Type to search

Bogor Raya Home News Traveling

Jungleland Sentul Tuding Media Mengadu Domba

Share

Foto ilustrasi (Net)

BOGORUPDATE.COM – Managemen Jungleland Sentul Kabupaten Bogor menuding media telah berlaku tendensius bahkan mengadu domba. Pernyataan managemen Water Park dan wahana permainan tersebut, terkait berita amburadulnya pengelolaan sampah Jungleland.

Tudingan managemen Jungleland berawal dari pemberitaan Bogorupdate.com yang sebelumnya menurunkan berita berdasarkan pernyataan Direktur Utama PT Xaviera Global Synergy, Wilda yanti.

Wilda melalui pesan WhatsApp nya kepada Bogorupdate.com, beberapa waktu lalu menyebutkan, soal pengelolaan sampah di kawasan Sentul masih banyak masalah. Termasuk kalau melihat pengelolaan sampah perusahaan besar seperti Jungleland yang mengelola tempat wisata.

“Angkat dong Jungleland yang bakar sampah dan buang sampah sembarangan,” ujar Wilda yang saat itu memberi pernyataan melalui chat WhatsApp.

Tidak sampai disitu, Wilda bahkan mengirimkan sebuah foto kepada awak media Bogorupdate.com. Dalam foto tersebut terlihat tumpukan sampah yang di akui Wilda berada di area parkir Jungleland.

Menanggapi pemberitaan itu, marcomm Dept. Head sponsorship Ad Interim Jungleland, Fauzan Zaman menyatakan keberatan. Dia menyebut sudah tendensius bahkan berita yang beredar sudah mengadu domba.

“Kalimatnya tendensius atau memiliki makna keberpihakan yang dapat merugikan pihak lain yaitu dalam hal ini perusahaan kami, “Sebut Fauzan yang mengirim tanggapannya via email ke redaksi Bogorupate.com.

Dia merasa Jungleland telah di benturkan dengan Wilda yang selama ini punya tugas mengelola sampah.

Untuk di ketahui, melalui PT Xaviera Global Synergy, Wilda mendapat mandat dalam hal pengelolaan sampah di salah satu perusahaan di kawasan Sentul.

Data yang diperoleh Bogorupdate.com, Wilda melalui PT Xaviera telah menunggak pembayaran retribusi pengangkutan sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor selama 4 bulan. Terhitung mulai Agustus sampai November 2019.

Terkait pengelolaan sampah oleh PT Xaviera, salah satu petugas UPT DLH Wilayah I Cibinong, Acep Sihabudin mengatakan, selama ini Wilda menumpuk sampah di area perusahaan yang di kelola PT Xaviera. Harusnya sampah yang sudah berlebih mestinya di buang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Dulu kita yang angkut sisa pengelolaan sampahnya. Tapi tidak diperbolehkan lagi karena mau dikelola PT Xaviera sendiri,” kata Acep.

Menyikapi Jungleland, kata Acep, pihak DLH mengaku heran karena Jungleland tidak memastikan pengelolaan sampahnya, dan tidak adanya pengangkutan sampah hingga saat ini.

“Dulu mau kita angkut sampahnya (Jungleland-red). Namun kata pihak Jungleland mau dikelola PT.Xaviera Global Synergy. Lalu sekarang malah PT Xaviera yang mengatakan Jungleland buang sampah sembarangan. Terus sampah Jungleland dikemanakan sekarang?” Pungkasnya. (Red)

 

 

 

 

 

Editor : Saiful

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: