Ormas GBNN Kecam Oknum Intimidasi Pekerja pendatang di Gunung Putri

Fahria Alfiano, ketua umum LSM Garda Bela Negara nusantara (GBNN)

 

BOGORUPDATE.COM – Sedang viral di media sosial (medsos) ancaman dari pribumi diduga di wilayah Cicadas, kecamatan Gunung Putri kepada para pekerja yang berasal dari daerah Sumatera, Jawa dan Sulawesi. Dari video yang ramai dibanjiri komentar para netizen, dimana salah seorang mengintimidasi para pekerja yang kemudian dibantu warga lainnya.

 

“Kamu dari mana? Asal mana? Kerja disini melalui siapa? Kami asli pribumi, jangan seenak kalian kerja disini melangkahi kami,” Tanya pria berbaju orange kepada semua pekerja sembari menunjuk-nunjuk satu persatu para pekerja dengan nada emosi.

 

Belum diketahui dengan pasti, lokasi dan kapan waktu kejadian itu berlangsung. Namun menurut Fahria Alfiano, ketua umum Ormas Garda Bela Negara nusantara (GBNN), dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut.

Video viral di facebook diunggah Muhammad Aska Ramadan

 

“Kami keluarga besar GBNN akan melindungi para pendatang yang ada di Bogor. Karena WNI berhak untuk mendapat kehidupan yang layak dimanapun dia berada,” Ujar Fahri, Minggu (30/6/19).

 

Dia meminta agar pihak berwajib segera mengusut tuntas permasalahan ini agar tidak menimbulkan konflik lebih besar lagi. “Polisi harus segera usut tuntas kasus ini. Bila dibiarkan pastinya nanti akan makin melebar kemana-mana, dan menimbulkan isu SARA. Harus segera diredam gejolaknya,” pungkasnya.

 

Sekedar diketahui, viral di Facebook video oknum ormas tertentu dan warga sedang mengintimidasi beberapa pekerja, mereka tidak terima ada pekerja dari luar daerah bekerja di Bogor (Pribumi). Dari ribuan komentar netizen, hampir semua mengecam kejadian tersebut. (End/Fachy)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

KPU Tetapkan JOKOWI-MA’RUF Sebagai Presiden dan Wakil Presiden

Foto Jokowi-Ma’ruf, pasangan presiden dan wakil presiden terpilih (Net)

 

BOGORUPDATE.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024 dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU RI, Jakarta, Minggu (30/6/19).

 

“Menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2019 nomor urut 01 Joko Widodo dan dan KH Ma’ruf Amin,” kata Ketua KPU RI Arief Budiman.

 

Arief membacakan perolehan suara masing-masing pasangan, yakni Jokowi-Ma’ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga memperoleh 68.650.239 suara atau 44,50 persen.

 

Hal tersebut mulai berlaku setelah ditetapkan dalam rapat pleno yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut.

 

Pasangan Jokowi-Ma’ruf tiba di Gedung KPU pada pukul 15.50 WIB. Jokowi tampak mengenakan atasan berwarna putih dan celana hitam, sementara Ma’ruf memakai atasan putih serta sarung berwarna hijau.

 

Ada pun Prabowo seperti saat penetapan 2014, tidak hadir di Kantor KPU. Begitu pun dengan pasangan wakilnya Sandiaga Uno.

 

Berbeda dengan para petinggi partai pengusung pasangan petahana yang hadir lengkap, tidak banyak petinggi partai pengusung Prabowo-Sandi yang hadir lantaran koalisi Indonesia Adil Makmur telah selesai dan menyerahkan keputusan politik kepada partai masing-masing.

 

Yang tampak hadir di antaranya hanya Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman dan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

Baraya Kujang Pajajaran Jadi Peserta Helaran Seni Budaya Nusantara di HJB ke-537

 

BOGORUPDATE.COM – Baraya Kujang Pajajaran (BKP) menjadi salah satu peserta Helaran Seni Budaya Nusantara sebagai acara puncak Hari Jadi Bogor (HJB) ke-537 yang digelar dari Plaza Balai Kota hingga jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (30/06/2019).

