Generasi Ketiga BMW X6 Meluncur, Beda Dengan X5?

 

BOGORUPDATE.COM – Saat BMW X5 generasi keempat (G05) dirilis, satu model yang dinanti ialah X6. Dua model ini tak terpisahkan dan terkait satu sama lain. Ya, X6 adalah X5 versi berbokong coupe. Ditujukan pasar lebih sempit, bagi konsumen yang ingin tampil gaya balutan SUV. Generasi ketiga BMW X6 dengan kode G06 pun akhirnya melenggang. Membawa perubahan desain yang ternyata tidak terlalu serupa dengan X5.

 

Melalui seri X bernomenklatur genap, BMW ingin menegaskan perpaduan serasi antara SUV dan karakter sporty coupe. Tepatnya disebut Sports Activity Coupes (SAC). Bukan jenis yang mudah disukai kalangan penggemar SUV puritan, tapi cukup menyita kaum borjuis yang perlu tampil gaya.

 

Dibanding model terdahulu, dimensi BMW X6 terbaru membesar hampir di segala sisi. Kecuali tinggi, panjangnya bertambah 26 mm, lebih lebar 15 mm, wheelbase lebih panjang 42 mm dan lebih ceper 6 mm. Titik pusat gravitasi tentunya semakin rendah, yang seharusnya berdampak pada pengendalian. Platform memakai CLAR, memadukan suspensi double wishbone di depan dan five-link di belakang.

 

Di luar dugaan, desain wajah X6 dibuat sedikit berbeda dari X5. Tidak seperti dua generasi X6 terakhir, yang hanya mengubah setengah bodi ke belakang dengan atap dan buritan ala coupe. Pembeda terbesar X6 G06, ada pada desain grille dan bumper. Jika seksama memperhatikan, grille double kidney lebih bersudut di bagian ujung. Model bilahnya baru dengan sinar iluminasi, diklaim sebagai yang pertama di model produksi BMW saat ini. Intake depan juga tampak lebih sangar dari X5. Rumah fog lamp dihias sudut tegak lurus besar dan airdam pun lebih luas.

 

Lampu utama LED ternyata sedikit didesain ulang. Walau hampir tidak terlihat berbeda, lekuk sisi bawah dibuat lebih tegas. Standarnya sudah LED dengan kemampuan adaptif. Tapi tersedia opsi BMW Laserlight dengan kemampuan jarak cahaya mencapai 500 m. Itu sangatlah jauh. Kalau memilih lampu ini, desainnya juga lebih keren. Terbentuk elemen ‘X’ di dalamnya yang berpendar biru.

Profil bodi masih begitu sama seperti sejak generasi pertama meluncur. Banyak yang tidak suka, banyak juga yang sangat menggemarinya. Bentuk bokong coupe sangat kontroversial di sini, apalagi sampai mencampuri profil gagah X5. Lampu belakang model baru, mirip X4, sekilas menyerupai 8 Series juga. Atap mulai menukik setelah pilar dan terus menurun hingga belakang. Akibatnya, ruang kepala penumpang belakang bakal tersita. Yang menarik, lekuk Hofmeister Kink tetap hadir menjadi bagian paling ikonik Bimmer yang lestari hingga sekarang.

 

Empat varian langsung ditawarkan, dua di antaranya mesin diesel: BMW X6 xDrive30d dan X6 M50d. paling kecil ditenagai mesin lawas 6-inline 3,0-liter turbo bertenaga 265 hp dan torsi 620 Nm. Untuk M50d amatlah ganas. Mesinnya juga 6-inline 3,0-liter tapi ditopang 4 turbo. Sehingga menghasilkan tenaga 400 hp dan torsi raksasa 759 Nm. Sanggup sprint menuju 100 km/jam dalam 5,2 detik.

 

Pilihan bensin juga ada dua: X6 xDrive40i dan X6 M50i. Jantung mekanis tetap 6-inline 3,0-liter turbo bertenaga 340 hp dan 450 Nm untuk xDrive40i. Sedangkan M50i, mendapat mesin V8 4,4-liter twin-turbo. Daya sebesar 530 hp dengan torsi 750 Nm, menjadikannya yang tercepat berakselerasi 0-100 km/jam. Cuma butuh 4,3 detik.

 

Sesuai ekspektasi penggemarnya, X6 tetaplah versi lain X5 yang terlihat lebih agresif. Segala mekanikal maupun fitur, sama saja dengan saudaranya itu. Hanya sisi desainlah yang membawa keunikan tersendiri. BMW X6 G06 dijadwalkan mendebut resmi di Frankfurt Motor Show, diikuti penjualan mulai November 2019. Harganya mulai dari $64.300 atau Rp 907 juta untuk tipe X6 xDrive40i.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Oto.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.