bogor akan masuk ke fase seperti di India,” ujar Bima.

Ia menyebutkan, di hari ini angkanya sudah 300 orang, padahal pekan lalu angka terkonfirmasi positif Covid-19 masih di angka puluhan. Disamping itu angka kematian pun semakin tinggi.

Pihaknya pun sudah memetakan kebutuhan peti jenazah ini, dan menurutnya lebih praktis peti mati disimpan di RSUD. “Buat penderma bantu peti mati, bantu semua yang kita perlukan,” ajaknya.

Bima Arya menambahkan, status Kota Bogor masih zona oranye, namun ia menekankan tidak perlu memusingkan soal zona. Anggap saja sudah darurat dan sudah merah, semua bergerak sesuai kedaruratan.

“Karena yang membedakan ketika nanti zona merah ada pelarangan kegiatan, kapasitas orang, pembatasan jam operasional,” tandas Bima.

 

 

 

 

(As/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here