Gelar Silaturahmi di Kota Bogor, Wagub Uu Beberkan Visi Jabar Juara Lahir Batin

 

BOGORUPDATE.COM – Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menghadiri kegiatan silaturahmi serta penyerahan santunan bersama Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Masjid Raya Al Mi’raj, Jalan Pajajaran Kota Bogor, Kamis (16/5/2019).

 

Kegiatan tersebut dimulai dengan melaksanakan ibadah sholat dzuhur berjamaah. Usai ibadah, Uu menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan warga dan para pimpinan wilayah di Jawa Barat.

 

“Kegiatan ini adalah tradisi Pemprov Jabar selama Ramadhan yang dilaksanakan sejak Gubernur sebelum kami, karena ini hal yang baik maka kami lanjutkan. Silaturahmi itu sangat penting karena akan terbangun komunikasi yang baik yang pada akhirnya akan memiliki ikatan emosional yang baik pula,” ungkap Uu.

 

Ia menambahkan, dengan terbangunnya komunikasi yang baik antara Pemprov Jawa Barat dengan Pemerintah Daerah, termasuk Kota Bogor, diharapkan akan terbentuk Jawa Barat yang hebat dan kuat. Uu juga membeberkan mengenai visi Jabar Juara Lahir Batin yang akan diwujudkan dalam pemerintahannya bersama Gubernur Ridwan Kamil.

 

“Dengan melimpahnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Jawa Barat, merupakan sebagai modal utama untuk memajukan Jawa Barat yang juara lahir batin. Tidak hanya di tingkat nasional namun juga internasional, minimal di kawasan Asia Tenggara,” jelasnya.

 

Selain itu, tidak sekedar memenuhi kebutuhan lahir berupa sandang, pangan, papan, pendidikan dan kesehatan, kebutuhan batin dilakukan melalui program untuk memperkuat akidah warga Jawa Barat, seperti syariahnya, amaliyah dan harokahnya. “Setiap pembangunan tidak lepas feedback-nya dari keimanan dan ketaqwaan,” ujar Uu

 

Uu menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dengan pemerintah daerah untuk mendukung suksesnya Jabar Juara Lahir Batin. “Sehebat dan seideal apapun kami tanpa dukungan Pemda, kami tidak ada apa-apanya. Tiada kekuatan tanpa kebersamaan,” tandasnya.

 

Terakhir, Uu mengajak semua untuk menguatkan persatuan dan kesatuan, ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah basyariyah serta tingkatkan toleransi. Menurut Uu, kunci untuk bersama adalah siap beda.

 

Hal senada disampaikan Bima Arya. Ia bersama unsur Muspida Kota Bogor dan jajaran Pemkot Bogor, terus turun menyapa dan bersilaturahmi dengan warga guna menguatkan persatuan dan kebersamaan yang sempat terkoyak pasca hajat nasional, Pemilu serentak 2019.

 

“Ramadhan tahun ini, Pemkot Bogor fokus pada aspek silaturahmi agar tidak tegang pasca pemilu 2019. Saya minta camat lurah keliling warga dan tokoh. Ada saatnya kita bertanding dan ada saatnya kita bersanding. Kita senantiasa berikhtiar agar Kota Bogor tetap kondusif dengan terus merangkul semua warga Kota Bogor,” ujar Bima.

 

Pada kesempatan tersebut, diserahkan santunan Rp 5 juta bagi 10 santri pondok pesantren salafiyah, Rp 12,5 juta bagi 50 yatim piatu dan fakir miskin serta santunan bagi DKM sebesar Rp 2,5 juta. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Refer

Leave a Reply

Your email address will not be published.