Resmi Dapat Paten WIPO, Begini Wujud Ponsel Lipat Oppo

 

BOGORUPDATE.COM – Oktober 2018 lalu, Oppo telah mengajukan paten smartphone lipatnya ke World Intellectual Property Office (WIPO). Selanjutnya, pada bulan Februari 2019 lalu, Oppo memperkenalkan prototype smartphone lipatnya. Tidak banyak informasi yang disebutkan Oppo kala itu mengenai nama, spesifikasi detail, harga dan peluncuran smartphone tersebut.

 

WIPO juga tidak memberikan banyak informasi mengenai ponsel lipat Oppo ini. Dikutip dari GSMArena, kini WIPO mengungkapkan render gambar ponsel lipat Oppo ini.

 

Render gambar ini tidak jauh berbeda dengan prototype ponsel lipat Oppo. Seperti prototype-nya, ponsel ini memliki lipatan keluar.

Gambar tersebut menunjukan sejumlah perubahan desain pada ponsel lipat Oppo ini. Kamera pop-up dengan minim bezel terlihat jelas pada ponsel lipat ini.

 

Ponsel ini akan dilengkapi jack headphone 3,5mm. Lagi-lagi paten ini tidak mengungkapkan spesifikasi dari ponsel lipat Oppo.

 

VP Oppo, Brian Shen mengatakan kepada GSMArena bahwa ponsel ini tidak diluncurkan dalam waktu dekat. Sayangnya, Brian tidak menyebutkan waktu peluncuran ponsel lipat ini.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Selular.id

Bupati Ade Yasin Janjikan Kabupaten Bogor Terus Maju dan Berkembang

 

 

BOGORUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar upacara Hari Jadi Bogor yang ke 537 tahun di halaman Tegar Beriman Cibinong,pada Rabu (12/6/19). Upacara tersebut dipimpin secara langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.

 

Dalam sambutannya Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan hasil-hasil pembangunan pada masa bhakti Bupati Bogor tahun 2013-2018 telah memberikan andil yang cukup besar bagi pembangunan di Kabupaten Bogor. perekonomian Kabupaten Bogor tumbuh hingga mencapai angka 6,2 persen, naik sebesar 0,01 persen dari tahun sebelumnya. demikian pula dengan nilai PDRB atas harga berlaku yang mencapai 221,55 Trilyun Rupiah, naik 19,62 Trilyun Rupiah dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, penanganan kemiskinan melalui berbagai sektor telah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 7,14 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 8,57 persen. pengangguran di tahun 2018 mencapai angka 9,08 persen, turun sebesar 0,47 persen dari tahun 2017 yang mencapai 9,55 persen.

 

“Sampai dengan tahun 2018, penduduk Kabupaten Bogor tumbuh menjadi 5,84 juta jiwa, naik sebesar 2,2 persen dari tahun 2017 yang mencapai 5,71 juta jiwa, meskipun secara laju, Pemerintah Kabupaten Bogor telah berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,06 persen,” ujarnya.

 

Bupati Bogor juga bertekad pada masa bakti tahun 2018 – 2023 untuk membawa Kabupaten Bogor terus maju dan berkembang ke arah yang lebih baik, terutama dengan melaksanakan visi dan misi yang insya allah akan ditetapkan dalam Peraturan Daerah tentang rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bogor tahun 2018-2023.

 

“Dalam hal ini, upaya memajukan Kabupaten Bogor harus tercermin dari visi mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban. Maju memiliki makna bahwa perolehan pembangunan Kabupaten Bogor memiliki laju yang masif, bisa menandingi laju pencapaian pembangunan di tingkat jawa barat maupun Nasional,” tambahnya.

 

Adapun nyaman menurut Ade Yasin memiliki makna bahwa Kabupaten Bogor dapat menjadi Kabupaten yang nyaman untuk beraktifitas, nyaman sebagai hunian dan ramah untuk berinvestasi, dan berkeadaban memiliki makna bahwa masyarakat Kabupaten Bogor senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan melestariakan budaya, menjadi parameter di Indonesia sebagai wilayah yang mampu menjadi simbol masyarakat Indonesia yang ramah, toleran dan berakhlakul karimah.

 

“Untuk mewujudkan visi ini serta sejalan dengan tema hari jadi bogor tahun ini, yakni dengan semangat pancakarsa, kita wujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban, saya meminta dukungan semua elemen masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk membumikan program-program pancakarsa, dengan semangat dan tujuan agar masyarakat Kabupaten Bogor cerdas, sehat, maju, membangun, dan berkeadaban. guna menjamin tercapainya tujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan 32 indikator yang dapat digunakan untuk mengukur berapa besar keberhasilan program-program pancakarsa yang telah dicanangkan tersebut dalam seluruh sektor pembangunan,” katanya.

 

Ia juga menuturkan pembangunan daerah Kabupaten Bogor harus terus dilaksanakan dan ditingkatkan dengan kualitas dan kuantitas yang lebih baik, terutama dalam upaya menekan pertumbuhan penduduk, menurunkan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dengan seluruh potensi dan peluang yang kita miliki, kita akan mampu mewujudkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban. dalam lima tahun ke depan, insya allah pemerintah Kabupaten Bogor akan berupaya mencerdaskan dan membuka kesempatan kepada seluruh masyarakat usia sekolah untuk bersekolah tanpa kendala, memberikan jaminan pelayanan kesehatan tanpa pandang bulu kepada seluruh masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin, akan membantu membuka dan mencarikan lapangan kerja untuk mengurangi jumlah masyarakat miskin melalui aktivitas ekonomi berbasis masyarakat dalam bingkai pengembangan sport and tourism, akan membuka akses jalan dan transportasi umum yang baik dan berkualitas untuk mendukung perputaran roda perekonomian masyarakat, serta membangun banyak ruang publik untuk masyarakat dan mempercantik kota guna meminimalisir kawasan kumuh.

 

“Mari kita dukung bersama seluruh program pancakarsa, karena pada hakikatnya pembangunan daerah kabupaten bogor dilaksanakan oleh kita dari kita dan untuk kita, dengan bersinergi, bekerja keras dan bekerja cerdas,” ungkapnya.

 

Selanjutnya Bupati Bogor mengatakan, mengingat pada kesempatan peringatan Hari Jadi Bogor tahun ini terdapat 43 orang penerima anugrah tegar beriman awards yang terdiri atas aparatur sipil negara, aparatur militer dan kepolisian serta masyarakat umum.

 

“Saya mengucapkan selamat, disertai harapan semoga penghargaan tersebut menjadi sumber motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi dalam bidangnya masing-masing dengan tujuan utama meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan mendorong kemajuan pembangunan Kabupaten Bogor secara menyeluruh,” tandasnya. (Ra)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Sah! Burhanudin Resmi Dilantik Jadi Sekda

 

BOGORUPDATE.COM – Pasca menjadi pejabat sementara (Pjs) Sekda Kabupaten Bogor, akhirnya Burhanudin dikukuhkan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor seutuhnya dan dilantik oleh Bupati Bogor Ade Yasin.

 

Selain melantik Burhanudin sebagai Sekda, dalam kesempatan ini Bupati Bogor Ade Yasin juga melantik Miko Galastri dan Bertha Hotmaria Gultom sebagai dokter ahli utama di RSUD Ciawi.

 

Dalam sambutannya, Ade Yasin mengucapkan selamat mengemban tugas baru kepada ketiganya di jabatan yang barunya yang merupakan hasil open bidding atau seleksi jabatan terbuka.

 

“Pengangkatan dan pelantikan ketiga pejabat ini khususnya Sekda merupakan hasil proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilaksanakan secar bertahap sejak kekosongan jabatan pada jabatan tersebut bulan Januari lalu, saya ucapkan selamat memgemban tugas baru kepada ketiganya,” ucap Ade Yasin saat pelatikan Sekda Di Gedung Tegar Beriman, Rabu (12/6/19).

 

Ia pun menambahkan proses seleksi jabatan Sekda ini juga dilakukan secara transparan serta prosedur hingga Pemkab Bogor mendapatkan rekomendaso dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Kementerian Dalam Negeri.

 

“Sekda merupakan faktor kunci terselenggaranya pelayanan administratif dan pembinaan ASN di lingkungan pemerintah daerah, dengan cakupan tugas meliputi pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah, pengoordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah, saya melihat Burhanudin memiliki ketrampilan manajerial yang mumpuni dengan penguasaan sistem yang baik serta jejarimg koordinasi yang sinergis dengan seluruh perangkat daerah? BUMD maupun instansi vertikal di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

 

Ade memaparkan Sekda juga diharapkan dapat mendorong percepatan reformasi birokrasi dalam membangun lembaga sekretariat daerah yang sehat, kuat dan berbudaya layanan prima serta menjadi motor penggerak seluruh perangkat daerah.

 

“Sekda harus bisa meningkatkan daya inovasi dan produktivitas dalam kinera pelayanan publik, sementara itu kepada dokter ahli utama saya mengingatkan bahwa dalam mengemban visi terwujudnya Kabupaten Termaju, Nyaman dan Bekeradaban kita memiliki program Panca Karsa dan dalam lima tahun kedelan Karsa Bogor harus cerdas, sehat, maju, membangun dan bekeradaban,” papar Ade.

 

Ia mengharapkan dokter ahli utama harus memiliki peran yang penting dalam merealisasikan Karsa Bogor Sehat dengan ikut melaksanakab program kesehatan masyarakat dan pelayanan masyarakat.

 

“Para dokter ahli utama hendaknya memahami benar pentingnya pentingnya peningkatan mutu layanan kesehatan terutama dama akses pelayanan kesehatan, pemerataan akses pelayanan, standarisasi layanan kesehatan, penguatan sistem rujukan serta pelibatan pemangku kepentingan dan lintas sektor dalam penyelengaraan program kesehatan masyarakat,” harapnya.

 

Usai dilantik sebagai Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin menuturkan menjadi Sekda itu tidak mudah karena ini bukan mendapatkan hadiah tapi memang setelah dilantik ini kita punya tanggung jawab yang cukup luar biasa untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

 

“Walaupun tidak mudah namun tugas dan tanggung jawab ini akan saya laksanakan sebaik-baiknya sesuai visi misi Kabupaten Termaju, Nyaman dan Bekeradan, tentunya pelaksanaan ini juga dalam rangka peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bogor,” tutur Burhanudin. (Ra)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Kementerian PUPR Akan Mengevaluasi Desain Rest Area Jalan Tol

Foto ilustrasi

 

BOGORUPDATE.COM – Kesiapan infrastruktur jalan turut mendukung kelancaran Mudik Lebaran Tahun 2019 disamping manajemen lalu lintas. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan kondisi prasarana jalan baik jalan tol maupun jalan nasional relatif baik dan tidak mengalami masalah. “Kalau di bidang PUPR, kesiapan prasarana jalan tol dan jalan nasional baik yang di Pulau Sumatera maupun Pulau Jawa, Alhamdulillah tidak ada masalah,” kata Menteri Basuki

 

Menteri Basuki, dalam keterangan tertulis dilansir dari JPP.go.id, Rabu (12/6/2019), menambahkan Kementerian PUPR terus melakukan pemantauan kemantapan prasarana jalan dan jembatan di seluruh Indonesia lewat petugas di lapangan maupun lewat pusat pemantauan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga.

 

“Yang kami monitor adalah kondisi prasarananya bukan traffic-nya. Karena kalau traffic kita hanya melaporkan ke Kementerian Perhubungan, misalnya ada pengguna jalan melaporkan kondisi traffic kemudian kami teruskan ke Kemenhub. Tapi kalau ada informasi jalan yang rusak atau longsor dan jembatan putus akan kami langsung tindak lanjuti melalui Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR yang ada di daerah,” ujar Menteri Basuki.

 

Terkait evaluasi arus mudik dan balik Lebaran 2019, Menteri Basuki mengatakan arus balik yang lebih padat dibandingkan dengan arus mudik, karena waktu libur untuk arus balik yang sempit, sehingga banyak pemudik kembali di waktu yang hampir bersamaan.

 

“Pada saat mudik arus lalu lintas dari satu titik yakni Jakarta menyebar ke berbagai daerah seperti halnya irigasi. Tetapi pada arus balik, lalu lintas seperti drainase, dari beberapa titik menuju ke satu titik kembali ke Jakarta dan pada waktu hampir bersamaan sehingga manajemen waktunya ketat sekali. Waktu saat arus mudik 4-5 hari, sedangkan arus balik hanya 2-3 hari saja,” ujar Menteri Basuki.

 

Menteri Basuki mengatakan kebijakan sistem satu arah (one way) yang diterapkan pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2019 disamping membantu kelancaran juga membawa dampak positif kepada para pedagang di sepanjang jalan nasional.

 

“Positifnya adalah pada saat arus mudik diberlakukan satu arah dari Jakarta, maka pengendara dari Timur ke Barat diharuskan masuk ke jalan nasional sehingga berdampak warung-warung dan toko oleh-oleh banyak dikunjungi, begitupun sebaliknya saat arus balik,” ujarnya.

 

Terkait evaluasi kecukupan tempat istirahat (rest area) di Jalan Tol, Menteri Basuki mengatakan dibutuhkan dukungan perilaku pengendara dalam menggunakan rest area sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.

 

“Seberapapun banyaknya rest area, tidak akan cukup dengan kondisi eksisting yang seperti ini. Sebagai ilustrasi, rest area di Palimanan dan Kalikangkung, kondisi normal menampung 17 ribu kendaraan, namun pada saat mudik kemarin naik 4 kali lipat jadi 68 ribu kendaraan. Penerapan kebijakan satu arah yang memungkinkan penggunaan rest area di kedua sisi, juga tidak bisa menampung seluruhnya pemudik ingin masuk rest area,” ujarnya.

 

Sebagai evaluasi, Menteri Basuki mengatakan ke depan pemerintah berencana akan mengupayakan adanya perubahan desain parkir di tempat peristirahatan. Hal itu dilakukan guna mengakomodasi pemudik yang ingin beristirahat di sela perjalanan mudik atau balik. “Kita evaluasi desain untuk parkir lebih disiapkan khusus, tidak menyebar di semua ruang rest area. Perilaku pengendara umumnya misalnya jika ingin ke toilet, maka parkirnya juga harus dekat dengan toilet sehingga menumpuk. Untuk itu akan kita coba atur agar parkir kendaraan di rest area agak jauh dari pertokoan sehingga lebih teratur,” ujarnya.

 

Disamping itu untuk rest area pada ruas jalan tol antar kota, posisinya terlalu dekat dengan pinggir jalan, sehingga kerap menimbulkan kemacetan. “Akan kita coba evaluasi rest area yang saat ini berada persis di pinggir jalan tol. Akan lebih baik jika desainnya menjorok ke dalam, terutama untuk jalan tol antar kota yang masih memungkinkan ketersediaan lahannya. Terlebih dengan rencana Kementerian Perhubungan yang akan memanfaatkan rest area sebagai “terminal tol”, maka dibutuhkan desain khusus agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujar Menteri Basuki. (pupr)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Tahun 2022, Duet Toyota-Daihatsu Bakal Produksi Mobil Hybrid di Indonesia

 

 

 

BOGORUPDATE.COM – Jenis kendaraan hybrid dianggap lebih rasional untuk pasar Indonesia. Pasalnya, Perpres elektrifikasi kendaraan belum juga rampung diputuskan. Peluang membuat ekosistem pasar mobil hybrid, dianggap lebih cocok. Makanya, duet sister company Toyota dan Daihatsu Indonesia siap bikin mobil jenis itu pada 2022. Langkah bisnis perusahaan, ditegaskan Deputy CEO Toyota Corporation, Susumu Matsuda, di Jakarta.

 

Dalam upaya memasarkan kendaraan listrik, ia mengaku bakal fokus dengan pengembangan teknologinya di Indonesia. “Hal ini untuk memberikan pelayanan utama kepada konsumen kami. Sesuai budaya perusahaan, agar mereka praktis menggunakan jenis kendaraan listrik. Toyota bersama Daihatsu, memproduksi mobil hybrid di Indonesia pada 2022. Modelnya antara lain SUV dan MPV. Kami menilai, kedua jenis ini yang lebih diminati konsumen di Indonesia. Kami sedang menyiapkan produksinya,” tutur Matsuda.

 

Hasil kajian beberapa universitas negeri soal kendaraan hybrid, sempat dirilis Kemenperin beberapa waktu lalu. Mobil listrik jenis hybrid, dianggap cocok untuk pasar Indonesia sekarang. Sambil menyiapkan segala jenis infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Alasan lain, potensi penjualan mobil hybrid lantaran efisiensi bahan bakar. “Hasil dari penelitian menunjukkan, mobil hybrid dapat mengurangi konsumsi bensin hingga setengahnya. Ini menjadi salah satu solusi yang cukup realistis,” imbuh sang petinggi Toyota Corporation itu.

 

Lantas bagaimana dengan beleid kendaraan listrik? Menperin Airlangga Hartarto menyampaikan, peraturan yang dikeluarkan pemerintah Indonesia terkait kendaraan listrik, nantinya diberikan tenggat waktu. Ada periode transisi selama dua tahun.

 

“Maka itu, kami berharap, pelaku industri otomotif yang ada di Jepang bisa mulai merealisasikannya pada 2021 atau 2022. Mengenai potensi implementasi dari percepatan electric vehicle dan fasilitas PPnBM, sedang disusun oleh pemerintah. Kami komunikasikan dengan pelaku industri otomotif di Tanah Air,” ujarnya dalam keterangan resmi.

 

Terlepas dari rencana panjang itu, dalam waktu dekat, Astra Daihatsu Motor (ADM) siap membawa mobil konsep MPV hybrid di GIIAS 2019 bulan depan. Sebuah kendaraan konsep, yang belum pernah dipamerkan. Dikatakan bakal menjalani debut dunia. Jika kelak dipasarkan, yang pasti bukan masuk dalam skema mobil murah alias LCGC. Platform yang dipakai pun baru. Bernama Daihatsu New Global Architecture (DNGA) untuk si mobil konsep. Studi dan pengembangan dilakukan bareng Toyota secara global. Pada akhirnya nanti, bakal ada dua kendaraan anyar macam Avanza-Xenia.

 

Inilah pula bagian manifestasi D-Challenge 2025. Daihatsu terang-terangan menyebut DNGA untuk negara berkembang. Sasarannya konsumen: A segment dan B segment. Dalam situs resmi, mereka bahkan menyebut Indonesia dan Malaysia menjadi prioritas pengembangan pasar. Sebab perusahaan punya fasilitas R&D dan pabrik di sini. Potensi pasarnya juga tak kecil.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Oto.com

Wawww, Lionel Messi Jadi Atlet Terkaya 2019 Versi Forbes

 

BOGORUPDATE.COM – Majalah bisnis dan finansial yang berbasis di Amerika Serikat, Forbes, kembali merilis daftar atlet terkaya. Pada edisi terbaru, 2019, penghuni daftar teratas datang pentas sepak bola dunia. Adalah Lionel Messi, yang kini jadi atlet dengan kekayaan terbesar dan menduduki peringkat pertama dalam daftar.

 

Pada Selasa waktu setempat (11/6/2019), Forbes merilis daftar 100 atlet terkaya di dunia. 10 besar dalam daftar dihuni tiga pesepak bola, satu petinju, satu petenis, dua atlet american football (NFL), serta tiga pebasket NBA.

 

Selain Lionel Messi, dua pesepak bola lain yang juga punya kekayaan melimpah dalam 12 bulan terakhir adalah Cristiano Ronaldo serta Neymar. Untuk urusan kekayaan, saat ini keduanya di bawah Messi.

 

Messi tercatat punya kekayaan sebesar 127 juta dolar AS (Rp1,8 triliun), disusul Ronaldo 109 juta dolar AS (Rp1,5 triliun), dan Neymar dengan 105 juta dolar AS (Rp1,4 triliun).

 

Sebagai catatan Ronaldo pernah menduduki peringkat pertama atlet terkaya versi Forbes, tepatnya pada edisi 2016 dan 2017. Sementara edisi 2019 ini merupakan kali pertama Messi memuncaki daftar.

 

Forbes menjelaskan, penghitungan kekayaan edisi 2019 ini merupakan perkiraan dari berbagai pemasukan sang atlet, meliputi hadiah uang, gaji, dan dari iklan sepanjang Juni 2018 hingga Juni 2019.

 

Untuk edisi ini, kekayaan Lionel Messiyang diperkirakan mencapai 127 juta dolar AS berasal dari gaji dan hadiah uang sebesar 92 juta dolar AS serta 35 juta dolar AS dari iklan-iklan yang dibintangi pemain 31 tahun itu.

 

Atlet lain yang masuk 10 besar, antara lain Roger Federer, serta trio bintang NBA, LeBron James, Stephen Curry, dan Kevin Durant.

 

Sementara atlet putri dengan kekayaan terbesar dimiliki Serena Williams, yang mengumpulkan pemasukan sebesar 29,2 juta dolar AS. Petenis asal Amerika Serikat itu menduduki urutan ke-63 dalam daftar 100 besar.

 

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar 10 besar atlet terkaya 2019 versi Forbes.

 

1. Lionel Messi (sepak bola): $127 juta

2. Cristiano Ronaldo (sepak bola): $109 juta

3. Neymar (sepak bola): $105 juta

4. Canelo Alvarez )tinju): $94 juta

5. Roger Federer (tenis): $93.4 juta

6. Russell Wilson (NFL): $89.5 juta

7. Aaron Rodgers (NFL): $89.3 juta

8. LeBron James (NBA): $89 juta

9. Stephen Curry (NBA): $79.8 juta

10. Kevin Durant (NBA): $65.4 juta

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.com

Bupati Ade Yasin Hadiri Halal Bihalal Pemprov Jabar di Gedung Sate

 

BOGORUPDATE.COM – Bersama seluruh Kepala Daerah Kabupaten dan Kota Se-Jawa Barat, Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri acara Silaturahmi Idul Fitri 1 Syawal 1440 H atau yang sering kita kenal dengan Halal Bil Halal yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa bertempat di halaman Parkir Barat Gedung Sate, Bandung, Selasa (11/6/19).

 

Pada kesempatan ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan nikmat iman islam bagi kita semua yang muslim tujuannya semua adalah untuk ibadah. “Nikmat iman islam yang Alloh SWT berika bagi kita semua yang muslim tidak lain tujuannya untuk ibadah, maka jadi gubernur juga semata-mata niatnya untuk ibadah, sarana saja, pasti ada awal pasti ada akhir, tong hariwang, kalau mau ngomongin politik nanti saja tahun 2023, sekarang mah bangun ukuwah bersama, bangun Jawa Barat lahir batin,” kata Kang Emil.

 

Ia pun menambahkan, di moment bulan syawal ini kita rajut kembali silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik agar lebih baik lagi. “Jadilah individu yang mencari persamaan bukan perbedaan, di bulan syawal ini kalau kemaren kita kelas 3 sekarang naik menjadi kelas 4, jadi akhlaknya naik satu tingkat, jangan balik lagi ke kelas 3, jadi di bulan syawal ini silaturahmi harus tersambung lebih baik lagi, alhamdulillah kita bertemu dengan wajah-wajah yang sumringah, kita lihat indahnya Jawa Barat diwakili gedung sate dengan cuaca yang cerah dan tanaman yang hijau-hijau, alhamdulillah,” tambahnya. (Hms)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Bima-Dedie Hadiri Halal Bihalal Forkopimda se-Jabar dan Silaturahmi Kerumah Wali Kota Bogor ke-11

 

BOGORUPDATE.COM – Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menghadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah bersama seluruh unsur Forkopimda, OPD, dan Bupati/Walikota se-Jawa Barat di area Parkir Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (11/6/2019).

 

Menurut Bima, acara yang digelar oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu merupakan bagian dari ikhtiar dalam merawat kebersamaan dalam keberagaman dari masa ke masa. “Semoga semangat silaturahmi dan semangat kebersamaan terus terjaga dan meningkat meski sudah melewati bulan Ramadhan,” ungkap Bima yang juga didampingi Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

 

Dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak momentum Idul Fitri untuk dijadikan momen untuk melupakan semua perbedaan. Sebab, bulan Syawal menjadi waktu paling tepat guna meningkatkan spiritualitas sekaligus merekatkan persaudaraan dengan sesama umat manusia.

