Ini Dia Daftar Pemenang Selular Award 2019

 

BOGORUPDATE.COM – Kali ke-16 Selular Award 2019 dengan tema “Moving to The Next Level” resmi digelar di Hotel Sheraton Grand, Gandaria, Jakarta Selatan, Senin (15/7/19). Selular Award sendiri pertama kali dilaksanakan oleh Selular Network pada 2003 lalu, saat itu masih berbentuk majalah. Dengan penyelenggaraan yang rutin tanpa pernah terputus sejak 2003, wajar jika Selular Award menyandang predikat sebagai “The First and The Most Consistent”. Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi dari Selular yang diberikan kepada para perusahaan teknologi atas kontribusi mereka terhadap masyarakat Indonesia dengan layanan terbaiknya.

 

“Lewat Selular Award, brand-brand yang mampu meraih penghargaan, dinilai telah mampu mengatasi tantangan, sekaligus menunjukkan prestasi yang signifikan dibandingkan para pesaing. Sesuai dengan slogan “Moving to The Next Level”, Selular Award menjadi cerminan bagi para pelaku usaha dalam mengarungi tantangan dan dinamika bisnis yang kerap berubah. Hal itu sejalan dengan bergesernya perilaku konsumen yang utamanya di-drive oleh nilai-nilai sosial baru, kemajuan teknologi, dan regulasi yang diterapkan oleh pemerintah. Alhasil, kemampuan untuk terus adaptif dengan perubahan-perubahan itu, merupakan modal utama untuk bisa bersaing dan memenangkan pertempuran,” ujar Uday Rayana, Editor in Chief dan CEO Selular Media Network.

 

Kini dengan berkembangnya ekosistem digital yang berbasis DNA (device, network, application), berbagai katagori penghargaan telah disiapkan. Misalnya device, operator, aplikasi, digital service, dan teknologi jaringan.

 

Tak ketinggalan, katagori penghargaan khusus bagi profesional yang memiliki prestasi gemilang. Seperti CEO of The Year, Excellence in Performance, dan Excellence in Media serta Lifetime Achievement. Selular Award 2019 dimenangkan oleh 41 pemenang dari 41 kategori.

 

Berikut Daftar Pemenang Selular Award 2019:

 

Kategori Produk:

1. Best Camera Smartphone : Huawei P30 Pro
2. Best Selfie Smartphone : Vivo V15 Pro
3. Best Performance Smartphone : Honor 8X
4. Best Build Quality Smartphone : Nokia 3.1 Plus
5. Best Durable Smartphone : Asus Zenfone Max Pro (M2)
6. Most Innovative Camera Smartphone : Oppo Reno 10x Zoom
7. Best Smartphone in Entry Level : Redmi Go
8. Best Smartphone in Mid Range : Realme 3 Pro
9. Best Smartphone in High-end : Oppo Reno
10. Most Innovative Local

Smartphone : Advan S6 Plus

11. Most Valuable Smartphone : Realme C2
12. Best Wearable Device : Fitbit Versa
13. Best Gadget for Children : Imoo Watch Phone Z5
14. Best Innovative Audio Brand : Mpow
15. Best Community Program : Xiaomi (Mi Fans)
16. The Most Emerging Smartphone Brand : Realme

 

Kategori Operator:

17. Best Digital Service : Telkomsel
18. Best 4G Service : Telkomsel
19. Best Bundling Program : Indosat Ooredoo
20. Best Network Transformation Initiative : XL Axiata
21. Best B2B Service : XL Axiata
22. Best Home Internet : IndiHome
23. Best Social Contribution Program : Baktiku Negeriku (Telkomsel)
24. Best Affordable Data Package : Smartfren
25. Best Youth Brand : Three
Most Innovative Data Package : Indosat Ooredoo
26. Best Digital Transformation Company : Telkom

 

Kategori Teknologi:

27. Best 5G Innovation Technology : Huawei
28. Best IoT Technology : Ericsson
29. Best 5G Solution : ZTE

 

Kategori Aplikasi:

30. Best E-commerce : Bukalapak
31. Best Online Transportation App : Grab
32. Best Mobile Payment : Go-Pay
33. Best Online Travel Agency : Pegipegi

 

Kategori Special Award:

