Aktivis Desak Pemkab Bogor Fokus Tangani Covid-19, Bukan Malah Beli Mobdin Baru

0
75

Cibinong, BogorUpdate.com
Ketua Presidum Nasional BEM Perguruan Tinggi Muhammdiyah (Presnas BEM PTM) Zona III DKI Jakarta Jawa Barat dan Banten, Hendi desak Pemkab Bogor untuk Fokus menangani Persoalan Covid-19 di Kabupaten Bogor dan pemulihan ekonomi masyarakat ketimbang beli Mobil Dinas (Mobdin) baru.

Hendi mengatakan, Pemerintah harus lebih objektif dan selektif melihat kondisi sekarang ini, seharusnya pemerintah lebih mementingkan warganya. Terlebih saat penangangan Covid-19 ada tenaga Kesehatan berjuang mati-matian untuk menyelamatkan warga yang terpapar Covid-19. Selain itu juga pemkab harus lebih melihat ke Grass root agar mengetahui persoalan ekonomi masyarakat seperti apa.

“Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dimaksudkan untuk memberikan perlindungan bagi kehidupan masyarakat yang sangat nyata terancam dengan merebak dan menyebarnya Covid-19. Baik dari aspek keselamatan jiwa karena ancaman kesehatan dan keselamatan, maupun kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat,” tegas Hendi kepada BogorUpdate.com, Jum’at (18/6/21).

Di situasi seperti ini lanjutnya, legislatif jangan sampai ada main dengan Eksekutif, dan berharap DPRD bisa menjalankan tugas semestinya sebagai wakil Rakyat, jangan sampai kekuatannya seperti macan ompong. “Dewan harusnya lebih tegas. Harus dilihat aspek kepentinganya dulu, apakah pro rakyat apa pejabat jangan main asal ketok aja,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pandemi Covid-19 belum berakhir dan ekonomi masyarakat yang belum pulih sepenuhnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lebih asyik beli puluhan mobil dinas baru, yang seharusnya pemerintah harus lebih memperhatikan masyarakat.

Berdasarkan data Lelang di LPSE Bogorkab, ada delapan tender pembelian kendaaran Dinas yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2021
Delapan Tender tersebut, terbagi menjadi tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yakni Inspektorat Kabupaten Bogor dengan dua tender terpisah, untuk tender pertama sebesar Rp 1.326.937.500,00, kedua Rp 265.387.500,00.

Sedangkan untuk tender pembelian kendaraan Dinas untuk Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) sebesar Rp 2.174.700,00, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Rp 1.326.937.500,00, Dinas Sosial Rp 624.700.000,00, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Rp 624.700.000,00, Dinas Arsip dan Perpustakaan Rp 700.000.000,00, dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Rp 624.000.000.

 

 

 

 

 

(Jis/Bing)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here