 

“Jadi, di bulan Syawal ini, lupakan perbedaan-perbedaan duniawi. Kita cari kesamaan spiritualitas yang menjadikan kita muslim dan mukmin yang baik,” ucapnya.

 

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menyebut pesan utama dan terpenting dalam Halal Bihalal dan Silaturahmi tersebut adalah persatuan. Melupakan perbedaan dan fokus mencari persamaan, kata dia, adalah kunci untuk bersatu dan saling menguatkan.

 

“Jangan suka hobi mencari perbedaan karena pasti ketemu, cari-lah persamaan untuk menguatkan ukhuwah,” katanya.

 

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Gubernur Jawa Barat Periode 2008-2018 Ahmad Heryawan, beserta istri Netty Prasetiyani Heryawan. Hadir pula penjabat Gubernur Jawa Barat periode 2018 Mochamad Iriawan, serta sejumlah tokoh lainnya.

 

Usai Halal Bihalal di Gedung Sate, Bima Arya dan Dedie Rachim melanjutkan silaturahminya ke kediaman Wali Kota Bogor ke-11 periode 1984-1989, yakni Ir Muhammad di kawasan Pasteur, Bandung.

 

Bagi Bima, silaturahmi itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para senior-senior dalam membangun Kota Bogor sesuai dengan pribahasa Sunda yang berbunyi: dinu kiwari ngancik nu bihari seja ayeuna sampeureun jaga.

 

“Artinya, apa yang kita nikmati hari ini adalah warisan pendahulu, dan apa yang kita nikmati sekarang akan diwarisi untuk generasi berikutnya,” ujarnya.

 

Ir Muhammad merupakan sosok Wali Kota Bogor yang memiliki keahlian dibidang teknik Arsitektur lulusan Fakultas Teknik dari jurusan Arsitektur ITB.

 

Hal ini sangat cocok dengan kondisi waktu itu, dimana pemerintah pusat sedang gencar-gencarnya membangun di berbagai bidang. Berbekal ilmu yang dimiliki Muhammad melakukan tata kelola dan rancang bangun Kota Bogor.

 

Muhammad sempat menggagas perluasan wilayah administratif Kota Bogor dan mendapat respon dari Bupati Bogor pada waktu itu, Soedardjat Nataatmadja. Perluasan Kota Bogor sebagai salah satu alternatif pilihan dalam melakukan penataan sebuah wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Namun perluasan wilayah Kota Bogor belum terwujud hingga akhir masa kepemimpinannya.

 

Pada kepemimpinan Muhammad Kota Bogor berhasil meraih piagam penghargaan Adipura selama tiga kali berturut-turut. Sebuah prestasi yang membanggakan masyarakat Kota Bogor.Bogor sebagai kota ATLAS, direalisasikan. Salah satu kebijakan Muhammad adalah berusaha menciptakan kondisi lingkungan yang sehat, untuk itu lokasi peternakan sapi perah dari kawasan Kelurahan Kebon Pedes dipindahkan ke Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang jauh dari pemukiman penduduk.

 

Kebijakan Muhammad dalam menata pusat kota dapat dilihat saat merelokasi pergudangan ke luar kota yang diberlakukan sejak 31 Desember 1988. Hal ini dilakukan karena perkembangan fungsi Kota Bogor sebagai kota permukiman, pendidikan, pariwisata, dan perdagangan regional.Muhammad juga berhasil menata kawasan PKL (Pedagang Kaki Lima) melalui program yang dikenal Lapel (Lembaga Pengembangan Ekonomi Lemah). Sementara dalam pembangunan keagamaan pada Tahun 1987, dibangun Masjid Agung di sekitar kawasan Kebon Kembang, Kelurahan Pabaton Bogor Tengah.Peresmian Masjid Agung dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat H. Aang Kunaefi.

 

Silaturahmi kepada mantan Wali Kota Bogor ini merupakan kesekian kalinya yang dilakukan Bima Arya pasca Idul Fitri 1440 H / 2019. Sebelumnya juga Bima Arya menyambangi kediaman Diani Budiarto (wali kota periode 2005-2009 dan 2009-2014). Kemudian akan dilanjutkan kepada sesepuh lainnya. (Hms)

 

 

 

 

 

 

Editor : Refer