34. Excellence in Performance : Irfan A. Tachrir – Direktur HCM Telkomsel
35. Excellence in Media : Denny Abidin – VP Corporate Communication Telkomsel
36. Lifetime Achievements : Hasan Aula – Wakil Dirut / CEO Erajaya
37. CEO of The Year : Dian Siswarini – Presiden Direktur XL Axiata

 

Untuk menjaga obyektifitas, penilaian Selular Award dilakukan dengan menggunakan panel tim redaksi dan melakukan survei online. Survey yang dilakukan Redaksi Selular.ID berdasarkan polling berbasis online yang berlangsung dari tanggal 10 Juni hingga 10 Juli 2019. Polling ini melibatkan 1150 responden yang terdiri dari karyawan, ibu rumah tangga, mahasiswa dan pelajar. Polling ini dilakukan di kota-kota besar seperti DKI Jakarta, Tangerang, Jawa Tengah, Jawa Barat, Palembang, Lampung, Padang dan Kalimantan.

 

Polling ini juga diperkuat hasil riset dari Opensignal. Opensignal melakukan riset di lebih dari 35 negara.

 

“Riset ini dilakukan berdasarkan miliaran orang. Riset ini dipercaya oleh operator seluler, regulator, analis, media, dan jutaan konsumen di seluruh dunia,” ungkap Rob Lerner, VP APAC Region.

 

Menurut Rob, di Indonesia sendiri, jaringan 4G masih digunakan masyarakat Indonesia.

 

“Kami melakukan survey terhadap 5 operator Indonesia seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo, Smartfren, XL dan Tri. Data kami hingga Juli 2019, menyebutkan bahwa Smartfren menduduki peringkat nomor satu dengan 95,8% pengguna terbanyak di Indonesia. Selanjutnya ditempati oleh Tri dengan 88,6% pengguna di Indonesia,” papar Rob.

 

Peringkat ketiga diduduki oleh XL dengan 83,1% pengguna di Indonesia. Berikutnya ditempati oleh XL dengan 82,7% pengguna. Terakhir, ada Telkomsel dengan 80,9% pengguna.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Selular.id

Buka MOPDB di BORCES, Bupati Ade Yasin Ingin Milenial Melek Teknologi

 

BOGORUPDATE.COM – Bupati Bogor Ade Yasin secara langsung membuka Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) SMP, SMA dan SMK Terpadu 1 Bogor Center School Ashokal Hajar (BOASH) Tahun Ajaran 2019-2020 di Lapangan Borces, Kemang, Selasa (16/7/19). Dalam kesempatan ini Ade Yasin mengatakan kalian semua yang ada disini termasuk orang yang beruntung bisa mendapat kesempatan bersekolah di BORCES.

 

“Kalian semua yang disini merupakan anak-anak milenial yang beruntung bisa mendapatkan kesempatan bersekolah di Borces, saya rasa Kabupaten Bogor sangat beruntung mempunyai sekolah seperti BORCES ini, banyak diminati dari berbagai wilayah dan mempunyai fasilitas yang sangat baik untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak,” kata Ade Yasin.

 

Ia pun menambahkan, di jaman milenial seperti sekarang ini kita semua khusunya para pelajar harus melek teknologi. “Sekarang ini eranya atau jamannya anak-anak milenial, kalian semua harus dekat dengan IT, harus melek teknologi, gunakan kemajuan teknologi dengan sebaik-baiknya, jangan disalahgunakan,” tambhanya.

 

Ade Yasin pun memuji cara pendekatan yang dilakaukan para pengajar di Borces ini kepada para anak didiknya. “Pendekatan guru dengan muridnya disini luar biasa, begitu cair, gaya bahasa mendekatkan anatara guru dan murid, tapi ini semua jangan disalah artikan tidak sopan, gaya bahasa seperti ini untuk anak milenial memang cocok sehingga terjalin komunikasi yang baik antara guru dan muridnya,” ujarnya.

