Ini Dia, 7 Makanan Mentah yang Tidak Baik Dikonsumsi Langsung

Foto ilustrasi

 

BOGORUPDATE.COM – Banyak makanan yang terbuat dari berbagai bahan, mulai dari sayur-sayuran, hingga buah-buahan. Makanan ini diolah atau dimasak untuk mematangkan bahan yang sebelumnya mentah atau belum matang.

 

Contohnya saja kamu akan menanak beras untuk membuat sebuah nasi yang bisa kamu konsumsi. Atau kamu akan memasak sayur-sayuran dari sayur mentah untuk kemudian menjadi makanan yang siap di konsumsi.

 

Namun tidak sedikit pula makanan yang bisa dikonsumsi langsung tanpa harus dimasak terlebih dahulu, terutama buah-buahan. Banyak jenis buah-buahan yang tidak harus diolah atau dimasak terlebih dahulu saat akan di konsumsi. Namun ada juga beberapa bahan makanan yang benar-benar harus di olah atau di masak terlebih dahulu ketika akan dikonsumsi.

 

Bahan makanan mentah ini harus di olah atau di masak terlebih dahulu karena mungkin mengandung senyawa yang berbahaya jika di makan secara langsung atau mentah. Atau mungkin bahan makanan mentah tersebut memiliki tekstur yang keras sehingga harus di lunakkan terlebih dahulu dengan memasaknya.

 

Dilansir Liputan6.com, sudah merangkum dari Reader’s Digest, Senin (29/4/2019), beberapa makanan mentah yang tidak baik dikonsumsi secara langsung tanpa diolah atau dimasak terlebih dahulu.

 

1. Kentang
Kentang tidak baik dikonsumsi secara langsung atau dalam keadaan mentah tanpa dimasak atau diolah terlebih dahulu. “Mengkonsumsi kentang mentah dapat menyebabkan kembung dan efek gastrointestinal yang tidak diinginkan, karena kentang mengandung pati yang sulit dicerna,” kata Dr. Lisa Davis, kepala petugas nutrisi di Terra’s Kitchen.

 

Selain itu, kentang yang terlalu lama disimpan dan tidak diolah akan muncul bintik-bintik hijau yang bisa berbahaya bahkan beracun. Sebaiknya jika kentang sudah memunculkan gejala ini, untuk tidak mengkonsumsinya atau dibuang.

 

2. Singkong
Singkong memang mengandung vitamin dan mineral, namun ternyata singkong juga mengandung sianida. Daun dan akar singkong mentah mengandung glikosida sianogen, bahan kimia yang melepaskan sianida saat dimakan.

 

Maka dari itu kamu tidak bisa mengkonsumsi singkong mentah dan harus di kupas, dan dicuci terlebih dahulu kemudian diolah atau dimasak lalu baru bisa kamu makan.

 

3. Kacang Merah
Kacang merah memang mengandung banyak protein, serat, dan antioksidan. Tetapi jika kamu mengkonsumsinya saat mentah atau tanpa diolah terlebih dahulu maka bisa membuat masalah kesehatan.

 

“Kacang merah mentah mengandung toksin phytohemagglutinin, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan dan gejala yang mirip dengan keracunan makanan,” kata Dr. Davis. Pastikan untuk merebus kacang merah selama kurang lebih 10 menit sebelum memakannya.

 

4. Susu
Susu mentah adalah susu yang langsung dari sapi tanpa olah terlebih dahulu. Susu yang datang langsung dari sapi, tanpa di pasteurisasi, dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E. Coli dan Salmonella. Menurut FDA, susu mentah 150 kali lebih mungkin menyebabkan penyakit bawaan makanan dari pada produk susu lainnya.

 

5. Kecambah
Kecambah atau tauge yang tidak diolah atau dimasak dahulu atau masih mentah bisa mengandung bakteri berbahaya seperti E-Coli, Salmonella, dan Listeria. Kecambah ditanam dalam kondisi hangat dan lembab di mana bakteri ini mudah tumbuh subur. Usahakan untuk membeli kecambah yang masih segar, dan mencucinya secara bersih sebelum diolah atau dimasak.

 

6. Terong
Terong mentah juga cukup berbahaya untuk dikonsumsi secara langsung. Terong mentah mengandung solanin, racun yang sama dengan kentang mentah. Kebanyakan terong yang di panen saat muda lebih banyak mengandung racun ini. Kamu bisa mengalami efek gastrointestinal jika mengkonsumsi terong mentah secara berlebihan.

 

7. Jamur Liar
Jamur memang mengandung banyak gizi seperti antioksidan, vitamin B, dan kalium. Namun kandungan gizi ini bisa keluar ketika jamur sudah di olah atau dimasak terlebih dahulu terutama dipanaskan. Jamur yang mentah juga sulit dicerna, dan merupakan salah satu sumber toksin atau racun yang paling terkonsentrasi secara alami.

 

 

 

Editor : Refer | Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.