Gelar Rakornas 2019, Kepala BIG : Pembangunan IG Memerlukan Dana Pemerintah dan Swasta

BOGORUPDATE.COM – Badan Informasi Geospasial (BIG) menggelar rapat kerja nasional (Rakornas) 2019 di bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kemarin.

 

Kepala BIG Hasanuddin Zainal Abidin mengatakan, dalam Rakernas 2019 ini pemanfaatan IG bukan hanya sampai pembangunan nasional tapi untuk pembangunan desa.

 

“Pembangunan pemerintahan saat ini dari tingkat pedesaan dan saat ini 1:5.000 di peta hanya 5 meter jika dilihat dari peta 1 mili dan sangat susah untuk dilihat sehingga peta saat ini harus lebih detail,” ujarnya kepada wartawan.

 

Ia menambahkan khususnya untuk di daerah kota yakni harus 1:1.000 yang sudah ada di Bandung, Medan, Surabaya, dan tahun ini Jakarta.

 

“Bapenas mempunyai prioritas 10 metropolitan dan kita menginginkan jika kota itu memiliki skala peta 1:1.000 dan 3 dimensi dan memerlukan dana bukan hanya dari APBN,”imbuh Hasanuddin.

 

Lanjutnya, kedepan pembangunan Informasi Geospasial memerlukan kerjasama dengan non pemerintah untuk membantu pembangunan pemerintah dan masyarakat.

 

“Big mulai mengatur Regulasi akan diatur bagaimana kemitraan dengan pemerintahan dan non pemerintahan dalam pembangunan IG di Indonesia dan sudah dibicarakan dengan Menteri Perekonomian akan menindak lanjuti,” ungkap Hasanuddin.

 

Dalam hal ini berdasarkan peraturan yang telah disebutkan maka BIG memillki kewajiban membuat sebuah rencana aksi yang dimaksud dan disusun oleh seluruh pemangku kepentingan di bidang IG dan akan dievaluasi setiap tahun.

 

IG Berdasarkan Undang undang Nemor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (IG), Badan Informasi Geospasual ( BIG) waluh melakukan langkah koordinasi kepada stakeholders yang bersinggungan dalam Penyelenggaraan IG.

 

Penegasan fungsi BIG sebagai pelaksana bidang IG juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2014 yang merupakan pelaksanaan terhadap UU Nomor 4 Tahun 2011 tentang IG.

 

Rakornas IG Tahun 2019 ini mengangkat tema ”Pembangunan Berbasis Informasi Geospasial”. Penyelenggaraan Rakornas IG Tahun 2019 ini merupakan moment yang sangat krusial dan penting. Mengingat Tahun 2019 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pemermtah Jangka Menengah Nasnonal (RPJMN) 2015-2019, oleh karena itu setiap K/L perlu melakukan perencanaan dengan bank dan tepat dalam merumuskan setiap target kegiatan yang akan menjadi dasar pelaksanaan pada RPJMN 2020-2024.

 

Kegiatan ini merupakan kelanjutan BIG telah melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi terbatas BIG BAPPENAS BPS pada tanggal 13 Maret 2019 Kemudian diadakan audiensi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas pada tanggal 14 Maret 2019 bertempat di Kantor Kementerian PPN/Bappenas. Setelahnya diselenggarakan Rapat Pokja dengan K/L terkait pada tanggal 14 Oktober 2019 di Hotel Royal Kuningan.

 

Kemudian diikuti dengan Pra Rakornas IG 2019 pada tanggal 19-20 Maret 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta. Dalam Pra-Rakornas 2019 membahas mengenai usulan K/L, sasaran pokok, rencana aksi, dan rekomendasi lainnya berupa kebijakan, SDM dan standardisasi.

 

Beberapa sasaran pokok dari Pra Rakornas IG yang telah disusun antara lain yakni, terpenuhinya ketersediaan peta-peta tematik untuk penyusunan dan pemutakhiran Tata Ruang, penanganan bencana seluruh Indonesia, Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sumber Daya Alam, Reforma Agraria, Pertahanan, serta untuk Pengelolaan Wilayah Perbatasan.

 

Dalam kegiatan ini dibagi 2 sesi yakni, Sesi Pokja 1 dan Pokja 2, menyampaikan rumusan Kebi|akan IG nasional 2020-2024 dan Rumusan Rencana Aksi Penyelenggaraan IG Nasional 2020-2024, Penyerahan IG oleh BIG kepada K/L/Pemda, serta Penyerahan dokumen hasil Rakornas (6 2019 sebagai bahan masukan untuk RPJMN 2020-2024 Bidang Informasi Geospasial kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas.

 

Kepala BIG Kepala BIG Hasanuddin Zainal Abidin mengatakan, dalam Rakernas 2019 ini pemanfaatan IG bukan hanya sampai pembangunan nasional tapi untuk pembangunan desa.

 

“Pembangunan pemerintahan saat ini dari tingkat pedesaan dan saat ini 1:50.000di peta hanya 50 meter jika dilihat dari peta 1 mili dan sangat susah untuk dilihat sehingga peta saat ini harus lebih detail,” ujarnya.

 

Ia menambahkan khususnya untuk di daerah kota yakni harus 1:100.000 yang sudah ada di Bandung, Medan, Surabaya, dan tahun ini Jakarta.

 

Rakornas IG Tahun 2019 ini dihadlri oleh perwakilan dari berbagai kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah. Sebagai rangkaian acara akan drlaksanakan arahan dari Menteri PPN/Kepala Bappenas, arahan dan pembukaan oleh Kepala BIG, Sesi Pleno paparan Narasumber (Bappenas, Kemenkeu dan ATR BPN).

 

Dalam kegiatan ini dibagi 2 sesi yakni, Sesi Pokja 1 dan Pokja 2, menyampaikan rumusan Kebi|akan IG nasional 2020-2024 dan Rumusan Rencana Aksi Penyelenggaraan IG Nasional 2020-2024, Penyerahan IG oleh BIG kepada K/L/Pemda, serta Penyerahan dokumen hasil Rakornas (6 2019 sebagai bahan masukan untuk RPJMN 2020-2024 Bidang Informasi Geospasial kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas.(Rie)

 

 

 

 

Editor : Refer

 

Ribuan Pelajar SMA/SMK se-Kota Bogor Deklarasikan Pemilu Damai

 

BOGORUPDATE.COM – Ribuan pelajar SMA dan SMK se-Kota Bogor berkumpul di Lapangan Kebun Raya Bogor, Kamis (28/3/2019). Mereka berkomitmen untuk menjadikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 berjalan dengan lancar, aman dan damai tanpa diwarnai ujaran kebencian dan kabar bohong alias hoax.

 

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Polresta Bogor Kota dan Pemerintah Kota Bogor tersebut mengusung tema bertajuk ‘Pelajar Bogor Damai Bersatu’. Selain ribuan pelajar, hadir dalam deklarasi tersebut Wali Kota Bogor Bima Arya, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Czi Aji Sujiwo, Ketua KPU Kota Bogor Syamsudin, Dandenpom III/I Siliwangi, dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan keresahannya, khususnya dikalangan pelajar yang rentan terkontaminasi oleh informasi palsu atau hoax, ujaran kebencian, isu SARA dan tawuran pelajar. Terlebih, dalam waktu dekat ini akan dihadapi perhelatan politik yakni, pencoblosan Pileg dan Pilpres serentak 2019.

 

“Melawan hoax ini harus diarahkan pada semua segmen masyarakat. Saat ini kebetulan targetnya kepada para pelajar. Jangan sampai para pelajar ini kemudian mudah termakan isu SARA, Bogor ini rentan akan tawuran, apalagi menjelang pencoblosan Pileg dan Pilpres ini. Itu lah mengapa kita kumpulkan semua pelajar disini,” ujar Bima.

 

Karena dalam waktu dekat ini akan digelarnya hajat politik lima tahunan, Bima berharap seluruh masyarakat di Kota Bogor dapat menjaga suasana yang aman dan damai di lingkungannya masing-masing.

 

“Makanya kami bersama pihak Kepolisian mengumpulkan ribuan pelajar disini untuk menyadarkan kepada mereka betapa pentingnya menangkal hoax mulai dari diri sendiri,” katanya.

 

Masih dikatakan Bima, berkumpulnya ribuan pelajar ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan agar tidak mudah terpecah belah. “Target berikutnya yaitu menjaga kebersamaan antar pelajar. Dan kami harap dikalangan para pelajar ini bisa merawat dan menjaga kestabilan kemana Kota Bogor,” harapnya.

 

Di lokasi yang sama, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser meminta para pelajar tidak lagi melakukan aksi tawuran yang dapat mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

 

“Dengan deklarasi Pelajar Bogor Damai Bersatu ini saya minta stop tawuran pelajar. Tidak ada lagi yang namanya aksi-aksi tawuran dan tidak mudah terprovokasi untuk menjaga kamtibmas jelang Pemilu 2019,” katanya.