 

Sementara itu Ketua Yayasan Taruna Terpadu Borces Ashokal Hajar, Muztahidin Al-Ayubi mengatakan, para siswa siswi disini bukan anak-anak zonasi melainkan anak terbaik di Indonesia. “Anak-anak yang masuk di Borces ini bukan anak-anak zonasi, ini anak-anak Indonesia, dari berbagai wilayah datangnya, perlu Ibu Bupati ketahui ada 3.758 siswa-siswi baru yang kumpul pada hari ini, saya ingin mereka yang baru ini harus sukses ketika selesai menuntut ilmu disini, saya beri sedikit pesan atau motivasi untuk menjadi sukses diantaranya smart religius, punya mimpi, belajar melebihi orang lain, bawa kesolehan dan kejujuran,” kata Muztahidin. (Ra)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

R.Aceng Rahmat Ingin Berdayakan dan Memajukan Masyarakat Kadumangu

R. Aceng Rahmat, Bakal calon kepala desa Kadumangu, kecamatan Babakan Madang, kabupaten Bogor

 

BOGORUPDATE.COM – Pilkades Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, di rencanakan akan di gelar pada November 2019 ini, salah satu nama kandidat bakal calon kepala Desa Kadumangu adalah R.Aceng Rahmat.

 

Berdomisili di Kampung , RT002/RW002, pria 36 Tahun kelahiran asli Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor ini, memiliki keinginan kuat untuk mengabdikan dirinya melayani dan memberdayakan serta membangun desanya ke arah yang lebih baik dan lebih maju lagi dalam segala Bidang.

 

R.Aceng Rahmat sebagai bakal calon Kepala Desa Kadumangu menyadari atas segala kekurangan dan kelemahan dirinya sebagai manusia biasa tapi beliau punya keinginan besar dengan niat dan dukungan serta Doa restu dari tokoh ulama serta kalangan tokoh pemuda, dan dukungan masyarakat lainnya.

 

Dengan segala kerendahan hati, Aceng meminta doa restunya untuk menjadi bakal calon kepala Desa Kadumangu dengan membawa misi dan visi berorientasi dari oleh dan untuk Masyarakat. (Cek)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Opening Ceremony “Kabar Merdeka 74th” Karang Taruna Karang Asem Barat Sukses

 

BOGORUPDATE.COM – Pembukaan kegiatan pemuda Kelurahan Karang Asem Barat dalam menjalin silaturahmi antar pemuda berjalan lancar, Selasa (16/07/19).

 

Dalam pelaksanaan kegiatan ini pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Kelurahan, mengambil tema Kabar Merdeka 74th.

 

Ketua pelaksana kegiatan Kabar Merdeka 74th, Nurjayadi, menuturkan tema kegiatan ini memiliki arti Karang Asem Barat Merdeka.

 

“Kegiatan yang kita selenggarakan untuk menyambut hari ulang tahun Kemerdekaan RI yang ke-74, kita singkat jadi Kabar Merdeka” ujar Nurjayadi.

 

Adapun isi kegiatan dari Kabar Merdeka 74th ini adalah Turnamen bulu tangkis, sepakbola, perlombaan tumpeng antar RW dan ditutup dengan jalan sehat yang akan menjadi akhir kegiatan Kabar Merdeka 74th.

 

“Opening ceremony Kabar Merdeka 74th ini kita buka hari ini, tanggal 16 Juli dengan pertandingan perdana dari RW 08 melawan RW 06, dan acara alhamdulillah berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari warga” tambah Nurjayadi.

 

Terlihat Bapak Asep Mulyana, S.H. selaku Camat Citeureup, Bapak Bangun Septa Siswa, S.STP. bersama Babinsa Karang Asem Barat pun turut hadir menjadi tamu undangan dalam acara tersebut.

 

Fuad Kasyfurahman, S.T. selaku Ketua Karang Taruna Kelurahan Karang Asem Barat berharap dengan adanya kegiatan yang diadakan ini dapat menjadi ajang silaturahmi antar warga.

 

“Turnamen dan seluruh kegiatan yang kita selenggarakan adalah ajang untuk mempererat tali silaturahmi, jadi kita harus jaga sportifitas supaya semua acara berjalan dengan lancar sampai selesai” tutup Fuad. (End/IR)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Polusi Udara PT Sutrakabel Dikeluhkan Warga, DLH Diminta Turun Tangan

 

BOGORUPDATE.COM – Sejumlah warga Nanggewer RT 01 RW 05 Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, mengeluh lingkungannya terpapar polusi udara yang diduga berasal dari pabrik PT Sutrakabel Intimandiri yang berlokasi di Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

 

“Baunya itu menyengat, bikin mual-mual dan bikin pusing banget. Mereka melakukan pembakaran malam hari pak, waktunya orang istirahat. Ade ipar saya sakit, ibu saya juga batuk gak brenti-brenti sudah lama. Kami jadi tidak nyaman tinggal di sini akibat lingkungan jadi bau yang berasal dari bagian belakang pabrik PT Sutrakabel Intimandiri. Kami minta perusahaan itu tidak produksi lagi,” kata Lilis warga Nanggewer RT 01 RW 05 Kelurahan Nanggewer kepada wartawan, kemarin.

