Type to search

Bogor Raya Home News Pemerintahan

Pemdes Sukahati Bagikan Gerobak Sampah dan Smartphone Tiap RW

Share

BOGORUPDATE.COM – Pemerintah Desa Sukahati Kecamatan Citeureup, mendistribusikan sebanyak 10 gerobak sampah hasil karya dari pemberdayaan sekaligus pemberian inventaris aplikasi smartphone bantuan Gubernur Jawa Barat sebagai wujud program sapa warga Tahun Anggaran (TA) 2019. Bertempat di Aula kantor desa setempat, Minggu (26/01/2020).

“Ada 10 gerobak sampah yang didistribusikan untuk 9 RW dan 1 gerobak untuk di kantor desa. Sementara untuk bantuan Handphone ada 9 unit yang dibagikan untuk RW,” Kata Kades Sukahati H.Endang Gunawan, usai acara sosialisasi dan penyerahan bantuan tersebut.

Endang memaparkan, pendistribusian gerobak sampah tersebut bertujuan agar penanganan kebersihan di wilayah Desa Sukahati semakin optimal. Sedangkan bantuan Aplikasi smartphone ini sebagai Inventaris, agar para RW nantinya bisa melek teknologi dengan program sapa warga.

“Untuk gerobak sampah ini, merupakan hasil karya warga. Warga ini sebelumnya di latih melalui program pemberdayaan masyarakat yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2019. Dan kami juga menargetakan, karena pembenahan infrastruktur sudah hampir 80 persen merata. Maka target pemberdayaan pelatihan lainnya seperti menjahit yang saat ini sudah kami siapkan, akan terus dilakukan dan difasilitasi dengan harapan bisa membantu dalam perekonomian warga Desa Sukahati,” terangnya.

Endang menambahkan, akan turun langsung mengajak pengurus RT/RW maupun masyarakat lainnya untuk memperhatikan betul masalah kebersihan, termasuk penanganan sampah di Desa Sukahati.

“Setiap akhir pekan kita rutin menggelar aksi bersih-bersih secara rutin sebagai wujud program Bupati Bogor yakni Pancakarsa. Apalagi, Desa Sukahati sedang menargetkan Kampung Ramah Lingkungan (KRL) disetiap lingkungan RW bahkan hingga RT,” paparnya.

Sekertaris Desa Sukahati, Antoni menjelaskan, program lainnya yakni Bantuan Smartphone. Penjelasan tentang peruntukan dan tujuan diberikannya inventaris HP android tersebut. Karenanya, dalam program Gubernur ini, setiap desa diharuskan belanja HP android dari sumber anggaran bantuan provinsi (Banprov) tahun 2019.

“Pengadaan android ini sesuai program, yaitu menggunakan anggaran Banprov tahun 2019 lalu. Dan tetap sasaran penerimanya adalah para Ketua RW. Selain itu, karena sebelumnya ada jadwal pemilihan kepala desa dengan melihat situasi yang ada, maka penyaluranpun baru dilaksanakan awal tahun ini,” tambahnya.

Antoni menyebutkan, para RW nantinya bisa mengakses informasi lingkungan yang positif dan bisa dilaporkan ke pihak Desa, Pemda maupun Provinsi.

“Terkait Inventaris ini, jika Ketua RW lama nantinya diganti, maka HP android tersebut pun harus diserahkan kepada Ketua RW yang baru,” jelas Toni.

Selain diberikan inventaris HP android, lanjut Toni, para ketua RW ini, nantinya untuk memenuhi kebutuhan pulsa (kuota internet) masing-masing mendapatkan biaya sebesar Rp 50.000 perbulan, dengan jangka waktu Enam bulan kedepan.

“Pemberian awal pada kartu perdana dan selanjutnya pada pemberian pulsa sesuai jadwal yang ditentukan. Saya menghimbau agar para RW bisa menjaganya serta tidak memberikan informasi hoax yang belakangan ini kerap beredar di sosial media,” tukasnya.

Ketua RW 03, Muhammad Nurdin mengatakan terkait bantuan gerobak sampah maupun inventaris smartphone ini dinilai sangat membantu. Baik itu dalam hal penanganan sampah maupun aspirasi warga.

“Sangat membantu untuk pengadaan gerobak sampah ini. Nantinya, dalam penanganan banjir yang berawal dari persoalan sampah, bisa diminimalisir tentang penanganan sampah sembarangan. Sedangkan inventaris smartphone sangat membantu juga, disamping menjadikan tupoksi para RW bisa terkontrol dan maksimal nantinya dalam penyampaian informasi di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (Asep Bucek)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: