27 Pasutri di Desa Citaringgul Gelar Isbat Nikah Masal Gratis Ditengah Pandemi Covid-19

0
23

Babakan Madang, BogorUpdate.com
Ditengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Desa Citaringgul, Kecamatan Babakan Madang menggelar Isbat Nikah Masal gratis bagi 27 pasangan suami istri (Pasutri) yang belum memilik Akte Nikah dengan menerapkan protokol kesehatan, bertempat di Aula Kantor Desa setempat, Jumat (12/06/2020).

Acara Isbat Nikah tersebut di hadiri oleh Pengadilan Agama Cibinong, Pemerintah Kecamatan Babakan Madang, Satpol PP Kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemerintah Desa dan RT RW. Tentunya, kegiatan ini juga sesuai protokol kesehatan pemerintah di tengah pandemi Covid-19 dengan melakukan psycal distancing, penggunaan masker dan pengecekan suhu tubuh serta melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah bagi peserta isbat.

“Tujuan dari isbat nikah masal ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, karena kami ingin melakukan tertib administrasi bagi warga yang belum memiliki akte nikah. Maka dari itu, pemdes ingin membantu warga agar bisa memiliki akte nikah tersebut,” kata Kepala Desa Citaringgul, Fredy, kepada bogorupdate.com, usai acara.

Menurut Fredy, banyaknya warga yang belum memiliki akte nikah, pihaknya sebagai kepala desa ingin membantu warganya agar tertib administrasi sesuai dengan aturan pemerintah.

“Hari ini ada 27 pasangan nikah, 1 diantaran dari desa lain yang menitip. Karena begitu pentingnya akte nikah untuk persyaratan pengurusan berbagai macam adminitrasi nantinya,” ujarnya.

Fredi melanjutkan, awal dari adanya program isbat nikah ini merupakan inisiatip dirinya sebagai program unggulan dalam membantu warganya. Melalui RT RW dengan mendata warga yang belum memiliki akte nikah.

“Maka kami bekerja sama dengan Pengadilan Agama Cibinong untuk mengadakan program isbat nikah secara masal dan tanpa dipungut biaya,” tambahnya.

Kedepannya, kata Fredy, program ini akan terus digalakan untuk meminimalisir warganya yang tidak memiliki akte nikah.

“Semoga dengan program ini masyarakat bisa terbantu. Tentunya, kami selaku pemerintah desa selalu menghimbau agar warga tidak melakukan pernikahan di luar aturan pemerintah,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Sekdes Citaringgul, Ayi Sofyan Iskandar mengatakan pihaknya memastikan dalam penyelenggaraan Isbat Nikah masal ini tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dimana, setiap pasutri wajib memakai masker saat melaksanakan isbat.

“Kemudian, paserta isbat nikah ini juga wajib datang tanpa membawa sanak familinya, termasuk anak. Saat mereka mengantre, peserta wajib duduk minimal dengan jarak 1 meter,” kata Ayi.

Ayi menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan alat cuci tangan didepan pintu kantor desa setempat. Sehingga, peserta wajib mencuci tangan sebelum memasuki dan keluar Kantor Desa Citaringgul.

Panitera pengadilan Agama Cibinong, Dede, menjelaskan bagi peserta isbat yang hadir sebelumnya harus melengkapi persyaratannya seperti surat permohonan, KTP, KK, dan bayar biaya sebesar Rp.316 Ribu rupiah tergantung jarak wilayah.

“Hari ini adanya penetapan isbat nikah di Desa Citaringgul. Jumlahnya ada 27 pasangan, namun yang hadir sebanyak 25 pasangan, jadi yang tidak hadir dianggap gugur,” jelas Dede.

Dalam isbat ini, pasangan nikah sebelumnya diharuskan menghadirkan saksi minimal Dua orang untuk perkara sidang dan bagi yang memenuhi kriteria dilakukan penetapan status pernikahan dan tercacat di negara.

“Selanjutnya para peserta nanti dalam waktu satu minggu di panggil ke pengadilan agama untuk diberikan buku nikah di KUA setempat yang sebelumnya sudah dilakukan persetujuan pihak kami,” terangnya.

Salahsatu peserta isbat nikah, Hendra (40) mengaku terbantu dengan adanya program ini. Dia dan pasangan nikahnya kini bisa lega, karena sudah resmi tercatat negara dengan status pernikahannya saat ini, karena sebelumnya sudah diterima dalam isbat ini.

“Terimakasih untuk pemerintah Desa Citaringgul maupun pihak pengadilan agama yang sudah perhatian dan membantu kepada kami. Mudah-mudahan kedepan bisa ditingkatkan lagi dalam program apapun yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya. (Asep Bucek)

 

 

 

Editor : Endi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here