 

Lilis dan warga lainnya juga komplain karena permukimannya terdampak polusi dari pabrik kabel. “Bau limbahnya nyengat banget. Dan saat malam kami kebauan dan kebisingan akibat suara dari aktivitas pabrik itu,” ujarnya.

 

Lebih lanjut wanita berkacamata ini menambahkan, bahwa PT. Sutrakabel Intimandiri yang berlokasi di Jalan Roda Pembangunan No 5, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja sangat berdekatan dan terpisah jalan saja.

 

“Warga yang lain juga pasti ada yang sakit pak, cuma gak pada berani lapor kayanya. Waktu Ade ipar berobat ke dokter katanya radang paru, karena rumah saya di sebrang cerobong asap pabrik kabel itu. Lebih parahnya lagi saat pabrik beroperasi getarannya juga parah bikin retak-retak tembok rumah,” kesalnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) Kabupaten Bogor, Rahmatullah, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, segera supaya turun tangan dalam mengatasi keluhan warga RT 01 RW 05 Kelurahan Nanggewer.

 

“Petugas DLH turun langsung survei ke lokasi, libatkan pihak kecamatan desa dan kelurahan, RT dan RW. Serta periksa prosedur pabrik yang dikeluhkan warga terkait penanganan limbahnya. Jika tidak sesuai SOP, ya harus ditindak sesuai aturan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor,” tegasnya. (Ang

 

 

 

 

 

 

 

Ediitor : Endi

Prediksi TIRA PERSIKABO vs PERSIJA JAKARTA: Laga Spesial Buat “RD”

Sumber foto: Indosport.com

 

BOGORUPDATE.COM – Tira Persikabo akan menjamu Persija Jakarta dalam laga pekan kesembilan Shopee Liga 1 2019 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (16/7/2019). Laga ini akan terasa spesial buat pelatih Tira Persikabo, Rahmad Darmawan, yang punya ikatan kuat dengan Macan Kemayoran.

 

Persija tentu saja bukan klub yang asing buat Rahmad Darmawan. Pelatih yang akrab disapa RD itu pernah berkarier sebagai pemain dan pelatih di klub kebanggaan masyarakat ibu kota tersebut.

 

Sepanjang kariernya, pria kelahiran 28 November 1966 itu pernah dua periode jadi bagian Persija, yakni pada 1986-1991 dan 1994-1995.

 

Tak hanya sebagai pemain, RD juga pernah menukangi Persija sebagai pelatih dalam tiga periode. Hal itu terjadi pada 2006, 2010-2011, dan 2014-2015.

 

Jadi, laga nanti akan terasa emosional buat RD. Namun, RD tetap akan profesional untuk membantu Laskar Padjadjaran mempertahankan tren positif musim ini.

 

“Klub yang paling lama saya bela memang Persija. Mulai bermain pada 1986 kemudian ke Malaysia. Saya lalu balik lagi ke Persija dan bermain selama dua tahun kemudian pindah ke Persikota,” kata Rahmad Darmawan dalam konferensi pers jelang laga di Cibinong, Senin (15/7/19).

 

“Kalau bicara kenangan, banyak sekali. Saya juga pernah melatih di sana selama tiga kali. Saya selalu bangga pernah menjadi bagian dari klub besar seperti Persija dan juga jadi kebanggaan bisa bertemu mereka,” ujar RD.

 

Selain masalah masa lalu, pertandingan Tira Persikabo melawan Persija Jakarta kali ini juga diprediksi menarik. Laskar Padjadjaran sejauh ini belum terkalahkan dan berhasil memuncaki klasemen sementara, sedangkan Persija sedang berusaha memperbaiki peringkat di papan tengah Shopee Liga 1 2019.

 

“Persija Jakarta tidak banyak mengganti pemain dan saya lebih senang untuk mempersiapkan tim ini bisa solid. Sebab, ini peluang kami sekaligus menjadi tantangan,” tegas RD.