 

Kegiatan deklarasi ini diakhiri dengan pembacaan ikrar dan sumpah pelajar yang dibacakan oleh empat orang perwakilan siswa dari 115 SMK dan SMA se-Kota Bogor, juga tanda tangan di kain berukuran besar. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Refer

Pihak PT Bentonit Akui Cemari Lingkungan, Akankah DLH Beri Sanksi?

 

BOGORUPDATE.COM – Pencemaran udara terhadap lingkungan warga Desa Sentul Kecamatan Babakan Madang, yang diduga dihasilkan PT.Bentonit Alam Indonesia, Mendapat respon dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui Satgas kecamatan bersama Satpol PP, untuk melakukan pengecekan dugaan pelanggaran perusahaan tersebut.

 

“Dari hasil pengecekan pihak kami, ditemukan pelanggaran debu dari produksi dari saringan yang tersumbat yang mengakibatkan debu hingga tercemarnya udara terhadap lingkungan sekitar,” kata perwakilan Satgas Lingkungan Hidup Kecamatan Babakan Madang, Wiji Suparno kepada Bogorupdate.com, Kamis (28/03/2019).

 

Perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan batu bentonit ini, Kata Wiji, sudah mengakui kesalahan tersebut dengan adanya pencemaran udara yang mengancam kesehatan warga setempat.

 

“Pihak bentonit siap meminimalisir pencemaran tersebut dan itu menjadi pegangan kami selaku Satgas DLH,” tambah Wiji.

 

Wiji menambahkan, pihaknya akan melakukan pelaporan untuk segera ditindak lanjuti ke pihak DLH Kabupaten Bogor dalam kewenangan dan kapasitasnya.

 

“Laporan secara lisan maupun tertulis terkait penemuan pencemaran PT. Bentonit akan kita lakukan. Sementara untuk sanksi nanti bagaimana DLH kabupaten, yang jelas kita pantau tindak lanjut respon dari pihak perusahaan dan jika tidak ada perubahan maka akan ada tindak lanjutnya dari DLH Kabupaten Bogor,” paparnya.

 

Sebelumnya, Camat Babakan Madang Yudi Santosa menjelaskan sudah menugaskan bersama Satgas LH secara formal mengecek dari dugaan pencemaran udara PT.Bentonit Alam Indonesia yang sudah merugikan masyarakat tersebut.

 

“Apabila ada indikasi kita laporkan dan minta secara resmi petugas yang mempunyai standard kapasitas, baik dari sisi kewenangan maupun kemampuan serta alat penunjang untuk melakukan pemeriksaan. Dari SOP nya memang begitu, kecuali kalau DLH langsung turun. Tapi untuk kecamatan tidak mempunyai ahli dan tidak berwenang seperti PPNS,” Jelas Yudi. (red)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Wabub Iwan Minta Gapensi Ikuti Aturan Main Pengadaan Barang Jasa

 

BOGORUPDATE.COM – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan meminta para pengurus anggota Gabungan Pengusaha Kontruksi (Gapensi) dalam mengikuti proses pengadaan barang jasa tetaplah sesuai aturan yang berlaku.

 

“Persaingan lelang pengadaan barang jasa merupakan keniscayaan oleh karena itu kita harus sepakat untuk berpegang teguh kepada aturan yang berlaku, agar pembangunan dinikmati oleh seluruh masyarakat Bumi Tegar Beriman,”katanya saat membuka musyawarah kerja cabang (Mukercab) Gapensi Kabupaten Bogor di Hotel Lorin, Sentul, Kamis (28/3/19).

 

Iwan Setiawan mengajak pengurus dan anggota Gapensi ikut berperan membangun Kabupaten Bogor.

 

“Mari kita membangun Kabupaten Bogor yang Termaju, Nyaman dan Bekeradaban dengan perannya seperti Gapensi dengan hasil pembangunannya yang berkualitas,” tambahnya.

 

Wabup juga mengungkapkan agar pengusaha kontruksi Kabupaten Bogor menikmati proyek pembangunan maka Iwan menuturkan harus ada evaluasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, organisasi pengusaha bersama Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor.

 

“Kita bukan ingin melanggar aturan tapi mencari solusi bagaimana proyek pembangunan bisa dinikmati warga Bogor apalagi saya yakin mereka lebih bertanggung jawab menjalankan proyek karena ini kampung mereka, kita akan coba diskusikan ini dengan Kejari Kabupaten Bogor untuk mencari solusinya dan selain itu pengusaha kontruksi Bogor juga harus mengupgrade kualitas agar tidak kalah dengan pengusaha kontruksi yang berasal dari luar Kabupaten Bogor,” jelas Wabup.

 

Adapun Ketua Gapensi Kabupaten Bogor Enday Dasukis menyatakan dinamika peraturan dan undang-undang yang berlaku terbilang sangat dinamis bahkan cenderung inkonsisten.

 

“Dengan aturan dan undang-undang proses pengadaan barang jasa yang sangat dinamis semoga tidak membuat gaduh karena masing-masing pihak bertahan pada interpretasi aturan yang mungkin berbeda, walau begitu kami Gapensi Kabupaten Bogor tidak pernah gentar bersaing dengan pengusaha yang berasal dari luar Kabupaten Bogor tetapi kami ingin Pemerintah Kabupaten Bogor juga menjalankan aturan yang sesuai yang sebenarnya,” kata Enday.

 

Sementara itu, Ketua Gapensi Jawa Barat Susilo Wibowo menjelaskan untuk meningkatkan atau mengupgrade pengusaha kontruksi maka sesuai Undang-Undang nomor 2 tahun 2017 jajarannya akan melakukan akreditasi.

 

“Jika asosiasi pengusaha sudah melakukan akreditasi maka asosiasi tersebut berhak membentuk lembaga sertifikasi badan usaha, dengan berhak mengeluarkan sertifikasi maka kita akan lebih maksimal dalam mencetak pengusaha muda dan membantu pemerintah tidak hanya dalam pembangunan tetapi juga berperan serta dalam mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan pendapatan masyarakat,” jelas Susilo. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Refer

Ramai-ramai Kades Se-Kabupaten Melawi “Duduki” Desa Sukamanah, Ada Apa!

 

BOGORUPDATE.COM – Para Kades yang jumlahnya hampir ratusan orang menduduki desa Sukamanah, siang tadi (28/3/19). Ternyata mereka datang beramai-ramai itu untuk study banding.

 

Dalam sambutanya kepala Dinas BPMPD Kabupaten Melawi, Propinsi Kalimantan Barat diwakili kabid nya, Triwahyu mengatakan agar peserta belajar banyak manajemen dan tata kelola desa.

 

“Menyenangkan dan terima kasih atas sambutannya yang sangat baik. Saya rasakan suasana lain disini, 15 tahun dikabupaten Melawi ini baru saya alami. Sederhana tapi penuh makna kita rasakan ini iklim yang baik, kita harus belajar lebih banyak yang dilakukan PKK disini, kami berikan dedikasi yang tinggi, backmarking disini kita tentukan langkah apa yang sudah dan belum dilakukan,” katanya.

 

“Titik awal dan titik balik dalam penataan dapat kita contoh disini. Bagaimana manajemen desa yang sudah berjalan. Menggali potensi diri kami yang belum muncul, melihat dan bisa dilakukan. Desa kita di Melawi dapat melakukan hal sama bahkan lebih, manfaatkan moment ini secara efektif. Hal penting juga bagaimana administrasi desa bisa lebih rapi,” papar dia.

 

Dijelaskan Triwahyu bahwa dana untuk desa sudah teralokasi, jika tidak dimanfaatkan jangan sampai tenggelam begitu saja. Contoh dan lihat masa jabatan pak Ismail sudah sampai ketiga dengan semangat tinggi, ujar Triwahyu

 

Sementara itu, Kades Sukamanah, Ismail S.Ip, memberikan ekpose potensi desa dan manajemen BUMDES. “Saya asli putra desa ini, kini ada peluang dalam keputusan MK bahwa siapapun tidak terikat domisili dalam pencalonan. Undang-undang itu menjamin kesempatan seluas-luasnya untuk memabangun desa, tanpa harus melihat status tempat tinggal. Maka saya mendorong staf untuk tampil menyalonkan diri. Saya 20 tahun memimpin desa, ini tentu dengan dua dasar yakni undang-undang dan dukungan masyarakat,” urai Ismail yang juga Sekretaris Apdesi kabupaten Bogor. (Agusbagja)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

​Ini Dia, 10 Pemilik Klub Sepak Bola Terkaya di Tahun 2019 Versi FORBES

Foto Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan, pemilik klub Manchester City

 

BOGORUPDATE.COM – Seiring perkembangan zaman, pengelolaan klub sepak bola modern mengalami banyak perubahan. Klub membuka keran investasi kepemilikan seluas-luasnya.

 

Pemilik klub tidak lagi dibatasi ruang. Seorang pengusaha asal China misalnya, amat memungkinkan jika ia jadi pemilik klub Inggris atau Italia.

 

Bisnis sepak bola yang mendatangkan keuntungan wah membuat banyak pengusaha kaya raya dari berbagai penjuru dunia getol melakukan investasi dengan cara membeli sebuah klub.

 

Tidak hanya sekedar membeli klub, pengusaha-pengusaha tersebut juga tak sungkan untuk mengeluarkan dana fantastis untuk mendatangkan banyak pemain bintang di setiap periode transfer.

 

Berikut adalah 10 pemilik klub sepak bola terkaya di tahun 2019 versi Forbes:

 

10. Zhang Jindong
Inter Milan sukses menjual 68,55% saham klub kepada perusahaan ritel raksasa asal China, The Suning Group pada 2016 silam. Saham itu memiliki nilai sebesar 270 juta Euro, atau setara dengan Rp 4,1 triliun.

 

Pemilik klub, Zhan Jindong diduga memiliki kekayaan yang mencapai 5,2 miliar poundsterling.

 

Di bawah kepemimpinannya, ​Nerazzurri juga memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat, sempat berada di peringkat tujuh klasemen sementara dan absen dalam beberapa edisi ​Champions League, kini skuat asuhan Luciano Spaletti berada di peringkat tiga dan di musim 2018/19 juga sukses kembali berlaga di Eropa.

 

9. Aiyawatt Srivaddhanaprabha
Peristiwa memilukan terjadi di dunia sepakbola di tahun 2018, Vichai Srivaddhanaprabha yang juga jadi pemilik Leicester City meninggal dunia karena kecelakaan helikopter pasca menyaksikan timnya bertanding melawan West Ham United, Oktober silam.

 

Kendati sang pemilik sudah meninggal dunia, hal tersebut tak lantas membuat The Foxes terbengkalai, sebaliknya klub yang sukses menjuarai ​Premier League pada tahun 2015/16 itu kini ditangani oleh putra kandung Vichai, Aiyawatt Srivaddhanaprabha.

 

Kekayaan pria asal Thailand ini diprediksi mencapai angka 5,93 miliar Dollar AS.

 

8. Robert Kraft
Sosok Robert Kraft sepertinya sudah tak asing lagi di dunia olahraga, dia memiliki klub National Football League (NFL) New England Patriots di tahun 1994.

 

Tak puas menguasai satu bidang olahraga, pria asal Amerika Serikat itu juga membentuk klub sepak bola, New England Revolution dua tahun berselang.

 

Kekayaan Kraft saat ini diprediksi sudah berada di angka 6,5 miliar Dolar AS.

 

7. Shahid Khan
Pengusaha asal Amerika Serikat nampaknya memang sudah mulai serius untuk mengepakkan sayapnya ke dunia sepakbola, selain Robert Kraft, pemilik klub NFL, Jacksonville Jaguars, Shahid Khan juga memutuskan untuk membeli Fulham pada tahun 2013.

 

Sayang setelah berhasil promosi ke​ Premier League pada tahun 2018-2019, The Cottagers gagal tampil konsisten dan bahkan sudah dua kali melakukan pergantian manajer karena terus berada dalam zona degradasi.

 

Kekayaan pria yang juga memiliki sedikit darah Pakistan itu diprediksi mencapai angka 6,8 miliar Dolar AS.

 

6. Stanley Kroenke
Stanley Kroenke atau yang lebih dikenal dengan nama Stan Kroenke memang bukanlah sosok yang asing lagi di dunia sepak bola, pria asal Amerika Serikat ini menjadi pemilik 70 persen saham Arsenal sejak tahun 2011.

 

Sebelum menguasai sebagian besar saham​ The Gunners, dia terlebih dulu menjadi pemilik klub NFL, Los Angeles Rams, Colorado Avalance yang tampil di kompetisi National Hockey League (NHL) serta National Lacrosse League (NLL) Colorado Mammoth.

 

Sayang meski kekayaannya mencapai angka 8,7 miliar Dolar AS, Kroenke termasuk pelit mengeluarkan dana untuk ​Arsenal di​ bursa transfer.

 

Bahkan pada periode transfer Januari silam, klub yang tengah dilatih Unai Emery itu juga hanya mendatangkan pemain baru dengan status pinjaman.

 

5. Philip Anschutz
Tak puas hanya memiliki klub ternama NBA, Los Angeles Lakers serta NHL (National Hockey League), Los Angeles Kings, pialang saham asal Amerika Serikat, Philip Anschutz juga memutuskan untuk membeli klub Major League Soccer (MLS) Los Angeles Galaxy.

 

Kekayaan pria yang kini berusia 79 tahun itu pun diprediksi mencapai angka 10,9 miliar Dolar AS.

 

4. Roman Abramovich
Sosok satu ini jelas sudah tidak asing lagi, Roman Abramovich memutuskan untuk membeli ​Chelsea dari Ken Bates pada tahun 2013.

 

Kedatangan Abramovich pun membuat ​The Blues kembali menjelma jadi tim kuat dan disegani, baik di Inggris maupun Eropa. Mereka pun sudah memenangkan berbagai trofi bergengsi seperti empat Premier League, lima FA Cup dan tentu saja dua gelar Eropa, Champions League dan Europa League.

 

Kekayaan pria asal Rusia tersebut diduga mencapai angka 12,4 miliar Dolar AS. Sayang, kini batang hidung Roman Abramovich sudah jarang terlihat di Stamford Bridge, pasalnya dia kesulitan masuk Inggris karena terkendala masalah visa.

 

Hal ini kemudian memunculkan kabar jika ​Chelsea tengah diminati oleh investor baru, yakni Sir Jim Ratcliffe yang juga merupakan pengusaha asal Inggris di bidang perminyakan. Dia juga memiliki klub sepakbola asal Swiss, Lausanne Sport.

 

3. Keluarga Agnelli
Memiliki ​Juventus sejak tahun 1947, sepertinya kita tak perlu merasa terkejut melihat keluarga Agnelli di dalam daftar ini. Keluarga Agnelli diduga memiliki kekayaaan yang mencapai angka 10,4 miliar poundsterling.

 

Hal ini sepertinya juga cukup dipengaruhi dengan strategi transfer yang mereka terapkan. Seperti diketahui, ​Bianconeri memang gemar mendatangkan pemain anyar secara gratis, antara lain Andrea Pirlo, Emre Can, Sami Khedira, dan terakhir Aaron Ramsey.

 

Tidak hanya berhasil mendatangkan pemain berkualitas secara cuma-cuma,​ Juve juga mengejutkan publik dengan memboyong​ Cristiano Ronaldo dari ​Real Madrid pada musim panas 2018 lalu.

 

2. Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan
​Manchester City kini dikenal sebagai salah satu klub ternama, baik di Inggris maupun Eropa, hal tersebut tak lepas dari campur tangan sang pemilik klub, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan yang memutuskan untuk membeli ​The Citizens pada tahun 2008.

 

Tidak hanya menguasai City, pria asal Dubai, Uni Emirat Arab tersebut juga membentuk City Football Group dan memiliki klub Major League Soccer (MLS) New York City FC. Total kekayaan Sheikh Mansour diduga mencapai 17 miliar poundsterling.

 

1. Dietrich Mateschitz
Masih sama dengan tahun sebelumnya, Dietrich Mateshitz tetap menjadi pemilik klub sepakbola terkaya. Sebelum melebarkan sayap usahanya ke dunia sepakbola, pria asal Austria ini merupakan pendiri sekaligus pemilik Red Bull.

 

Klub sepak bola yang dia miliki adalah New York Red Bull, tak puas dengan satu klub, Mateschitz juga menjadi pemilik Red Bull Salzburg dan RB Leipzig.

 

Sebelum merambah ke dunia sepak bola, pria berusia 74 tahun ini terlebih dulu memiliki dua tim F1, Red Bull Racing dan Toro-Rosso Honda. Jumlah kekayaannya mencapai angka 17,8 milyar poundsterling atau 18,9 miliar Dolar AS.

 

 

 

 

 

Editor : Refer
Sumber: Bola.com, 90min

Satpol PP Segera Sidak PT. Bentonit Alam Indonesia

 

BOGORUPDATE.COM- Terkait dugaan pencemaran udara dari PT. Bentonit Alam Indonesia, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten Bogor, menurunkan anggota PPNS ke lokasi Jalan Rawa Haur No.99 RT 03 RW 03 Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

 

Tugas yang dilakukan anggota PPNS tersebut, akan mengecek secara langsung terkait dugaan pencemaran udara yang mengakibatkan sejumlah warga terserang penyakit asma.

 

“Minggu ini, kita turunkan PPNS untuk melakukan pemeriksaan terkait adanya aduan warga yang terkena pencemaran udara itu,” terang Kabid Perundang – Undangan Pol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho kepada wartawan, melalui telepon ngenggamnya, Rabu (27/03/2019).

 

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengecek kelokasi pabrik milik PT. Bentonit Alam Indonesia, yang dikeluhkan warga setempat.

 

“Jika ditemukan pelanggaran, ya terpaksa kita hentikan. Intinya, kami sebagai petugas yang diberikan kewenangan oleh pemerintah daerah akan menjalankan dengan baik sesuai peraturan daerah yang ada,” ujarnya.

 

 

Direktur Eksekutif  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor, Zentoni mengatakan jika DLH harus turun ke lapangan dan usut tuntas ke akar-akarnya atas dugaan pencemaran tersebut.

 

” LBH Bogor siap advokasi sebagai kuasa hukum warga, untuk menggugat perusahaan yang diduga mencemarkan lingkungan itu,” tegas Zentoni.(red)

 

 

Editor : Refer

Prediksi PERSIJA vs KALTENG PUTRA: David vs Goliath?

Sumber foto: Indosport.com

 

BOGORUPDATE.COM – Persija Jakarta, sang juara bertahan Piala Presiden, kampiun Liga 1 musim lalu, akan ditantang Kalteng Putra, klub promosi dari Liga 2, pada babak delapan besar Piala Presiden 2019.

 

Dihelat di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (28/3/2019), pertarungan kedua kesebelasan layak distempel sebagai duel David versus Goliath.

 

Kalteng Putra tentu bukan lawan sepadan bagi Persija. Namun, tim berjuluk Macan Kemayoran itu perlu waspada. Lupakan sejenak status Kalteng Putra sebagai tim terbaru di Liga 1. Nyatanya, Patrich Wanggai dan kawan-kawan berhasil mempermalukan sejumlah klub besar di babak penyisihan grup Piala Presiden.

 

PSM Makassar dan Persipura Jayapura telah merasakan hegemoni tim berjuluk Laskar Isen Mulang tersebut.

 

Persija Jakarta pun menjadi was-was. Belum lagi ditambah, Macan Kemayoran terancam tanpa diperkuat lima pemainnya, dengan dua di antaranya telah dipastikan absen. Novri Setiawan dan Sandi Darman Sute masih bergelut dengan cedera.

 

Dengan Riko Simanjuntak, Andritany Ardhiyasa, dan Rohit Chand masih diragukan kebugarannya seusai membela timnas masing-masing.

 

“Pasti untuk mereka (para pemain timnas) akan sangat sulit. Terutama Riko yang bermain cukup banyak dengan Persija dan melakukan perjalanan jauh dari Myanmar,” ujar pelatih Persija, Ivan Kolev pada konferensi pers sebelum pertandingan di Stadion Patriot, Rabu (27/3/2019).

 

“Juga Rohit yang baru tiba dari Kuwait (setelah membela Timnas Nepal). Sangat disayangkan Novri dan Sandi tidak bisa bermain karena cedera,” kata arsitek asal Bulgaria itu.

 

Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliveira, menyebut Persija sebagai lawan yang istimewa. Tim ibu kota dinilainya punya faktor pendukung super lengkap. Kolaborasi materi pemain yang mumpuni dengan pendukung yang loyal membuat Persija diunggulkan.

 

“Saya bangga berada di sini untuk pertandingan melawan Persija karena kami tidak lebih baik dari Persija. Mereka tim juara, dengan dukungan suporter yang istimewa,” ujar Gomes.

 

Kendati demikian, Gomes menolak menyerah sebelum bertanding. Tim berjulukan Laskar Isen Mulang itu berkekuatan lengkap untuk menantang tuan rumah. Tak ada satu pun pemain yang absen atau pun cedera. Demi membawa harum nama Palangkaraya, Kalteng Putra tak ragu untuk mempermalukan tim ibu kota.

 

“Kami akan melakukan yang terbaik dan mengandalkan kolektivitas, karena membangun tim baru tidak mudah. Besok akan kami tunjukkan ke masyarakat bahwa kami akan berjuang demi bagian dari kebanggaan masyarakat Palangkaraya,” terang Gomes.

 

“Saya pikir kami akan tunjukkan kami bisa menang melawan siapa saja. Kami datang dengan kepercayaan diri yang tinggi. Kami akan melakukan yang terbaik dan siap bekerja maksimal,” tutur pelatih asal Brasil itu.

 

Prakiraan Pemain:
Persija Jakarta (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (K); Ismed Sofyan, Steven Paulle, Ryuji Utomo, Dany Saputra (B); Rohit Chand, Ramdani Lestaluhu, Bruno Matos (T); Heri Susanto, Riko Simanjuntak, Silvio Escobar (D)
Pelatih: Ivan Kolev

 

Kalteng Putra (4-3-3): Dimas Galih (K); Bobby Satria, O.K. John, Rafael Jesus, Wasyiat Hasbullah (B); Fajar Handika, Yu Hyun-koo, Gede Sukadana (T); Diogo Campos, Feri Pahabol, Patrich Wanggai (D)
Pelatih: Gomes de Oliveira

 

 

 

 

Editor : Refer
Sumber : Bola.com

IPB Resmi Luncurkan Renstra Periode 2019-2023

 

BOGORUPDATE.COM – Institut Pertanian Bogor (IPB) secara resmi meluncurkan Rencana Strategis (renstra) periode 2019-2023. Kegiatan itu dilakukan pada Rabu (20/3/19) di Auditorium FMIPA, Kampus IPB Dramaga. Rencana Strategis IPB Periode 2019-2023 merupakan dokumen perencanaan lima tahunan IPB yang menjabarkan rencana lima tahun pertama dari Rencana Jangka Panjang IPB Periode 2019 – 2045.

 

“Target IPB untuk mencapai Top 500 QS World University Ranking, Top 100 Asia dan Top 3 Peringkat perguruan tinggi nasional menjadi agenda yang diharapkan dapat diwujudkan dalam periode lima tahun mendatang,” ujar Ketua Lembaga Pengembangan Institut, Dr. Ernan Rustiadi.

 

Dr. Ernan mengatakan, untuk dapat mewujudkan agenda tersebut maka perlu disusun program-program dan kegiatan secara sistematis, terarah dan terukur yang kesemuanya bermuara kepada pencapaian agenda IPB 2019-2023.

 

“Renstra IPB periode 2019-2023 menjadi dokumen yang sangat penting dan dibutuhkan sebagai panduan bagi IPB dalam menyusun program dan kegiatan selama lima tahun ke depan,” tutur Dr. Ernan.

 

Dr. Ernan menginginkan ke depannya, ada sebuah keselarasan antara renstra IPB dengan renstra di seluruh unit yang ada di IPB. Secara periodisasi misalnya, jika renstra IPB menggunakan jangka waktu lima tahun, maka dari fakultas hingga departemen atau program studi dan unit lain harus mengikuti.

 

Sementara itu, Rektor IPB, Dr. Arif Satria mengatakan, periode 2019-2023 merupakan fase yang fokus pada penguatan berbasis riset atau Research Base University (RBU). Hal ini dilakukan melalui penguatan budaya riset, peningkatan kinerja riset dan penguatan relevansi yang melahirkan inovasi yang telah diakui reputasinya.

 

Untuk mendukung penguatan berbasis riset itu, IPB juga melakukan pengembangan inovasi dan bisnis dengan dukungan kuat dari sistem manajemen riset, sarana prasarana pendidikan dan penelitian, pendanaan, sistem informasi manajemen, sistem insentif untuk publikasi, serta manajemen inovasi dan kekayaan intelektual.

 

“Saat ini kita harus berpikir agar kita tidak lambat menghadapi perubahan, jangan sampai regulasi yang lambat menghambat kita, sementara perubahan datang dengan cepat,” ucap Rektor IPB.

 

Oleh karenanya, menurutnya kini dibutuhkan kekompakan antara semua bagian yang ada di IPB, mulai level institut hingga ke departemen atau prodi dan unit-unit yang ada di bawahnya. Dengan diluncurkannya Renstra IPB periode 2019-2023 ini, Rektor IPB berharap semua bagian dapat berkolaborasi membangun IPB ke depan dalam menghadapi era industri 4.0 dan mencapai tujuan jangka panjang menuju Techno-Sosio Entrepreneurial University (TSEU). (Rz/Zul

 

 

 

 

Editor : Refer
Sumber : Humas IPB