Hadiri Milad BPRS, Bupati Ade Yasin Ingin Milenial Gunakan Produk Bank Syariah

 

BOGORUPDATE.COM – Bogor Bupati Bogor Ade Yasin menghadiri Milad Hari Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di IPB International Convention Center, Bogor, Senin (8/7/19).

 

Dalam sambutannya, Ade Yasin mengatakan BPRS di Kabupaten Bogor berdiri tahun 2016 dan kini sudah mulai berjalan. “BPRS Kabupaten Bogor berdiri tahun 2016, sudah kita rintis, sekarang sudah mulai berjalan dan alhamdulillah sudah banyak kepercayaan masyarakat yang sudah ikut menabung di BPRS, saya juga berharap bisa diikuti oleh dinas-dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, bisa menyimpan TPP disitu, sehingga bisa ikut mengembangkan bank-bank syariah yang ada di Kabupaten Bogor,” kata Ade.

 

Ia pun berharap, ada sharing and caring untuk bank-bank syariah, karena bank syariah dikalangan anak mudah masih belum populer. “Saya tadi berharap ada sharing and caring untuk bank-bank syariah, karena memang bank syariah dikalangan anak muda belum begitu dikenal, mereka masih menggunakan bank konvensional, nah tadi kan di launching tabungan Gaul (GerakAn menabUng mileniaL) khusus untuk anak muda, semoga ini bisa menarik kaum milenial karenan sebagian besar penduduk kita kaum milenial, semoga mereka tertarik dan mulai menabung di bank syariah,” harapnya.

 

Sementara itu, Ketua Kompartemen BPRS Asbisindo Cahyo Kartiko menyampaikan selama lebih dari 20 tahun melayani masyarakat, BPRS terus berkomitmen untuk meningkatkan edukasi terkait keuangan syariah. “Kami berusaha untuk selalu meningkatkan branding BPRS agar masyarakat lebih mengenal bank-bank syariah,” kata Cahyo. (Ra)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

SMP KORPRI Kota Bogor Segera Diresmikan

 

BOGORUPDATE.COM – Setelah sukses mendirikan Klinik KORPRI (Korps Pegawai Republik Indonesia), dalam satu pekan kedepan pengurus KORPRI Kota Bogor akan segera meresmikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) KORPRI.

 

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Dewan Pengurus KORPRI Kota Bogor di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Senin (08/07/19).

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat sekaligus Ketua Dewan Pembina KORPRI Kota Bogor memimpin rapat yang diikuti para pengurus KORPRI Kota Bogor.

 

Kepada semua yang hadir, Ade berharap kedepan keberadaan SMP yang tahun ini sudah membuka pendaftaran siswa bisa hadir di setiap kecamatan.

 

“Tahun ini KORPRI Kota Bogor segera meresmikan SMP KORPRI yang diberi nama SMP Bakti Prasetya, lokasi tepatnya di Jalan Arzimar 1 Wuwung III Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara,” kata Ade yang meminta OPD terkait, mulai dari BPKAD, Dinas Pendidikan hingga yang lainnya agar memastikan segala sesuatunya.

 

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan juga evaluasi Klinik Kesehatan KORPRI yang diawali laporan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Rubaeah yang menerangkan kondisi Klinik KORPRI yang sejak diresmikan November 2018 lalu – Juli 2019 jumlah pesertanya sudah mencapai 4.885 peserta, dengan jumlah kunjungan sudah mencapai 113 kali.

 

Kadinkes berharap adanya kerja sama para kepala OPD untuk mengalihkan fasilitas kesehatan stafnya ke klinik KORPRI Kota Bogor, salah satunya melalui Mobile JKN.

 

Kedapan Rubaeah juga berharap agar Klinik KORPRI Kota Bogor bisa berkembang maksimal dengan dilengkapi fasilitas kesehatan lainnya. Selain itu, kedepan Klinik KORPRI Kota Bogor akan bekerja sama dengan klinik Pelabuhan untuk mengadakan vaksinasi meningitis bagi jamaah umroh di wilayah Kota Bogor. “Saat ini proses sosialisasinya sudah dilaksanakan,” katanya.

 

Di akhir rapat Ade menghimbau agar seluruh anggota KORPRI Kota Bogor untuk mendukung keberadaan Klinik KORPRI sehingga mampu berjalan, pesertanya bertambah dan mandiri.

 

Sebelumnya, pada awal rapat, perwakilan BJB Cabang Bogor dan Perumnas Dramaga memaparkan program pengadaan rumah bagi para anggota KORPRI Kota Bogor yang belum memiliki rumah. Sebagai tahap awal, kuota yang disediakan berjumlah 200 unit rumah. (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Mantap! FAJI Kota Bogor Raih Medali Emas di Kejuaraan Malaysia

 

BOGORUPDATE.COM – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Bogor menyabet medali emas pada kejuaraan Kampar River Festival 2019 yang digelar di Malaysia, 5-7Juli 2019. Tim Faji Kota Bogor sukses menjadi yang terdepan dalam nomor slalom setelah mengumpulkan poin 608.

 

Posisi kedua ditempati Rex Kayak School B dengan mengantongi 601 poin, sementara posisi ketiga diraih Kayak School A dengan 563 poin.

 

Atlet FAJI Kota Bogor yang berlaga dalam Kampar River Festival antara lain Irfan Budianto, Ibnu Ridwan Shaleh, Adrian Saeful Husna, Ali Hasan, Muhammad Ari dua pelatih Kristoffer serta Tonny Dumalang.

 

Tonny Dumalang menjelaskan, penampilan anak asuhnya sangat diapresiasi karena lawan yang dihadapi tentunya tidak kalah bagus. Namun, berkat kerja keras dan latihan selama ini tim mampu menunjukan hasil yang maksimal.

 

“Alhamdulilah hari pertama kita mampu raih emas untuk Kota Bogor, semoga kami bisa jadi juara umum di Kampar River Festival 2019,” jelas Tonny seperti dikutip dari Humas FAJI Kota Bogor.

 

Tonny menambahkan, pasca Porda 2018 lalu, timnya baru mengikuti kembali kejuaraan tingkat Asia dan sekaligus persiapan jelang Porda di Tasikmalaya, Subang dan Bandung Barat 2022 mendatang. “Kita masih ada peluang di nomor lainnya, karena arus air pun cukup bersahabat dan atlet mampu mengendalikan keseimbangan timnya,” pungkasnya. (Rie)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Diduga Bodong, Satpol PP Sidak PT Proper Mukti Equindo

 

BOGORUPDATE.COM – Satual Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor akhirnya melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke lokasi PT Proper Mukti Equindo produsen pergudangan Work Shop yang berlokasi di Jalan Raya Karanggan Dusun Karanggan RT 03/05 Desa Puspasari Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, yang diduga belum mengantongi izin lengkap alias bodong, Senin (8/7/2019).

 

Anggota Tim Penyidik PPNS Satpol PP Kabupaten Bogor, Hendrik yang memimpin sidak datang ke lokasi menemukan beberapa kejanggalan terkait legalitas perusahaan tersebut.

 

“Dari hasil pengecekan tidak ada izin, pemilik hanya bisa menunjukkan Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU) saja,” kata Hendri kepada bogorupdate.com di lokasi.

Sementara untuk ijin lainnya, kata Hendrik, mereka (pemilik) mengakui sedang dalam proses. Pihaknya selaku Penegak Peraturan Daerah (Perda) sudah menegaskan terhadap pemilik agar segera melengkapi perizinannya sebelum beroperasi.

 

“Sudah kami suruh kekantor juga untuk di lakukan pengecekan data lebih lanjut. Jika pihak pemilik masih mengabaikan, secepatnya kami segel perusahaannya,” tegasnya. (Cek)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Hadiri Wisuda MABI Yayasan Bakti Insan Bogor, Dedie Beberkan Kiat Membangun Negeri

 

BOGORUPDATE.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menghadiri kegiatan wisuda Manajemen Administrasi Bisnis Islami (MABI) Yayasan Bakti Insan Bogor, sekaligus memberikan ceramah ilmiah di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Minggu (07/07/19).

 

Dalam sambutannya, Dedie mengapresiasi Yayasan Bakti Insan yang telah peduli untuk membiayai para mahasiswa yang kurang mampu dari segi ekonomi agar tetap bisa mengenyam pendidikan tinggi.

 

“Saya mengapresiasi pihak Yayasan Bakti Insan karena telah merekrut mahasiswa-mahasiswa yang kurang dari sisi ekonomi agar tetap bisa kuliah tinggi,” ujar Dedie.

 

Pada kegiatan tersebut, setidaknya ada sebanyak 34 wisudawan dan wisudawati jurusan Manajemen Administrasi Bisnis Islami, Yayasan Bakti Insan yang diwisuda. Kedepan, Dedie berharap, kepada para wisudawan dan wisudawati tersebut bisa berkontribusi untuk Kota Bogor.

 

“Saya pikir ini luar biasa, semoga setelah lulus mereka bisa merubah nasib keluarganya. Jika secara umum, semoga mereka bisa merubah wajah kotanya, paling tidak dari kontribusi mereka untuk Kota Bogor,” kata dia.

 

Mantan salah satu Direktur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu melanjutkan, dihadapan puluhan mahasiswa dan pihak Yayasan Bakti Insan ia menceritakan pengalamannya sejak bergabung dengan komisi antirasuah tersebut. Dalam hal itu, ia juga sekaligus menyampaikan ceramah ilmiahnya tentang bagaimana negara agar dapat maju dan berkembang.

 

“Sesuai pengalaman saya di KPK selama 13 tahun. Jika suatu bangsa ingin maju dan berkembang itu harus menguatkan integritas dan menguatkan moralitas anti korupsinya dulu. Menurut saya cocok dengan jurusan Manajemen Administrasi Bisnis Islami, tidak bisa terlepas dari upaya pencegahan anti korupsi,” terangnya.

 

Oleh karenanya, Dedie berharap kepada para muda-mudi bisa menjadi tauladan yang baik sebagai penerus generasi bangsa Indonesia. Selain Wakil Wali Kota Bogor, dalam kesempatan tersebut hadir juga para petinggi yayasan, dan salah satu perwakilan anggota DPRD Kota Bogor TB Alex. (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Gilas Peru 3-1, Brasil Juara Copa America 2019

 

BOGORUPDATE.COM – Tuan rumah Brasil dipertemukan dengan Peru dalam laga final Copa America 2019 yang berlangsung pada hari Senin (8/7/19) dini hari WIB di Stadion Maracana. Pertandingan ini menobatkan Brasil sebagai pemenang dengan skor 3-1.

 

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri membuat Brasil lebih diuntungkan. Hasilnya pun terlihat sejak menit ke-15, di mana Selecao sukses mencetak gol pertamanya melaui aksi Everton Soares setelah disajikan assist oleh Gabriel Jesus.

 

Peru sempat membalas ketertinggalan berkat gol penalti yang dieksekusi oleh Paolo Guerrero jelang babak pertama berakhir. Namun sebelum wasit benar-benar menutup separuh pertandingan, Brasil kembali unggul melalui aksi Gabriel Jesus.

 

Pertandingan sempat diwarnai oleh kartu merah yang dihadiahkan kepada Gabriel Jesus. Beruntung, hal tersebut tidak memengaruhi Brasil dan bahkan sukses menambahkan keunggulan melalui penalti Richarlison jelang berakhirnya laga.

 

Peru memulai babak pertama dengan cukup meyakinkan. Tapi setelah melewati menit ke-10, pertandingan beralih menjadi milik Brasil. Hasilnya pun terlihat, skuat asuhan Tite tersebut unggul pada menit ke-15 melalui aksi Everton Soares.

 

Melalui peluang perdananya pada pertandingan kali ini, penyerang Gremio tersebut mampu menyarangkan bola ke gawang Peru setelah mendapatkan umpan cerdik dari rekan setimnya, Gabriel Jesus. Brasil kian dekat dengan kemenangan.

 

Pertandingan berjalan ketat hingga keduanya kesulitan untuk mencetak gol. Namun satu insiden membuat semuanya berubah. Jelang babak pertama berakhir, Peru dihadiahi penalti setelah bola menyentuh tangan Thiago Silva di kotak terlarang.

 

Dengan tenang, Paolo Guerrero yang diinstruksikan sebagai algojo melepaskan tembakan ke gawang. Allison Becker yang mengawal gawang Brasil dibuat terkecoh sehingga Peru sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

 

Dipikirnya babak pertama akan berakhir dengan skor imbang, tapi nyatanya tidak. Memasuki masa injury time, Brasil berhasil merebut kembali status unggul setelah Gabriel Jesus sukses mengkonversi umpan Arthur menjadi gol. 2-1.

 

Dominasi Brasil berlanjut ke babak kedua. Mereka bahkan sempat memberikan ancaman enam menit setelah wasit memulai kembali pertandingan melalui tembakan Philippe Coutinho. Sayang, pemain Barcelona itu gagal menemui sasaran.

 

Kembali peluang terjadi pada menit ke-57. Perpaduan antara Everton dan Alex Sandro membuat bola berakhir di kepala penyerang lainnya, Roberto Firmino. Namun lagi-lagi peluang emas gagal menjadi gol setelah sundulan Firmino melebar di sisi gawang.

 

Pertandingan kembali berlangsung ketat. Tapi tragedi kecil menimpa Selecao. Tepatnya pada menit ke-70, mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Gabriel Jesus diusir keluar lapangan. Ia diganjar kartu kuning kedua oleh wasit usai menyikut Carlos Zambrano.

 

Penalti lagi! Namun kali ini, wasit memberikan hadiah tersebut untuk Brasil. Kesempatan itu datang jelang pertandingan berakhir setelah Everton dijatuhkan oleh Zambrano di kotak terlarang. Wasit sempat melakukan pengecekan melalui VAR untuk memastikan keputusan.

 

Tugas sebagai algojo diserahkan kepada Richarlison, yang masuk pada babak kedua untuk menggantikan Roberto Firmino. Tanpa segan, pria berumur 22 tahun tersebut menghantamkan bola ke gawang Peru dan membuat keunggulan Brasil menjadi 3-1.

 

Berakhir! Wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya laga dan Brasil dinyatakan keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Dengan demikian, mereka pun menjadi juara Copa America 2019 ini.

 

Susunan Pemain:
Brasil (4-2-3-1): Alisson; Dani Alves, Marquinhos, Thiago Silva, Alex Sandro; Arthur, Casemiro; Gabriel Jesus, Philippe Coutinho (Eder Militao 77′), Everton (Allan 90′); Roberto Firmino (Richarlison 75′).

 

Peru (4-2-3-1): Pedro Gallese; Luis Advincula, Carlos Zambrano, Luis Abram, Miguel Trauco; Renato Tapia (Cristofer Gonzales 82′), Yoshimar Yotun (Raul Ruidiaz 78′); Andre Carrillo (Andy Polo 86′), Christian Cueva, Edison Flores; Paolo Guerrero.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.net