Lahan Eks PKL Jalan Semeru Kembali Ditata

 

BOGORUPDATE.COM – Petugas pertamanan kembali melakukan penataan di lahan eks PKL (Pedagang Kaki Lima). Setelah sebelumnya di jalan Padi, Kecamatan Bogor Timur, kali ini penataan dilakukan di jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat.

 

Kepala Seksi (Kasi) Pemeliharaan Taman Disperumkim Kota Bogor, Erwin Gunawan menuturkan, penataan di jalan Dr. Semeru dipusatkan di depan lapangan sepak bola. Area ini pada Jumat (05/07/19) lalu telah dibersihkan tim gabungan dari PKL. Bentuk penataannya sama seperti di jalan Padi.

 

“Area eks PKL ini langsung kami tata dengan memasang sebanyak 15 pot berdiameter 50 cm. Kemudian sisanya kami tanami pohon pelindung jenis pucuk merah sebanyak 50 pohon,” katanya, Selasa (09/07/19).

 

Penataan tersebut menurut Erwin dilakukan untuk mencegah kembalinya PKL berjualan. Selain itu juga untuk membuat lingkungan menjadi lebih hijau dan asri.

 

Usai melakukan penataan di jalan Dr. Semeru, petugas melanjutkan kegiatan penataan di jalan Pajajaran Bogor. Lokasinya tepat berada disamping pos Pemadam Kebakaran (Damkar). (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

37 Anggota TAGANA Kab.Bogor Dilatih Kesiapsiagaan Penanganan Bencana

 

BOGORUPDATE.COM – Dalam rangka kesiapan para Taruna Siaga Bencana (TAGANA) menghadapi bencana alam kususnya pada kegiatan Pra bencananya, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor menggelar pelatihan dan pemantapan anggota bertempat di Griya Inkopabri Cisarua Jalan Hankam KM.80 Kampung Cipari Desa Leuwimalang Kecamatan Cisarua, Selasa (10/07/19).

 

Sebanyak 37 orang TAGANA ikut dalam pelatihan yang dilaksanakan selama Lima hari. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Sosial, Rustandi. Tak lupa turut hadir Direktur PSKBA Kemensos RI (Iyan), Dinas Sosial Provinsi, BPBD Kabupaten Bogor serta ketua TAGANA Kabupaten Bogor H.Taufik.

 

“Pelatihan Tagana dipersiapkan untuk pemantapan siaga menghadapi bencana maupun pra bencana meliputi Tagana Bersama Alama, Tagana Masuk Sekolah, Tagana Bersama Dunia Usaha dan Tagana Peduli Masyarakat. Mereka yang dikutsertakan yakni perwakilan dari Desa-desa yang rawan bencana longsor, banjir dan angin puting beliung,” Ketua TAGANA Kabupaten Bogor, H.Taufik kepada bogorupdate.com, usai acara.

Selain itu, lanjut Taufik Dalam pelatihan para taruna diberikan pengetuhuan dasar- untuk penanggulangan bencana. Baik itu bencana alam seperti longsor, banjir, kebakaran, kekeringan, gempa, dan lain-lain.

 

“Pengetahuan berupa potensi bencana yang ada di wilayah masing-masing,” tambahnya.

 

Para Taruna diberikan simulasi tata cara menolong orang saat terjadi bencana. Nantinya, Dinsos secara intensif melakukan pertemuan untuk memberikan arahan kepada para taruna.

 

“Para pembina juga selalu diarahkan untuk membaca sumber-sumber terkait bencana,” tukasnya.(Cek)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Ketua DPR: Negara di Dunia Saat Ini Persiapkan Pajak Ekonomi Digital

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Net)

 

BOGORUPDATE.COM – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa berbagai negara di dunia pada saat ini sedang mempersiapkan pajak ekonomi digital sehingga Indonesia juga harus bisa benar-benar mempersiapkan terkait hal tersebut, termasuk dalam hal reformasi perpajakan.

 

“Selain sumber pajak yang sudah ditetapkan dalam undang-undang, kini dunia sedang mempersiapkan pajak bagi ekonomi digital, sebagaimana mengemuka dalam pertemuan pejabat keuangan dan moneter G20,” kata Bambang Soesatyo dilansir dari Antara, Selasa (9/7/19).

 

Ketua DPR RI menyatakan itu saat menerima perwakilan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan dan pengurus Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/19).

 

Menurut Bambang, Indonesia saat ini sudah menjadi contoh sukses di mancanegara karena dinilai berhasil menagih pajak dari perusahaan raksasa digital seperti dari Facebook hingga Google.

 

“Masih banyak platform digital lainnya yang belum bisa disentuh lantaran aturan hukum internasionalnya belum memadai,” ujarnya.

 

Politisi Golkar itu juga menginginkan agar reformasi perpajakan juga terus dilakukan sehingga para wajib pajak bisa mudah membayar pajak dan tidak perlu dipusingkan dengan berbagai isian formulir maupun prosedur yang berbelit-belit.

 

Menurut dia, masih rendahnya tingkat kesadaran pajak bukan hanya disebabkan karena ketidakpatuhan, tetapi juga karena ada faktor lantaran prosedur yang berbelit ataupun isian formulir yang menggunung.

 

Di tempat terpisah, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) berharap rencana pajak ekonomi digital yang akan diterapkan pemerintah dapat dibuat secara konsultatif dan transparan.

 

“Kami terus mengharapkan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah berkaitan dengan ekonomi digital, dibuat secara konsultatif (dengan sektor swasta) dan transparan,” ujar Ketua Harian AFTECH Mercy Simorangkir di Jakarta, Selasa (9/7/19).

 

Mercy menjelaskan bahwa dengan berkonsultasi terlebih dahulu bersama pihak swasta terkait, dalam hal ini para pelaku teknologi finansial atau financial technology (fintech), maka rencana penerapan pajak ekonomi digital tersebut tidak akan menghambat bagi pertumbuhan ekonomi digital.

 

“Dengan begitu, upaya pemberlakuan pajak pada bisnis digital tidak menjadi barrier (penghambat) untuk pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” katanya.

 

Kendati demikian, menurut Ketua Harian itu, AFTECH mendukung rencana pemerintah akan adanya upaya untuk memformalisasi bisnis model dan inovasi yang muncul dalam ekonomi digital.

 

Sebelumnya, Peneliti Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menyatakan, wacana pemberlakuan pajak ekonomi digital dikhawatirkan juga bakal mempengaruhi kinerja unicorn (perusahaan dengan nilai kapitalisasi lebih dari 1 miliar dolar AS) dari Indonesia.

 

“Kalau diberlakukan pajak (ekonomi digital) besar, kemungkinan mempengaruhi kinerja unicorn Indonesia,” kata Olisias Gultom ketika dihubungi di Jakarta, Senin (8/7/19).

 

Menurut dia, bagi perusahaan digital Indonesia hal ini akan memberikan tekanan, terlebih di Indonesia masih lebih mengandalkan kekuatan jumlah pasar dibanding ketimbang produk lokal atau nasional sehingga tentu dampaknya akan terasa bagi konsumen atau masyarakat ke depannya.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

PD Pasar Siap Ambil Alih Kios Pedagang Pasar Rakyat Babakan Madang

 

BOGORUPDATE.COM – Batas waktu hingga ahir Juli yang disepakati para pedagang terkait pemanfaatan lahan kios yang tersedia, PD Pasar siap ambil alih jika pedagang tak memanfatkannya.

 

“Kesepakatannya akan diambil alih pemanfaatan kios oleh PD Pasar bagi pedagang yang belum berjualan hingga ahir Bulan Juli ini,” kata Kepala Pengawas PD Pasar Rakyat Babakan Madang, kepada bogorupdate.com, usai melakukan pertemuan evaluasi bersama, Selasa (9/7/2019).

 

Untuk melegalkan para pedagang, PD pasarpun akan mengeluarkan kartu pedagang nantinya. Hal ini untuk memudahkan koordinasi keaktifan para pedagang sendiri.

 

Kepala Desa Sumurbatu Adi Nurhikmat menjelaskan jika para pedagang harus konsisten dengan kesepakatan yang ada. Hal ini agar tidak menimbulkan konflik dengan warga lainnya yang juga ingin berjualan di pasar.

 

“Jadi SP 1 hingga 3 ini, kita sepakati jika pedagang tak bisa memanfaatkannya akan diambil alih PD Pasar,” Jelas Adi. (Cek)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Ini Dia Penyakit yang Harus Diwaspadai Jemaah Calon Haji

Foto ilustrasi calon jemaah haji (Net)

 

BOGORUPDATE.COM – Ibadah haji yang lancar perlu didukung kesehatan tubuh yang baik. Suhu udara yang panas antara 45-50 derajat Celsius di Mekah dan Madinah pasti akan sangat berpengaruh kepada kesehatan jemaah calon haji. Karena itu, kesehatan mereka sebaiknya sudah harus dijaga sebelum keberangkatan, saat di Tanah Suci, dan saat kembali ke Indonesia.

 

Setidaknya, ada dua kelompok penyakit yang rentan diderita jemaah haji, yaitu penyakit yang sudah dibawa dari Indonesia dan penyakit yang diderita saat berada di Tanah Suci.

 

Berikut beberapa penyakit yang harus diwaspadai jemaah calon haji:

 

Hipertensi
Penyakit hipertensi bisa merupakan penyakit yang sudah dibawa sejak masih di Tanah Air atau dapat diderita calon haji saat perjalanan menuju Tanah Suci. Faktor pemicunya bisa beragam, antara lain kelelahan dan kurang istirahat.

 

Serangan jantung
Penyakit ini sering muncul pada jemaah haji yang memang sudah menderita penyakit jantung di Tanah Air dan selama berada di Mekah memaksakan diri melakukan aktivitas melampaui batas yang dianjurkan dokter. Akibatnya, jemaah menjadi kelelahan. Selain itu, serangan jantung juga dapat muncul karena tidak rutin mengonsumsi obat.

 

MERS-CoV
MERS (Middle East Respiratory Syndrome – Corona Virus) adalah penyakit infeksi virus yang menyerang saluran napas bawah. Penyakit ini termasuk kategori penyakit menular dan jenis virusnya yang bersifat zoonosis. Artinya, seseorang dapat terinfeksi virus ini melalui kontak langsung maupun tak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

 

Gejala MERS serupa dengan gejala infeksi paru, yaitu demam, batuk, dan sesak napas. Selain itu, gejala lain yang dapat muncul adalah nyeri sendi, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan diare.

 

Heatstroke
Cuaca panas yang ekstrem dan berbeda suhunya dengan Indonesia dapat berisiko menimbulkan heatstroke. Heatstroke adalah kondisi di mana darah tidak dapat mengalir sampai ke kepala lantaran tubuh tak mampu menoleransi paparan suhu panas dari sengatan matahari. Heatstroke pada lansia sangat berisiko tinggi dan apabila tidak ditangani dengan cepat akan menimbulkan kematian.

 

Penyakit kolera
Penyakit infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri vibrio Kolera ini menyebar melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Gejala yang akan terjadi adalah feses berwarna seperti air cucian beras, dan BAB encer lebih dari tiga kali sehari.

 

Gangguan saluran pernapasan
Gangguan pernapasan akan sering terjadi karena faktor udara dan banyaknya orang yang menjalankan ibadah haji membuat penularan kuman akan mudah terjadi. Masalah saluran pernapasan yang sering terjadi adalah asma, bronkitis, dan pneumonia.

 

Tips tetap sehat jemaah calon haji

Agar beberapa gangguan penyakit di atas tidak mengganggu kekhusyukan ibadah haji Anda, ada beberapa tips yang dapat dilakukan, antara lain:

 

1. Menyiapkan obat rutin yang biasa digunakan selama berada di Tanah Air.

 

2. Rutin menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah buang air besar, dan setelah menggunakan sanitasi umum.

 

3. Untuk menghindari heatstroke, lindungi diri dari sengatan langsung sinar matahari dengan cara menggunakan spray air, memakai payung, atau topi.

 

4. Penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan konsumsi air putih cukup sebanyak 1,5 hingga 2 liter per hari.

 

5. Istirahat yang cukup selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

 

6. Kurangi aktivitas di udara terbuka terlalu lama.

 

7. Hindari minuman berkafein atau bersoda karena dapat memperberat dehidrasi.
Segera lapor petugas kesehatan jika merasa tidak enak badan.

 

8. Perubahan iklim dan lingkungan yang drastis memang rentan membuat tubuh “kaget” sehingga memicu timbulnya beragam penyakit. Karena itu, para calon haji harus mempersiapkan fisik sebaik mungkin sebelum berangkat. Jemaah calon haji yang memiliki riwayat sakit juga wajib membekali diri dengan obat, vitamin, serta alat pelindung diri lainnya. Dengan persiapan fisik yang matang, ibadah haji akan lebih lancar serta kembali ke Indonesia dengan sehat dan selamat.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Klikdokter.com

Prediksi PERSEBAYA vs BARITO PUTERA: Bajul Ijo Siap Jaga Tren Kemenangan

Sumber foto: Tribunnews.com

 

BOGORUPDATE.COM – Persebaya dijadwalkan menjamu Barito Putera dalam laga tunda pekan keempat Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (9/7/19) pukul 15.30 WIB. Tim tuan rumah dalam ambisi menjaga tren kemenangan.

 

Tim berjulukan Bajul Ijo itu mampu mencatatkan kemenangan beruntun dalam tiga pertandingan terakhir di Liga 1 2019. Masing-masing, saat menang 2-1 atas Borneo FC (23/6/2019), menumbangkan Persela Lamongan 3-2 (1/7/2019), dan menggasak Persib Bandung empat gol tanpa balas (5/7/2019).

 

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, menegaskan ingin meneruskan tren kemenangan itu dengan menaklukkan Barito Putera. Momentum kebangkitan timnya ini harus diteruskan setelah sempat terseok-seok di tiga laga awal.

 

“Kami ingin mengulang kesuksesan. Yang pasti, kami ingin terus meraih kemenangan, terutama di kandang. Pemain sudah pernah merasakan tidak berhasil meraih tiga poin di kandang, itu masalah besar buat tim,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

 

“Kami tidak ingin ada masalah lagi. Kami selalu berharap bisa memberikan yang terbaik. Kalau terpeleset lagi, sangat berisiko. Pemain kami akan berjuang sekuat mungkin kembali meraih tiga poin di kandang,” imbuhnya.

 

Masalah besar yang dimaksud oleh Djanur adalah saat timnya hanya bermain imbang 1-1 masing-masing saat menjamu Kalteng Putra (21/5/2019) dan PSIS Semarang (30/5/2019). Saat itu, suporter Persebaya, Bonek, memberikan kritik pedas kepada pemain dan manajemen.

 

Djanur memastikan motivasi timnya mengalahkan Barito Putera bukan karena tekanan dari suporter semata, melainkan timnya ingin terus melanjutkan hasil positif dan memanfaatkan status sebagai tuan rumah.

 

“Kemenangan itu pasti diharapkan oleh semua orang yang mencintai Persebaya. Kami sadar punya keinginan meraih kemenangan juga. Ini dikejar bukan karena tekanan, tapi keinginan semua pihak di Persebaya,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.

 

Di sisi lain, Persebaya punya catatan buruk saat menghadapi dengan Barito Putera di Liga 1. Dua kali bersua, semuanya pada musim lalu, tim berjulukan Bajul Ijo itu selalu takluk di tangan Laskar Antasari.

 

Persebaya, yang masih ditangani Angel Alfredo Vera, tumbang 1-2 saat menjadi tuan rumah di pekan ketiga Liga 1 2018. Berikutnya, Barito Putera mengalahkan Persebaya, di bawah arahan caretaker Sugiantoro, dengan skor 3-2 pada pekan ke-20.

 

“Waktu itu saya masih belum menjadi pelatih di sini. Saya tidak ingin mengingat catatan masa lalu. Kami bertanding di kompetisi yang lain tahun ini. Mudah-mudahan hasilnya berbeda dengan tahun lalu,” ucap Djanur.

 

Persebaya terbukti bisa mematahkan catatan itu. Musim lalu, mereka takluk 3-4 dari Persib Bandung di Stadion GBT. Terbaru, Persebaya mampu membalasnya dengan menang 4-0 atas di tempat yang sama, Jumat (5/7/2019). Hal serupa bisa terjadi dengan membalas kekalahan di kandang musim lalu saat menjamu Barito.

 

Sementara itu, pelatih Barito, Putera Yunan Helmi, menyebut laga kontra Persebaya bukan pertandingan yang mudah.

 

“Kami menjalani tiga partai tandang beruntun yang melelahkan. Kami sudah melewati dua laga dengan baik. Tapi, pertandingan dengan Persebaya kali ini paling berat. Kami akan berusaha menjaga konsistensi permainan agar stabil,” kata Yunan Helmi.

 

Dia mengungkapkan banyak perbedaan antara partai melawan PSIS dan Perseru Badak Lampung FC, dua laga tandang yang dijalani sebelumnya, dibandingkan Persebaya.

 

“Kami tahu tren dan motivasi pemain Persebaya sedang tinggi setelah mengalahkan Persib. Itu jadi pertimbangan saya juga. Belum lagi tekanan dari Bonek di pertandingan nanti. Tapi, kami akan menganggap pertandingan nanti seperti partai lainnya,” ujarnya.

 

Bagi Yunan Helmi, paling penting kesiapan pasukannya baik fisik maupun mental menghadapi tekanan nanti.

 

“Alhamdulillah, semua pemain dalam kondisi bagus dan siap tarung. Tak ada yang cedera atau akumulasi. Bagi kami tak ada pemain yang harus dijaga secara khusus. Semua pemain Persebaya bisa jadi ancaman bagi kami. Termasuk Amido Balde yang kemarin main gemilang,” ucapnya.

 

Yunan Helmi juga berharap Evan Dimas bisa menyingkirkan beban sebagai idola publik Surabaya.

 

“Saya tahu publik Surabaya mengidolakan Evan Dimas. Semoga dia tampil lepas. Tapi, saya belum pastikan apakah Evan Dimas main atau tidak,” tuturnya.

 

Prakiraan Susunan Pemain:
Persebaya (4-3-3): Miswar Saputra (kiper); Novan Sasongko, Mokhamad Syaifuddin, Otavio Dutra, Ruben Sanadi (belakang); Muhammad Hidayat, Damian Lizio, Misbakus Solikin (tengah); Irfan Jaya, Amido Balde, Manuchehr Jalilov (depan)
Pelatih: Djadjang Nurdjaman

 

Barito Putera (4-3-3): Aditya Harlan (kiper), Andri Ibo, Dandi Maulana, Donny Monim, Roni Beroperay (belakang), Lucas Silva, Paulo Sitanggang, Evan Dimas (tengah), Prisca Womsiwor, Rizky Pora, Samsul Arif (depan)
Pelatih: Yunan Helmi

 

Prediksi Bogorupdate.com:
Persebaya 55-45 Barito Putera

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.com