 

Sementara itu, Persija datang ke markas Tira Persikabo dengan kepercayaan diri penuh. Seperti diketahui, Persija belum terkalahkan dalam 10 pertemuan terakhir melawan Tira Persikabo, baik ketika masih bernama PS TNI dan PS Tira.

 

Ismed Sofyan dkk. meraih delapan kemenangan dan dua kali imbang. Terakhir, pertemuan kedua tim terjadi pada babak 16 besar Piala Indonesia 2018 di mana Persija mendepak Tira Persikabo dengan agregat 4-2.

 

Namun, pelatih Julio Banuelos sadar laga melawan Tira Persikabo tak akan mudah. Apalagi tim tuan rumah sedang dalam tren positif setelah belum terkalahkan dalam 10 laga terakhir.

 

“Saya mengucapkan selamat kepada Tira Persikabo atas penampilan yang impresif di Liga 1. Namun, persiapan kami sangat baik, meski ada beberapa pemain yang cedera, mereka berangsur kembali ke tim,” kata Julio Banuelos.

 

“Persiapan kami sudah maksimal. Saya berharap kami bisa tampil baik dan memenangi pertandingan,” imbuh pelatih asal Spanyol itu.

 

Kepercayaan diri Persija tentu bukan tanpa alasan. Di bawah asuhan Julio Banuelos, Macan Kemayoran belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir di Shopee Liga 1 2019. Perinciannya, dua kali imbang dan sekali menang.

 

Prakiraan susunan pemain:
Tira Persikabo (4-3-3): Angga Saputra (kiper), Rifad Marasabessy, Andy Setyo, Khurshed Beknazarov, Abduh Lestaluhu (belakang), Louise Parfait, Manahati Lestusen, Wawan Febrianto (tengah), Ciro Alves, Osas Saha, Loris Arnaud (depan)
Pelatih: Rahmad Darmawan (Indonesia)

 

Persija (4-3-3): Shahar Ginanjar (kiper), Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Ryuji Utomo, Tony Sucipto (belakang), Rohit Chand, Sandi Sute, Feby Eka (tengah), Riko Simanjuntak, Yogi Rahadian, Marko Simic (depan)
Pelatih: Julio Banuelos (Spanyol)

 

Head to head:
21/9/2019 – Persija Jakarta 2-0 Tira Persikano (Piala Indonesia 2018)
17/2/2019 – Tira Persikabo 2-2 Persija Jakarta (Piala Indonesia 2018)
10/11/2018 – Persija Jakarta 0-0 Tira Persikabo (PS Tira) (Liga 1 2018)
8/6/2018 – Tira Persikabo (PS Tira) 0-5 Persija Jakarta (Liga 1 2018)
30/9/2017 – Persija Jakarta 4-1 Tira Persikabo (PS TNI) (Liga 1 2017)

 

Lima pertandingan terakhir Tira Persikabo:
12/7/2019 – Tira Persikabo 2-2 Madura United (Liga 1 2019)
8/7/2019 – Semen Padang 1-3 Tira Persikabo (Liga 1 2019)
4/7/2019 – Bhayangkara FC 1-1 Tira Persikabo (Liga 1 2019)
29/6/2019 – Arema FC 1-2 Tira Persikabo (Liga 1 2019)
23/6/2019 – Tira Persikabo 2-1 Persipura Jayapura (Liga 1 2019)

 

Lima pertandingan terakhir Persija Jakarta:
10/7/2019 – Persija Jakarta 1-1 Persib Bandung (Liga 1 2019)
6/7/2019 – Borneo FC 1-1 Persija Jakarta (Piala Indonesia 2018)
3/7/2019 – Persija Jakarta 1-0 PSS Sleman (Liga 1 2019)
29/6/2019 – Persija Jakarta 2-1 Borneo FC (Piala Indonesia 2018)
22/6/2019 – Persela Lamongan 0-0 Persija Jakarta (Liga 1 2019)

 

Prediksi Bogorupdate.com:
Tira Persikabo 50-50 Persija

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.com

Bima Kembali Ngantor di Kelurahan

 

BOGORUPDATE.COM – Kegiatan Wali Kota Bogor berkantor di kelurahan kembali digulirkan. Kali ini Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara menjadi lokasi yang dipilih untuk berkantornya Bima Arya, Senin (15/7/19)

 

Didampingi sejumlah Kepala Dinas, Wali Kota juga mengelilingi wilayah Kelurahan Bantarjati untuk melihat kondisi real masyarakat disana.

