Ini Kata Sandiaga Uno Mengenai Ditangkapnya Anggota BPN

Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno (Net)

 

BOGORUPDATE.COM – Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno angkat bicara mengenai penangkapan beberapa anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang baru-baru ini terjadi.

 

“Punggawa-punggawa BPN yang saat ini bermasalah hukum, kami ingin hukum ini tegak seadil-adilnya,” kata Sandiaga di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/19).

 

Menurut Sandiaga, beberapa anggota BPN yang bermasalah hukum tersebut sekadar aktif menyuarakan suatu perubahan.

 

Penegakan hukum, lanjut dia, akan diserahkan kepada Tim Hukum BPN. Dalam hal ini, dia enggan berkomentar banyak.

 

“Yang jelas, kami ingin hukum itu digunakan seadil-adilnya dan tidak hanya menyerang kepada oposisi, tetapi juga bisa tidak pandang bulu,” kata Sandi.

 

Sebelumnya, Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Mustofa Nahrawardaya, ditangkap oleh polisi pada hari, Minggu (26/5/19) sekitar pukul 03.00 WIB.

 

Mostofa ditangkap polisi lantaran diduga menyebarkan kabar bohong tentang Harun, seorang remaja yang tewas dalam kerusuhan 21 s.d. 22 Mei di Jakarta.

 

Dia disangka melanggar Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

Selain itu, Pasal 14 ayat (1) dan (2) atau Pasal (15) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

 

 

 

 

 

Editor : Refer | Antara

Dedie Minta Disdik Matangkan Rencana Pertukaran Pelajar dan Guru Dengan Dongxing

 

BOGORUPDATE.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pertemuan dan berdiskusi dengan Mr Li Juan, delegasi Wakil Wali Kota Dongxing, China beserta rombongan di Yayasan Sekolah Kesatuan yang berlokasi di Jalan Pajajaran No 57, Pulo Armin, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, kemarin.

 

Pertemuan diskusi tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan tentang rencana pertukaran pelajar, kebudayaan dan pariwisata antara Kota Bogor dengan Kota Dongxing, China. Selain pelajar, Pemkot Dongxing memberikan kesempatan bagi guru untuk mengajar pendidikan tentang Bahasa Indonesia di negeri tiongkok.

 

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, pertemuan itu dilakukan untuk mematangkan pembahasan terkait rencana kerja sama pertukaran pelajar Kota Bogor dengan Kota Dongxi, China. Selain itu, Pemkot Dongxing menyampaikan ketertarikannya terhadap pendidikan seni yang diajarkan TK dan SD Kesatuan.

 

“Yayasan Kesatuan sudah menjalin kerja sama yang cukup lama dengan pihak Kota Dongxing, ditandai dengan beberapa kali siswa SMP Kesatuan Bogor ikut serta dalam kegiatan Student Camp di sana yang kemudian diikuti juga oleh Siswa SMPN 1 Bogor,” ujar Dedie usai pertemuan.

 

Pada pertemuan itu, sambung Dedie, pihak Pemkot Bogor yang diwakili olehnya beserta jajaran dari dinas terkait turut mengundang pelajar dari Kota Dongxing untuk berkunjung ke Kota Bogor. Hal itu dianggap sebagai kunjungan balasan dari siswa dan siswi SMP Kesatuan dan SMPN 1 Bogor yang telah lebih dulu berkunjung.

 

Selain itu, Dedie juga menyampaikan tentang minat dari Pemkot Dongxing tentang kebutuhan tenaga pengajar Bahasa Indonesia di negara tirai bambu tersebut. Hal tersebut sempat diungkapkan oleh delegasi Wakil Wali Kota Dongxing, Li Juan saat berkunjung ke Balai Kota Bogor, Jumat (24/05) kemarin.

 

“Pihak Pemkot Bogor mendapat informasi dari Wakil Wali Kota Dongxing tentang kebutuhan guru Bahasa Indonesia di sana. Kota Dongxing dengan jumlah penduduk sebesar 300 ribu orang berbatasan langsung di sebelah Selatan dengan negara Vietnam dan di sebelah Barat dengan Laut Cina Selatan akan menjadi gerbang ke ASEAN dalam program One Road One Belt. Tentu membutuhkan kerjasama erat khususnya bidang pendidikan, kebudayaan dan pariwisata,” paparnya.

 

Berkenaan dengan hal itu, Dedie meminta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor untuk mengkaji lebih dalam perihal kebutuhan tenaga didik di China, khususnya pelajaran Bahasa Indonesia.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin menambahkan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan rencana pertukaran pelajar antara Kota Bogor dengan Kota Dongxing.

 

“Tentang kerja sama bidang pendidikan dan kebudayaan. Insya Allah akan dilakukan pertukaran pelajar antara Kota Bogor dan Kota Dongxing. Selain itu Kota Dongxing memberikan kesempatan kepada guru yang akan mengajar Bahasa Indonesia di sana,” kata Fahrudin.

 

Pemerintah Dongxing juga, sambung Fahrudin, tertarik terhadap pendidikan seni di TK dan SD Yayasan Kesatuan. Selain membawa pelajar, rencananya Pemkot Dongxing akan memboyong guru dari kota hujan untuk dapat mengajar di negeri berjuluk tirai bambu tersebut.

 

“Semoga ketertarikan Pemkot Dongxing tentang pendidikan seni di Kota Bogor menjadi inspirasi untuk bisa dilakukan pada anak-anak di sana,” katanya. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Refer

Ini Pernyataan Bima Arya Soal Pemilu 2019

 

BOGORUPDATE.COM – Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi keynote speaker pada Seminar bertajuk ‘Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019’ yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor, Sabtu (25/5/2019).

 

Bima Arya menyatakan, Pemilu 2019 harus diakui adalah pemilihan yang paling heboh sepanjang sejarah republik. Banyak yang bilang bahwa Pemilu di Indonesia ini katanya paling rumit.

 

“Yang pasti tidak ada sistem Pemilu di dunia ini yang sama persis. Semua sistem yang ada itu dimodifikasi. Karena tidak ada one size. Pemilu harus sesuai dengan konstruksi sosiologi histori dan demografi satu bangsa. Jadi tidak bisa menganggap Amerika keren dengan sistem pemilihan presidennya adalah electoral college,” ungkap Bima.

 

Lantas, apakah Pemilu 2019 layak untuk dievaluasi karena memerlukan waktu yang lama dalam penghitungan dan berujung jatuhnya korban?

 

Bima berpendapat, Pemilu itu baru bisa diuji apakah itu efektif atau tidak minimal sudah dilaksanakan dua hingga tiga kali Pemilu.

 

“Penyakit bangsa kita begitu kejadian langsung bongkar. Pelajari berbagai macam sistem Pemilu di berbagai negara. Setelah berjalan dua atau tiga kali baru revisi kekurangannya. Jadi tidak bisa begitu ada kekurangan langsung bongkar. Fatalistik cepat dan instan,” terangnya.

 

Bima menambahkan, sistem Presidensial dengan multipartai sangat cocok diterapkan di Indonesia.

 

“Tapi ada yang perlu dipertimbangkan lagi. Pertama, terlalu lama masa kampanye. Menurut saya yang harus di evaluasi adalah masa kampanye terlalu panjang. Resikonya publik jenuh, polarisasi yang semakin menguat. Pilpresnya menjadi sangat dominan. Masyarakat tidak terlalu memikirkan soal Pileg. Semua fokus pada calon presiden. Kalau menurut saya memang harus dipastikan dulu serentak ini mau seperti apa. Jadi tidak disatukan semuanya. Pilkada juga tidak boleh disatukan dengan Pemilu nasional,” bebernya.

 

Kedua, Bima mengaku termasuk yang berpikiran bahwa sebaiknya pemilu legislatif dulu baru pemilu presiden. Supaya orang bisa fokus memilih calon-calon legislatif yang berkualitas.

 

Kemudian yang berikutnya adalah soal presidential threshold. Menurutnya, sekarang ini calon presiden hanya boleh kalau didukung oleh 20 persen suara. “Menurut saya terlalu tinggi. Apa dasarnya ya itu, konflik yang sangat tegang antara cebong dan kampret. Pendapat saya harus diturunkan, saya termasuk yang meyakini turunnya 0 persen. Supaya semua partai di parlemen bisa mencalonkan presiden. Dampaknya polarisasinya akan semakin cair,” tandas Bima.

 

Ia melanjutkan, satu hal yang tak kalah lebih penting adalah kebersamaan kita sebagai bangsa. “Ini PR kita bersama membangun kebersamaan. Harus dirawat terus,” pungkasnya.

 

Hadir sebagai pembicara, Ketua KPU Kota Bogor Samsudin, anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat Yoelianto, Ketua Konsentrasi Hukum Pemerintahan FH Unpak Edi Rohaedi. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Gagal ke Senayan, Ini Curhatan Inspiratif Nafa Urbach

 

BOGORUPDATE.COM – Nafa Urbach adalah satu dari sekian banyak artis yang mencalonkan diri jadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2024. Mantan istri Zack Lee ini diusung Partai Nasdem untuk Dapil VI Jawa Tengah.

 

Sayangnya, berdasarkan hasil perhitungan suara yang dilakukan KPU, Nafa dipastikan gagal lolos ke Senayan. Lewat akun Instagram-nya, wanita berusia 38 tahun ini menjawab pertanyaan dari fans yang selama ini penasaran.

 

“Hai guys, ini adalah pertanyaan dan jawaban yang mungkin kalian tunggu, ‘Apakah aku lolos ke Senayan atau tidak?’ Jawabannya SAYA TIDAK LOLOS ke senayan. Dapil 6 Jawa Tengah tidak mendapatkan kursi, atau selisih 240 suara saja,” buka Nafa pada caption yang ditulisnya.

 

Meski kalah, Nafa tak lantas sedih atau menyerah begitu saja. Ia berjanji bakal belajar lebih banyak lagi untuk jadi seorang pelayan rakyat yang baik. Tak menutup kemungkinan jika dirinya bakal mencalonkan diri lagi pada Pemilu mendatang.

 

“Please jangan sedih ya. Terima kasih banyak untuk 21.000 suara yang sudah memilih aku dengan begitu tulus tanpa embel-embel apapun yang saya berikan, tapi jangan khawatir saya dan @official_nasdem tidak berhenti sampai di sini, kita akan persiapkan lagi lebih matang, lebih serius, lebih giat dan lebih semangat lagi untuk Pemilu mendatang,” sambungnya.

 

“Apakah saya akan tetap mengunjungi Dapil 6? Yes saya dan @official_nasdem akan tetap mengunjungi Dapil 6, banyak yang akan bisa kita lakukan di sana dan saya tetap akan berjumpa dengan warga di sana. Saya akan belajar lagi soal pertanian, UMKM, pendidikan, pariwisata dan lain-lain,” jelas bintang film KEMBANG KANTIL itu.

 

Selama masa kampanye, Nafa telah mendapatkan banyak sekali pengalaman baru. Ia pun mengenang kembali kebersamaannya besama warga yang sudah membekas dalam hatinya.

 

“Terima kasiih kawan-kawan semua, saya begitu bersyukur dengan semua pengalaman baru yang saya rasakan, menjadi lebih mengerti dan paham arti dari seorang wakil rakyat itu sendiri, menjadi satu dan berbaur dengan warga, duduk lesehan dengan pak lurah-lurah dan meminum kopi pahit dan bau tembakau yang bgtu kuat hahaha. Dan warga yang lucu-lucu pake kromo inggil. Semua ini begitu melekat dan membekas begitu dalam. Saya nulis ini sambil ketawa-ketawa sendiri kalau ingat masa kampanye. Hmmm btw saya berpikir kalau memang belum berhasil berarti saya belum layak, belum waktunya dan itu baik, jadi saya tau apa yang harus saya lakukan dan perbaiki,” pungkas Nafa.

 

 

 

 

Editor : Refer | Kapanlagi.com

Gelar Bubos di Pedestrian, Momentum Pererat Kebersamaan

 

BOGORUPDATE.COM – Pemerintah Kota Bogor ikut berpartisipasi dalam program Buka Bersama on the Street (Bubos) 2019 yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Sabtu (25/5/2019). Untuk Kota Bogor, kegiatan Bubos dipusatkan di pedestrian dekat Tugu Kujang.

 

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula video conference Gubernur Ridwan Kamil bersama 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat yang serentak menggelar Bubos di daerah masing-masing.

 

Dalam perbincangan jarak jauh itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan kondisi wilayah pasca pesta demokrasi beberapa waktu lalu. “Sejauh ini situasi Kota Bogor aman terkendali pasca hajat demokrasi semuanya guyub dan sejuk. Saya bersama Muspida melakukan tarawih keliling, pak camat dan lurah muter terus, tidak ada hari tanpa silaturahmi, menebar cinta, membawa semangat ke depan dan siap mendukung semua program pak Gubernur untuk Jabar Juara,” ungkap Bima.

 

Bima juga mengatakan bahwa ia bersama warga menggelar Bubos di pedestrian dekat Jembatan Otista yang kondisinya macet lantaran terjadi bottleneck. “Kami sedang di jalur pedestrian, di dekat jembatan Otista yang Insya Allah akan dibantu dilebarkan oleh Pak Gubernur tahun depan,” terangnya.

 

Bima berharap, pada kegiatan buka puasa bersama ini yang dihadiri para warga, petugas kebersihan, petugas perbaikan jalan dan petugas lapangan lainnya itu bisa menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan.

 

“Ini rasanya sepanjang sejarah Bogor baru kali ini buka puasa di jalur pedestrian. Insya Allah ini sejarah baru untuk kebersamaan kita di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Kami mendoakan semuanya diberikan kesehatan sampai ujung Ramadhan. Semuanya juga diberi kesempatan menggapai kemenangan pada saatnya nanti,” jelasnya.

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa Bubos 2019 merupakan program yang mencuatkan nilai-nilai kebersamaan sekaligus memuliakan bulan suci Ramadhan. Emil, sapaan akrab Ridwa Kamil, menilai bahwa Bubos 2019 menampakkan wajah bangsa Indonesia yang sesungguhnya.

 

“Inilah wajah Indonesia yang sebenarnya. Kita melaksanakan buka bersama serentak di 27 Kota/Kabupaten, kemudian tadarus serentak juga mendapatkan rekor ORI juga,” ujar Emil dari Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (25/5/2019).

 

Apa yang diucapkan Emil bukan tanpa dasar. Acara tersebut turut dimeriahkan oleh masyarakat non-muslim. Terdapat beberapa komunitas lintas agama yang ikut menyukseskan Bubos 2019. Hal tersebut menunjukkan bahwa kerukunan adalah wajah Jawa Barat.

 

“Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh umat Islam tapi juga umat beragama lainnya yang merasakan pentingnya kerukunan, merasakan ikut berbahagia umat Islam melaksanakan kegiatan buka puasa bersama,” katanya.

 

Emil pun berharap hal tersebut menjadi spirit dari Pemprov Jawa Barat yang gemanya terdengar sampai ke seluruh daerah Indonesia. Dengan begitu, kata dia, nikmat berbangsa dan bernegara di Jawa Barat bisa terus dijaga.

 

“Mudah-mudahan spirit hari ini dari Provinsi Jawa Barat resonansi (gema atau gaung) bisa sampai ke seluruh Indonesia. Dan kita jaga nikmat Allah, nikmat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniah, dan ukhuwah insaniah kita,” ucapnya. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Prediksi PSIS SEMARANG vs PERSIJA: Ujian Berat Tuan Rumah

 

BOGORUPDATE.COM – PSIS Semarang menjalani ujian berat saat menjamu Persija Jakarta pada pekan kedua Shopee Liga 1 2019 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (26/5/2019) malam.

 

Kekalahan 1-2 dari Kalteng Putra masih membekas dalam tim Mahesa Jenar. PSIS membutuhkan kemenangan demi mengembalikan mental para pemain.

 

Bermain di kandang sendiri, PSIS tentu diuntungkan dengan dukungan penuh dari suporter. PSIS bertekad akan kembali membuat Stadion Moch Soebroto angker bagi lawan, setelah dinodai Kalteng Putra. Belasan ribu Panser Biru dan Snex, dipastikan berbondong-bondong ke Magelang demi laga seru ini.

 

Secara taktik dan strategi, ada perombakan yang dilakukan oleh Jafri Sastra untuk meladeni Persija. Sosok Shohei Matsunaga akan diturunkan sejak menit pertama. Pemain asal Jepang ini akan berkolaborasi dengan Patrick Mota, Arthur Bonai, dan Septian David Maulana sebagai penyuplai duet Hari Nur Yulianto dan Silvio Escobar.

 

Barisan belakang PSIS tampaknya akan mengalami perubahan. Bek muda Rio Saputro bakal dimainkan menggantikan Fauzan Fajri yang tampil keteteran pada laga pertama. Wallace Costa menjadi komando di lini pertahanan, untuk bahu membahu bersama Fredyan Wahyu dan Safrudin Tahar.

 

“Mudah-mudahan sampai menjelang pertandingan tidak ada yang menggangu persiapan kami. Setiap pertandingan tidak ada yang mudah, bagi kami harus lebih bekerja keras lagi. Soal hasil kami serahkan kepada Tuhan,” kata pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra.

 

Jafri Sastra sudah meminta anak asuhnya untuk tidak hanya mewaspadai beberapa pemain kunci Persija. Seperti diketahui, Marko Simic yang sudah kembali sebagai kekuatan utama lini depan Persija. Selain itu masih ada Bruno Matos dan pemain lincah Riko Simanjuntak.

 

“Persija jelas semakin matang karena tidak banyak perubahan, termasuk di lini tengah. Mereka masih punya Rohid Chand, Ramdani Lestaluhu dan sekarang ditambah Bruno Matos,” ujar Jafri.

 

Dalam dua pertemuan terakhir, PSIS Semarang bertekuk lutut dari Macan Kemayoran di Liga 1 2018. Dua kali bermain di tempat yang sama yakni Stadion Sultan Agung, Bantul, PSIS menyerah 1-4 dan 0-1 dari Persija yang saat itu dibesut Stefano Teco.

 

Bek PSIS, Rio Saputro menuturkan jika timnya perlu sedikit berharap kepada dewi fortuna, mengingat lawan yang dihadapi bukan tim sembarangan.

 

“Perlu diketahui Persija adalah tim besar, bertabur bintang. Kami harus berusaha dan semoga keberuntungan memihak PSIS,” kata Rio Saputro.

 

Persija dalam motivasi tinggi setelah mampu mencuri poin di markas Barito Putera pada pekan pertama.

 

Tim yang diarsiteki Ivan Kolev ini dalam kondisi yang lengkap. Terutama kembalinya Marko Simic, yang langsung menjadi mesin gol lewat aksinya melawan Barito Putera.

 

Posisi Andritany Ardhiyasa jelas tak mungkin digeser oleh pelapisnya. Ditunjang barisan belakang Persija yang kukuh, yakni duet stoper Steven Paulle dan Ryuji Utomo, serta dua bek sayap Ismed Sofyan dan Tony Sucipto.

 

Sandi Sute, Rohit Chand, dan Bruno Matos mengisi lini tengah. Marko Simic sebagai targetman dilayani dua winger lincah Persija, Novri Setiawan dan Riko Simanjuntak.

 

“Tujuan kami ke sini adalah untuk menang. PSIS tim bagus, tapi kami lihat saja nanti dalam pertarungan di lapangan,” ujar Ivan Kolev.

 

Persija akan menyoroti striker PSIS asal Paraguay, Silvio Escobar. Mantan pemain Perseru Serui ini nyaris berseragam Macan Kemayoran untuk Shopee Liga 1 2019. Manajemen Persija meminjamkan Silvio ke PSIS Semarang untuk setengah musim.

 

“Escobar pemain bagus, memang sempat menjadi bagian dari kami. Tapi kondisinya tidak begitu siap. Kemudian Simic bisa kembali ke tim, jadi kami harus memilih melepasnya dan akan menjadi lawan besok,” tandas Ivan Kolev.

 

Prediksi Susunan Pemain:
PSIS (4-2-3-1): Joko Ribowo (kiper); Safrudin Tahar, Wallace Costa, Fauzan Fajri, Fredyan Wahyu (belakang); Patrick Mota, Tegar Infantrie, Bayu Nugroho (tengah); Hari Nur Yulianto, Shohei Matsunaga, Silvio Escobar (depan)
Pelatih: Jafri Sastra

 

Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (kiper); Ismed Sofyan, Steven Paulle, Ryuji Utomo, Tony Sucipto (belakang); Sandi Sute, Rohit Chand, Bruno Matos (tengah); Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, Marko Simic (depan).
Pelatih: Ivan Kolev

 

Prediksi Bogorupdate.com:
PSIS 45-55 Persija

 

 

 

 

 

Editor : Refer | Bola.com

Gulung Barcelona 2-1, Valencia Juara Copa del Rey

 

BOGORUPDATE.COM – Valencia menjuarai Copa del Rey 2019 setelah mempermalukan Barcelona 2-1 pada final di Stadion Benito Villamarin, Seviilla, Minggu (26/5/2019) dini hari.

 

Pada babak pertama, Valencia unggul 2-0 berkat gol Kevin Gameiro pada menit ke-21 dan Rodrigo pada menit ke-33.

 

Kedua tim langsung saling melancarkan serangan sejak menit awal. Valencia tampil di luar dugaan. Mereka tak diunggulkan dalam laga ini dan sukses bermain apik tanpa beban.

 

Kevin Gameiro mengejutkan Barcelona dengan gol pada menit ke-21. Gameiro beraksi setelah menyambut bola umpan Jose Gaya. Bola mendarat di sektor kanan gawang Jasper Cillessen.

 

Valencia menggandakan skor lewat gol sundulan Rodrigo pada menit ke-33, setelah menerima bola crossing Carlos Soler. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

 

Babak kedua, Barcelona mencoba bangkit. Lionel Messi dkk. mencoba menguasai jalannya pertandingan namun mereka belum mencetak gol hingga 20 menit babak kedua berjalan.

 

Akhirnya Barcelona mengejar skor. Messi sukses membobol gawang Jaume Doménech pada menit ke-73. Namun, gol itu menjadi gol terakhir yang tercipta dalam laga.

 

Skor akhir 2-1 untuk Valencia. Dengan demikian, Valencia berhasil meraih trofi Copa del Rey yang ke-8. Los Che terakhir kali memenangi Copa del Rey pada edisi 2008.

 

Sedangkan bagi Barcelona, kekalahan di final membuat mereka gagal mewujudkan ambisi meraih trofi Copa del Rey lima edisi berturut-turut.

 

Susunan Pemain:
Barcelona (4-1-4-1): Cillessen (kiper); Semedo, Pique, Lenglet, Alba (belakang); Busquets, Sergi Roberto, Rakitic, Arthur, Coutinho (tengah); Messi.
Pelatih: Ernesto Valverde

 

Valencia (4-4-2): Domenech (kiper); Gaya, Gabriel, Garay, Daniel Wass (belakang); Goncalo Guedes, Coquelin, Parejo, Carlos Soler (tengah); Gameiro, Rodrigo (depan).
Pelatih: Marcelino

 

 

 

 

 

Editor : Refer | Bola.com