 

Sesepuh Baraya Kujang Pajajaran, Wahyu Affandi Suradinata atau akrab disapa Ki Wahyu mengatakan, ada 108 peserta yang mengikuti helaran dengan menampilkan replika kujang ukuran 80 cm dan 7 jenis kujang yaitu, Ciung, Kuntul, Jago, Bangkong, Naga, Badak, dan Wayang. Selain itu, ada beberapa kujang pangarak yang terdiri dari 2 kujang pangarak jenis naga dan 2 kujang pengarak jenis jago.

 

“Kami juga mendirikan stand untuk menyosialisasikan kepada masyarakat jenis-jenis kujang yang sudah dipatenkan menjadi folklor (kebudayaan yang diwariskan turun temurun) Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Ki Wahyu.

 

Baraya Kujang Pajajaran kata Ki Wahyu merupakan binaannya yang kegiatannya menempa kujang dan karyanya ada yang dikomersilkan, ada juga hanya untuk pembinaan atau pelatihan.

 

“Saat ini kujang pusaka dimiliki 877 orang yang ada di Jawa Barat bersertifikat resmi dari guru teupa, yaitu saya sendiri,” tuturnya.

 

Saat disinggung mengenai Helaran Seni Budaya Nusantara, dia menilai pelaksanaannya sudah bagus karena berbagai seni budaya ditampilkan sebagai ciri khas bangsa Indonesia dan simbol persatuan.

 

Dia juga berharap kedepan Kota Bogor boleh maju, modern tetapi kearifan lokal jangan sampai ditinggalkan, tetap dijaga dan dilestarikan juga diperkenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda.

 

“Jadi bukan hanya kujang saja yang harus dilestarikan, tetapi semua kearifan lokal, nilai-nilai sejarah, karena Bogor ini Ibu Kota sunda abad ke 7 (tahun 696) dan Ibu Kota kerajaan Pajajaran tahun 1482,” katanya. (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Kebahagiaan Warga Saksikan Atraksi Helaran Seni Budaya Nusantara di HJB ke-537

 

BOGORUPDATE.COM – Helaran Hari Jadi Bogor (HJB) ke-537 yang merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang digelar, Minggu (30/6/2019) pagi. Puluhan iring-iringan dengan kurang lebih 1.000 peserta helaran dari komunitas, sanggar, BUMD, Bank dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah bersiap di Plaza Balai Kota Bogor, Jalan Ir. Juanda, Kota Bogor sedari pagi.

 

Tak hanya peserta helaran yang antusias, ribuan masyarakat yang menyaksikan menonton juga terlihat sangat antusias menyaksikan satu persatu penampilan seni budaya yang memang lekat ada di Helaran Seni Budaya Nusantara.

 

Seluruh peserta pawai helaran berjalan dari titik start Balai Kota menyusuri jalan Ir. Juanda, kemudian ke Jalan Jenderal Sudirman hingga finish di panggung utama depan Taman Air Mancur. Sementara warga mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, anak remaja, anak kecil dan tak ketinggalan kakek-nenek menyaksikan iring-iringan pawai helaran di kedua sisi jalan. Tak lupa mereka mengabadikan momen tersebut di handphonenya masing-masing.

 

Salah satu penonton helaran Reni Kusmiati (23) mengaku baru pertama kali datang ke Helaran HJB yang ia ketahui infonya dari Instagram Pemerintah Kota Bogor. Warga Babakan Sukamantri ini mengaku senang bisa melihat Helaran secara langsung. Apalagi ia dan kelima saudaranya yang turut ikut bisa melihat seni budaya Sunda secara dekat.

 

“Seru ada acara helaran kaya gini, apalagi ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tadi pas saya lagi rekam video beliau sempat liat ke arah kamera saya. Semoga Helaran bisa digelar tiap tahun dan semakin seru,” ujarnya.

 

Warga Pagelaran, Kabupaten Bogor yang sengaja menonton helaran bersama istri dan anaknya, Budi Prasetyo (48) menuturkan, kekagumannya pada acara helaran yang baru kali ini ia lihat. Budi yang setiap Minggu rutin olahraga di Pedestrian Seputar Kebun Raya Bogor ini memang tidak mengetahui ada acara helaran. Meski begitu ia dan keluarga merasa senang bisa menyaksikan Helaran yang penuh dengan atraksi kesenian.

 

“Banyak seni budaya yang unik-unik yang saya, istri dan anak bisa lihat di helaran. Saya harap informasi tentang Helaran bisa lebih luas misalnya diumumkan di sekolah-sekolah biar makin banyak warga yang datang, soalnya acaranya keren banget,” katanya.

 

Berbeda dengan Reni dan Budi yang baru pertama melihat Helaran, Warga Layungsari Kusdarti (75) mengaku rutin menyaksikan Helaran setiap tahun. Nenek yang datang bersama menantu dan tiga cucunya ini mengatakan, ia merasakan Helaran tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun lalu. Pasalnya meski sekarang tidak ada mobil hias namun Helaran semakin menarik karena semua peserta berjalan kaki yang membuat suasana jadi sederhana dan merakyat.

 

Cuaca yang mulai panas pun tidak menyurutkan Kusdarti untuk terus menonton Helaran hingga usai, ia semakin senang karena bisa melihat berbagai kebudayaan Nusantara di Helaran.

 

“Saya tiap tahun datang karena gak mau kelewatan acara yang bagi saya membuat persatuan dan kesatuan semakin kuat,” katanya. (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Prediksi PSM MAKASSAR vs MADURA UNITED: Tuan Rumah Wajib Bungkam Lawan

Sumber foto: Indosport.com

 

BOGORUPDATE.COM – PSM Makassar wajib menekuk Madura United pada leg pertama semifinal Piala Indonesia 2019 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (30/6/2019).

 

Bagi Juku Eja, kemenangan bukan sekadar membuka peluang ke partai puncak, tetapi juga mengembalikan pamor mereka di hadapan pendukung sendiri setelah terlempar dari persaingan di Piala AFC 2019.

 

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, memahami betul situasi ini. Apalagi Piala Indonesia 2018 termasuk ajang yang harus dimenangi musim ini selain Shopee Liga 1 2019. Kabar baiknya, pada duel ini, semua pemain PSM dalam kondisi baik.

 

“Saat ini, kami fokus dulu pada laga melawan Madura United di Makassar. Ini partai yang harus dimenangi,” kata Darije.

 

Menjamu Madura United, Darije menyiratkan bakal memainkan Ferdinand Sinaga sebagai starter di posisi striker. Mantan pelatih Roda JC Kerkrade ini menepis fakta kebugaran Ferdinand belum fit 100 persen. Apalagi, Guy Junior dan Eero Markkanen yang sudah diberi kesempatan sebagai pilihan utama, tidak menampilkan permainan konsisten.

 

“Kami butuh striker bertenaga dan cepat. Tipe itu ada pada Ferdinand,” kata Darije.

 

Kalau pun Ferdinand tidak mampu tampil penuh, Darije bisa kembali pada opsi Guy Junior atau Eero Markkanen.

 

Di sisi sayap. M. Rahmat dan Zulham Zamrun hampir pasti jadi pilihan utama. Khusus untuk Zulham, Darije berharap eks pemain Persib Bandung ini menghilangkan kebiasannya yang terkesan individual.

 

Seandainyaa Zulham tidak maksimal masih ada Bayu Gatra atau Wiljam Pluim, yang kerap bermain di sisi sayap bergantian dengan Rasyid Bakri.

 

Meski mengejar gol untuk memenangkan pertandingan, PSM juga wajib berbenah di lini belakang karena Madura United memiliki deretan pemain yang produktif.

 

Betul Madura United tak diperkuat Andik yang masih cedera hamstring. Tetapi, masih ada Alberto Goncalves, Aleksandar Rakic, dan Greg Nwokolo. Duet stoper PSM Makassar, Abdul Rahman-Aaron Evans, harus fokus sebagai benteng kiper Rivki Mokodompit.

 

Sementara Madura United datang ke Makassar dengan skuat yang masih dalam kondisi kelelahan. Sebab, Greg Nwokolo cs. baru menjalani pertandingan pada Kamis (27/6/2019). Mereka menang 2-1 atas Persebaya Surabaya dalam leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018 di Stadion Gelora Madura, Pamekasan.

 

Situasi itu kurang menguntungkan buat Madura United. Apalagi, mereka juga bakal menghadapi jadwal padat. Tim asal Pulau Garam itu masih akan berjumpa PSM dalam dua laga berikutnya pada 4 Juli (Liga 1 2019) dan 7 Juli (Piala Indonesia 2018) dengan status tuan rumah.

 

“Bisa dilhat tanggal 30 Juni, 4 Juli, dan 7 Juli kami harus menghadapi PSM. Delapan hari tiga pertandingan. Mau tidak mau kami pasti rotasi, PSM pasti sama,” ucap Dejan Antonic, pelatih Madura United.

 

Laskar Sape Kerrrab juga tidak bisa memainkan dua pemain andalannya, Andik Vermansah dan Zulfiandi, yang selama ini bermain secara reguler. Andik mengalami cedera hamstring, sedangkan Zulfiandi terkena akumulasi kartu.

 

“Masih ada pemain lain. Saya percaya pada pemain siapapun itu. Kalau mereka mendapat kesempatan, pasti mereka akan memberikan yang terbaik. Pemain kami harus mendapat kesempatan dan kasih maksimal untuk tim,” kata Dejan Antonic.

 

Dejan tertantang untuk melanjutkan tren positif yang sudah dicatatkan timnya sejak pekan pertama Liga 1 2019. Madura United masih belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir secara beruntun.

 

Sama halnya PSM. Tim Juku Eja juga belum terkalahkan di Liga 1 2019. Hanya, mereka baru menelan kekalahan 1-2 dari Becamex Binh Duong dalam semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019. Kekalahan itu membuat mereka tersingkir dari kompetisi tersebut.

 

“Pertandingan cukup panas. Kami akan bermain melawan tim punya tradisi dan suporter fanatik di Indonesia. Sebagai pelatih, saya memandang pertandingan ini bagus, karena punya materi pemain yang cukup bagus,” ujar Dejan.

 

“Saya melihat PSM di Piala AFC belum beruntung. PSM pasti fokus ke Piala Indonesia dan Liga 1. Kami harus waspada dengan permainan mereka,” imbuh pelatih berusia 50 tahun tersebut.

 

Prakiraan Susunan Pemain:
PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit; Asnawi Mangkualam, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi (belakang); Rizky Pellu, Marc Klok, Wiljan Pluim (tengah); Zulham Zamrun, Ferdinand Sinaga, M. Rahmat (depan)

 

Madura United (4-3-3): M. Ridho Djazulie; Marckho Meraudje, Fandry Imbiri, Jaimerson Xavier, Andik Rendika Rama (belakang); Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, David Laly (tengah); Greg Nwokolo, Aleksandar Rakic, Beto Goncalves (depan)
Pelatih: Dejan Antonic

 

Prediksi Bogorupdate.com:
PSM 50-50 Madura

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Bola.com

Bima Bakal Pecat ANS Terlibat Manipulasi Alamat Fiktif Peserta PPDB

 

BOGORUPDATE.COM – Setelah menemukan peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 beralamat fiktif Jumat (28/6/19) malam, Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya Sigiarto mengaku akan memberikan tindakan tegas berupa pemberhentian kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat.

 

“Selalu ada sanksinya. Bisa berupa surat peringatan, kalaupun terlibat pidana bisa pemberhentian dan sebagainya, tergantung tingkatan kesalahannya,” ujarnya usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) peserta PPDB di Kelurahan Paledang yang letaknya tak jauh dari SMA Negeri 1 Kota Bogor.

 

Ia menduga, ada keterlibatan pegawai pemerintahan dalam memanipulasi alamat peserta PPDB menggunakan surat keterangan domisili. Pasalnya, untuk memperoleh surat keterangan domisili dari kelurahan tidak instan, melainkan harus sudah menetap di lokasi tersebut minimal enam bulan.

 

“Jaringan ini melibatkan siapa saja, sejauh mana aparatur terlibat di sini, nanti saya mau dalami dulu,” kata Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

 

Di samping itu, ia membentuk tim khusus yang diketuai oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim untuk menelusuri kecurangan dan keluhan masyarakat terkait pelaksanaan PPDB 2019 di Kota Bogor.

 

“Saya minta Pak Wakil langsung memimpin rapat untuk mendalami aduan warga. Saya minta silahkan warga mengadu, kalau terbukti ada kecurangan saya minta didiskualifikasi,” tuturnya.

 

Pada sidak peserta PPDB Jumat (28/6/19) malam, Bima menemukan dua peserta yang menggunakan surat domisili Kelurahan Paledang, tapi rupanya beralamat di Kelurahan Ciluar Kecamatam Bogor Utara dan satu lagi beralamat di Kelurahan Tegallega Bogor Tengah.

 

Bima sempat berang ketika ketua RT setempat beralasan bahwa peserta PPDB yang beralamat di Tegallega itu kost di Kelurahan Paledang. Pasalnya, Kelurahan Paledang dan Kelurahan Tegallega masih satu kecamatan, yakni Kecamatan Bogor Tengah.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

Bima Temukan Dua Peserta PPDB Beralamat Fiktif

 

BOGORUPDATE.COM – Wali Kota Bogor Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menemukan dua peserta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 beralamat fiktif saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kelurahan Paledang yang letaknya tak jauh dari SMA Negeri 1 Kota Bogor, Jumat (28/6/19) malam.

 

“Kita menerima aduan dari warga sejak seminggu lebih soal ini. Mereka tahu sebagai orang tua siswa bahwa anak-anak itu tidak tinggal di situ,” ujarnya, di Bogor, usai melakukan sidak.

 

Hasil sidak, dua peserta yang menggunakan surat domisili Kelurahan Paledang itu, rupanya beralamat di Kelurahan Ciluar, Kecamatam Bogor Utara dan satu lagi beralamat di Kelurahan Tegallega, Bogor Tengah.

 

Bima sempat berang ketika ketua RT setempat beralasan bahwa peserta PPDB yang beralamat di Tegallega itu indekos di Kelurahan Paledang. Pasalnya, Kelurahan Paledang dan Kelurahan Tegallega masih satu kecamatan, yakni Kecamatan Bogor Tengah.

 

“Menurut saya ini modus. Modusnya harus didalami, saya ragu anak itu anak indekosan.

 

Anak itu tidak tinggal di situ, kedua tidak ada di kartu KK yang asli hanya ada di surat keterangan domisili,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

 

Bima merekomendasikan agar para peserta PPDB yang memanfaatkan sistem zonasi dengan menyertakan alamat fiktif ini digugurkan oleh panitia PPDB 2019.

 

“Saya minta ini harus digugurkan. Nanti kita lihat secara administratif harus didiskualifikasi, juga harus diproses pidana kalau ada pemalsuan data kependudukan,” ujarnya lagi.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

Kembalikan Marwah Pejalan Kaki, Dedie Minta PKL di Atas Trotoar Ditertibkan

 

BOGORUPDATE.COM – Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengembalikan marwah pejalan kaki nampak terlihat dari kegiatan yang dilakukan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim saat melakukan peninjauan pedestrian di sepanjang Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat pada Jumat (28/06/19).

 

Didampingi Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor, Hanafi beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, orang nomor dua di Balai Kota Bogor itu memulai peninjauan dan pengecekan pedestrian dari titik Bogor Golf Club hingga RSUD Kota Bogor.

 

Dedie menyusuri satu persatu pedagang yang berjualan di atas trotoar. Dia menyempatkan berdialog dengan para pedagang. Alhasil, mereka yang berjualan diatas pedestrian didominasi oleh warga diluar Kota Bogor.

 

“Prioritas kami untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki. Menata PKL supaya bisa ditampung di area sekitar Rumah Sakit Marzuki Mahdi, RS Mata Ainun dan lokasi lain di sekitar area. Pemkot Bogor akan mengembalikan fungsi jalan dan trotoar sebagaimana fungsi dan tujuannya,” ujar Dedie usai menyusuri pedestrian di Jalan Dr Semeru.

 

Dedie mengatakan, para PKL tidak diperbolehkan merubah fungsi pedestrian hanya untuk kepentingan pribadi. Sebab, pemerintah membangun pedestrian agar difungsikan bagi para pejalan kaki.

 

“Tidak bisa lagi mereka semena-mena merubah fungsinya untuk kepentingan mereka sendiri, yang dalam faktanya mereka pendatang dari luar Kota Bogor, sementara warga Bogor terkena imbasnya,” katanya.

 

Lebih jauh Dedie mengatakan, para PKL secara nyata menjadi sumber utama persoalan yang ada di Kota Bogor. Oleh karenanya, aparat wilayah akan difungsikan kembali sebagai mata dan telinga Pemkot untuk bisa berkoordinasi dengan Pemkot khususnya bidang Trantib dalam melakukan kegiatan pencegahan dan penindakan serta penegakkan aturan.

 

“Mereka itulah yang secara nyata menjadi sumber kekumuhan, ketidaktertiban, kekotoran dan kesemrawutan,” tegasnya.

 

Di akhir tinjauannya, Dedie meminta kepada para PKL agar menggeser lapak dagangannya agar tidak merampas hak pejalan kaki. Dia memberikan tenggat waktu hingga sepekan agar para PKL menertibkan dan berjualan dengan tertib dan sesuai aturan. (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Presiden Jokowi-Xi Jinping, Bahas Upaya Mengurangi Defisit Perdagangan

 

BOGORUPDATE.COM – Selain bertemu dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in, Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sela-sela kegiatannya mengikuti KTT G-20 di Osaka, Jepang, juga melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, Jumat (28/6/19).

 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi yang hadir dalam pertemuan itu kepada wartawan mengatakan, seperti juga Presiden Korsel, pada awal pertemuan, Presiden RRT Xi Jinping juga menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden dengan selesainya semua proses pemilu.

 

“Presiden Xi juga menyampaikan hal yang sama dan di awal pertemuan Presiden juga menyampaikan outlook ASEAN mengenai Indo Pasifik dan juga mendapatkan dukungan dari RRT,” sambung Menlu di Hotel New Otani, Osaka, Jepang, Jumat (28/6/19) sore.

 

Dalam diskusi antara Presiden Xi dan Presiden Jokowi itu, menurut Menlu, dibahas mengenai upaya untuk mengurangi defisit perdagangan antara Indonesia dengan RRT, dan begitu pun juga bahwa untuk tahun lalu impor RRT terhadap CPO Indonesia sudah melampaui angka 1 juta ton yang berarti sudah lebih dari angka yang dijanjikan oleh Presiden Xi sebelumnya.

 

Kemudian yang selanjutnya Presiden Xi menyampaikan bahwa tahun lalu Indonesia mengikuti Expo Export Import yang ada di Shanghai, dan mengharapkan agar pada tahun ini Indonesia juga mengikuti. “Rencananya kita juga akan mengikuti dan dari pihak Tiongkok akan memberikan perhatian yang khusus kepada Indonesia,” ujar Menlu.

 

Yang lain adalah Presiden tadi membahas bahwa rencananya akan ada pertemuan antara Presiden Trump dan Presiden Xi, dan Presiden mengharapkan mudah-mudahan akan ada terobosan yang signifikan.

 

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Mendag Enggartiasto Lukita, Menlu Retno Marsudi, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, dan Menperin Airlangga Hartarto.

 

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Setkab