 

Bima mengatakan, banyak sekali aspirasi aspirasi yang disampaikan warga, termasuk sejumlah temuan temuan dilapangan, diantaranya soal penanganan sampah, pemanfaatan lahan terbuka untuk ditanami penghijauan, dan normalisasi sungai Cibalogo dan sungai Ciliwung.

 

“Kita akan cari solusi sistem penanganan sampah disini. Kedua soal normalisasi sungai Cibalogo dan pemanfaatan lahan untuk penghijauan. Potensi di Kelurahan Bantarjati ini banyak dan harus dioptimalkan,” jelasnya.

 

Bima juga menuturkan potensi UMKM di Keluahan Bantarjati untuk dibina dan dikembangkan. Terkait masalah RTLH, sudah banyak rumah rumah warga yang diperbaiki dan tahun ini juga tetap ada perbaikan.

 

“Saya minta Kadis UMKM untuk membina. Disini kan pusatnya kue ali dan dodongkal, nanti  akan dilakukan pembinaan oleh UMKM. Kita akan memajukan berbagai potensi di Kelurahan Bantarjati ini,” ucapnya.

 

Sementara, Lurah Bantarjati Dheri Wiriadirama mengapresiasi kepedulian Walikota yang turun langsung ke lapangan, karena memang kondisi real di lapangan tidak keliatan mukanya saja.

 

Tetapi kata dia, didalamnya terdapat kondisi beragam, banyak juga warga yang membuang sampah sembarangan, terus kurang juga tempat pembuangan sampah yang bisa di bilang kurang enak di liat.

 

“kondisi kondisi yang real itu memang perlu disampaikan juga biar nanti untuk tindaklanjut pemecahan masalah itu bisa turun juga dari tingkat kota,” ujarnya.

 

“Intinya kedepan akan kita kuatkan sisi koordinasi dan komunikasi dengan tingkat kota, karena banyak permasalahan disini yang penanganannya oleh tingkat kota,” tambah dia.

 

Dheri menambahkan, selama peninjauan kelapangan oleh Walikota, banyak sekali persoalan yang harus ditindaklanjuti. Sehingga tingkat kota Bogor memprioritaskan penanganan disini.

 

Salah satu pekerjaan yang segera dibenahi lanjut dia, yaitu kaitan penampungan sampah disini yang masih kekurangan. Kemudian dukungan terhadap program normalisasi Sungai Ciliwung.

 

“Kita mendukung program normalisasi Sungai Ciliwung dan disinj juga akan anak sungai Cibalok atau Cibalogo yang harus dibenahi,” tandasnya.

 

Terpisah, Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Een Irawan Putra mengungkapkan, sudah dilakukan pengecekan kontruksi di Kampung Lebak Pilar yang merupakan kewenangan BBWS Kementrian PU Ciliwung Cisadane.

 

Menurut dia, kondisinya sangat membahayakan dan dikhawatirkan dan yang ada ambruk. Ketika dam itu ambruk, maka dorongan air semakin kencang dan berimbas ke wilayah hilir.

 

“Kita berharap ada perbaikan segera dam di Kampung Lebak Pilar. Untuk penanganan sungai Cabagolo yang sedimentasinya sudah sangat tinggi, juga harus segera ditangani,” katanya.

 

Bahkan kata dia, program normalisasi Sungai Ciliwung sebenarnya sudah berjalan baik di 13 Kelurahan yang dilewati Sungai Ciliwung dan proses edukasi maupun sosialisasi sudah dilakukan terus menerus. (As)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Kembali Nahkodai PDIP, DID Akan Reposisi 30 Persen Struktural

 

BOGORUPDATE.COM – Hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Kota Bogor yang digelar di Wisma Kinasih, Caringin, Kabupaten Bogor, Minggu (14/7) tidak merubah susunan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB).

 

Dadang Iskandar Danubrata kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor periode 2019-2024. Selain itu, DPP juga memutuskan untuk sekretaris Atty Somaddikarya dan bendahara, Sarif Sastra.

 

“Alhamdulillah, berdasarkan evaluasi partai bahwa Kota Bogor dinilai masih cukup baik pada Pemilu 2019 kemarin, jadi KSB (ketua, sekretaris dan bendahara) tidak diubah. Saya, bu Atty Somaddikarya dan Sarif Sastra,” kata Dadang usai Konfercab.

 

Sosok yang terpilih sebagai Anggota Legislatif di DPRD kota hujan itu mengaku, pasca diberikan mandat dirinya akan langsung menyusun struktur pengurus DPC dengan didampingi para formatur.

 

“Nanti, struktur pengurus DPC baru mengalami perubahan kurang lebih 30 persen merupakan wajah-wajah baru,” ucapnya.

 

Diakui Dadang, dalam struktural harus memenuhi 30 persen keterwakilan perempuan dulu dari jumlah pengurus 19 orang. Kemudian perwakilan wilayah rata-rata tiga orang. “Kita juga melihat kemampuan masing-masing bidang dan senioritas,” jelasnya.

 

Menurutnya, agenda terdekat pihaknya adalah konsolidasi internal DPC. Hal itu dilakukan untuk menyambut penyelenggaraan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Barat Juli ini dan selanjutnya kongres PDI Perjuangan pada Agustus mendatang.

 

“Untuk di Kota Bogor saya akan konsolidasi internal dulu,” jelasnya.

 

Masih kata dia, setelah itu kaderisasi dan rapat kerja membuat program-program partai yang akan digulirkan ke masyarakat untuk pemenang pilkada terdekat. “Setelah itu baru menyusun program untuk pileg dan pilpres,” tandasnya. (As)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Bima: Perluasan Wilayah Kota Masih Wacana

 

BOGORUPDATE.COM – Rencana isu perluasan Kota Bogor yang akhir-akhir ini ramai di bicarakan berbagai elemen masyarakat membuat Wali Kota Bogor Bima Arya angkat bicara.

 

Menurut Bima bahwa rencana akan dilakukannya perluasan wilayah kota dengan mengambil beberapa wilayah kecamatan yang berada di Kabupaten Bogor masih wacana.

 

“Belum ada arah untuk perluasan wilayah dengan mengambil wilayah dari Kabupaten Bogor, walaupun wacara itu sudah lama digulirkan,” kata Bima.

 

Diakui Politisi PAN itu, kedepan Kota Bogor iakan samakin padat, bahkan nanti penduduknya bisa mencapai 1,5 juta jiwa. Daya dukung wilyah tentu harus kuat dan memang membutuhkan perluasan. “Tetapi tidak sekarang, karena masih dalam kajian kajian,” jelasnya.

 

“Jadi kita melakukan kajian untuk memekarkan wilayah kita, tapi wilayahnya mana saja, itu nanti kita lakukan kajiannya, oleh pemerintah, oleh Bappeda, tapi kebutuhannya belum ada gambaran,” ungkapnya.

 

Orang nomor satu di Kota Bogor ini menuturkan, belum mengetahui juga wilayah mana yang berpotensi masuk ke Kota Bogor sebagai daerah perluasan.

 

Karena menurutnya, semuanya harus melalui kajian kajian yang menyeluruh. Bukan itu saja, pembahasan juga harus dilakukan secara intensif dengan Kabupaten Bogor.

 

Untuk itu kata dia, maka lihat nanti saja karena harus ada kajian, harus di bicarakan juga dengan Pemkab Bogor dan nanti akan dikunci, pemekaran itu tahun depan akan dibuka.

 

“Setelah itu di kunci, misalkan yang lain dimekarkan tidak bisa, jadi harus jalan duluan ini, nantikan di buka lagi tahun depan. Jangan sampai wilayah wilayah itu di kunci di bentuk daerah lain, jadi sekarang saya minta untuk dilakukan kajian, kebutuhan kita gimana untuk perluasan wilayah ini,” jelasnya.

 

Sebelumnya, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, isu strategis yang perlu diakselerasi adalah pemberhentian masa moratorium pemekaran.

 

Dengan luas wilayah 118,50 km dan jumlah penduduk 1 juta jiwa, Kota Bogor tidak ideal jika ditinjau baik secara politis maupun geografis untuk pengembangan sumber daya.

 

“Kota Bogor itu hanya memiliki 6 kecamatan, Saya pikir daya dukung lahan yang ada kurang memadai. Makanya sangat penting bagi kami untuk pengembangan wilayah. Sementara Kabupaten Bogor ada 40 kecamatan,” kata Mantan Pejabat KPK itu. (As)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi