Lima Pelaku Curat Diciduk Polres Bogor

 

BOGORUPDATE.COM – Aparat Gabungan Polres Bogor melalui Sat Reskrim, berhasil melakukan penangkapan terhadap 5 pelaku tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (curhat) dengan modus gembos ban, Area Gor Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, Rabu (13/03/2019) dini hari, sekira pukul 02.00 WIB.

 

Informasi yang didapat dari realise Humas Polres Bogor, Dari pemeriksaan terhadap kelima pelaku yang berhasil ditangkap berinisial SP (36), AM (32), NJ (42), HR (28), NA (31) pencurian tersebut dilakukan dengan cara masuk ke dalam Bank BCA. Kemudian mengamati Nasabah An. Fadhlul Anshar (25) yang sedang mengambil uang dalam jumlah banyak, setelah mendapat target nasabah dan nasabah keluar dari bank,” kata Humas Polres Bogor, AKP Ita, kepada bogorupdate.com

 

Menurutnya, peristiwa ini terjadi pada Senin (4/3/2019) sekira pukul 10.20 WIB di Area Gor Pakansari Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor. Kemudian salah satu pelaku mengikuti nasabah ke mobil sambil menghubungi tersangka yang lain yang tidak jauh di daerah sekitar. Kemudian salah satu pelaku menaruh paku yang terbuat dari gagang payug yang ditancapkan ke sebuah sendal jepit ke ban belakang mobil Nasabah.

 

“Setelah itu, mobil nasabah diikuti oleh para Pelaku dengan menggunakan sepeda motor, setelah ban mobil Nasabah kempes kemudian dua orang pelaku mendekati mobil dan mengambil uang di dalam mobil disaat nasabah membetulkan ban mobil yang kempes,” tambah AKP Ita.

 

Selanjutnya, para pelaku berkumpul di warung kopi di daerah Plaza Jambu Dua untuk membagikan uang hasil curian tersebut.

 

“Dari pengakuan pelaku, pencurian tersebut salah satunya diotaki oleh oknum Caleg berinisial S,” paparnya.

 

Adapun barang bukti dari pelaku yang diamankan pihak Polres Bogor, diantaranya 1 (satu) unit sepeda motor Suzuki Satria FU, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario, potongan payung, 8 (delapan) unit HP berbagai macam merk, 3 (tiga) buah busi motor, 4 (empat) pack kartu perdana Axis, 4 (empat) buah dompet, 2 (dua) buah kunci sepeda motor, 1 (satu) lembar STNK sepeda motor Honda Beat No. Pol B-4379-KEO dan uang sebesar Rp. 40.000.000. (cek)

 

 

 

 

Editor : Refer

Sudah Satu Bulan, Bantuan Non Tunai di Desa Cipambuan Mengendap

 

BOGORUPDATE.COM – Akibat terkendala dari penerima, sebanyak 60 karung beras dari bantuan non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Non PKH di Desa Cipambuan Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, belum tersalurkan.

 

Pihak Desa Cipambuan melalui Sekretaris desa Wahyudi mengatakan jika persoalan tersebut, akibat terkendala dari penerima sasaran yang memiliki kartu PKH tidak bisa mencairkan bantuan tersebut dari pihak bank BNI.

 

“Ada 60 karung untuk 30 warga penerima PKH maupun non PKH yang belum dibagikan, dan kondisi ini sudah satu bulan lamanya karena ada kendala dari kartu PKH yang dimiliki warga mengalami masalah,” kata Sekdes Cipambuan Wahyudi kepada bogorupdate.com, Selasa (19/03/2019).

 

Wahyudi menambahkan, Dari jumlah keseluruhan program non tunai PKH maupun non PKH di Desa Cipambuan sebanyak 390 karung beras dengan isi 10 Kg untuk 195 warga di 10 RT yang ada di 4 RW yang disalurkan Setiap Dua bulannya.

 

“Kami sudah koordinasikan persoalan ini kepada pihak petugas PKH kecamatan, dan nanti yang bersangkutan akan segera mengambil solusinya,” paparnya.

 

Sebelumnya, Ketua RT 03/01 Hendra (45) mengaku jika persoalan ini kembali lagi ke masyarakat penerima bantuan ini. Namun, karena warga kurang memahaminya, sehingga terjadilah kendala seperti ini.

