LBH KBR Gugat Korem Suryakencana Terkait Pengosongan Paksa Rumah Dinas

 

BOGORUPDATE.COM – Warga Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor melalui Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bogor Raya (LBH KBR) mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Bogor terkait pengosongan Rumah Dinas yang dilakukan Korem 061/Suryakancana pada 26 Juli 2018 lalu.

 

Terkait itu, Pembela Umum LBH KBR Sugeng Teguh Santoso menuntut perbuatan melawan hukum oleh penguasa senilai Rp 1 triliun. “Kami mengajukan gugatan materiil dan inmateriil. Dimana gugatan materiil sebesar Rp 9 juta dan immateriil sebesar Rp 1 triliun,” ungkap Sugeng saat mengajukan gugatan di Jalan Pengadilan No.10, Kelurahan Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (15/5/2019).

 

Menurutnya, tindakan pengosongan paksa oleh TNI AD (Korem) 061 Suryakencana terhadap tempat tinggal warga bernama Ramli, di daerah Kedung Badak tersebut tanpa adanya Putusan Pengadilan.

 

“Korem juga tidak mampu menunjukkan bukti kepemilikan atas tanah tersebut,” lanjut Sugeng.

 

Dalam hal itu, Ramli melalui LBH KBR mendaftarkan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum oleh Penguasa kepada Para Tergugat antara lain Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, Pangdam III Siliwangi, Danrem 061 Suryakencana dan BPN Kota Bogor senilai Rp 1 Triliun.

 

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 061/Suryakencana, Mayor Inf. Ermansyah mengatakan bahwa, gugatan hukum sah-sah saja bagi setiap warga negara Republik Indonesia.

 

“Ini negara hukum jadi silahkan saja melakukan gugatan hukum oleh saudara Ramli,” ungkap Kapenrem kemarin siang. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Leave a Reply

Your email address will not be published.