 

“Ini ada kelalaian dari pihak warga penerima dan tidak mau repot juga. Jadi kendalanya ada yang kartunya diblokir, ada yang saldonya limited dan ada yang buku tabungannya ilang. Sehingga warga penerima tidak bisa mengambil bantuan tersebut. Jadi ini kelalaian warga sendiri yang tidak bisa memahami sosialisasi yang sudah dipaparkan pihak petugas PKH maupun pihak desa,”ujar Hendra.

 

Hendra berharap pihak petugas PKH segera menyelesaikan persoalan ini agar tidak berlarut-larut, sehingga keluhan wargapun bisa teratasi.

 

“Mudah-mudahan secepatnya petugas PKH bisa mengambil tindakannya, sehingga bantuan non tunai berupa beras tersebut tidak terus menerus mengendap di kantor desa,” pungkasnya. (cek)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Ini Pesan Kadisdik Untuk Juara OSN Tingkat Kota Bogor Tahun 2019

 

BOGORUPDATE.COM – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin berpesan kepada para juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) SD Tingkat Kota Bogor Tahun 2019 agar menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara maksimal jelang OSN SD Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019.

 

Pesan tersebut disampaikannya usai menyerahkan tropi dan uang pembinaan dalam bentuk tabungan di Halaman kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (18/03/19).

 

“Kedepan perjuangan dan persaingan yang akan semakin berat karena akan bertemu dengan para jawara dari wilayah lain di Jawa Barat. Sudah barang tentu kalian membawa nama Kota Bogor untuk memperebutkan juara di tingkat Provinsi Jawa Barat,” katanya.

 

Di hadapan jajaran Disdik Kota Bogor, Fahrudin didampingi Sekretaris Disdik Kota Bogor, Jana Sugiana menyerahkan tropi dan uang pembinaan kepada enam siswa juara OSN SD Tingkat Kota Bogor yang berasal dari sekolah negeri dan swasta di Kota Bogor.

 

Adapun keenam siswa tersebut terbagi menjadi dua kategori, yakni mata lomba matematika, Keisha Namira Aqueena sebagai juara I dari SDN Kencana 3, Yemima Sylva.K sebagai juara II dari SDS BPK Penabur dan Rd.Surawisesa Ridwan.S sebagai juara III dari SDS Insan Kamil.

 

Untuk mata lomba IPA, keluar sebagai juara I adalah Nurul Fatihah dari SDN Semeru 5, juara 2 direbut Azma Nandita dari SDS Pertiwi dan juara 3 disabet Jeremy Jordan.H dari SDS Penabur.

 

Para juara secara langsung menerima hadiah dari Kepala Disdik dan Sekretaris Disdik Kota Bogor usai pelaksanaan apel rutin senin pagi.

 

“Masing-masing juara mendapatkan uang pembinaan sebesar; Rp 3 juta untuk juara I, Rp 2,5 juta untuk juara II dan Rp 1,5 juta untuk juara III, yang akan langsung ditransfer melalui rekening masing-masing para juara,” kata Plt. Kasi Kesiswaan SD Disdik Kota Bogor, Jajang Koswara. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

KPK Geledah Rumah Mantan Ketum PPP Romahurmuziy, Sita Laptop

Foto ilustrasi

 

BOGORUPDATE.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (RMY) di Condet, Jakarta Timur, Senin (18/3/19).

 

“Selain menggeledah di kantor Kemenag dan DPP PPP, setelah itu tim juga ditugaskan lakukan penggeledahan di rumah RMY di Condet,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, dilansir Antara, Selasa (19/3/19).

 

Penggeledahan itu dilakukan dalam rangka penyidikan kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Romahurmuziy adalah salah satu tersangka dalam kasus suap tersebut.

 

Dari penggeledahan di rumah Romahurmuziy, KPK menyita barang bukti elektronik berupa laptop.

 

Sebelumnya, KPK pada Senin (18/3/19) juga telah menggeledah ruang kerja Menag Lukman Hakim Saifuddin dan menyita sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar AS.

 

Febri mengatakan, uang pecahan rupiah yang disita senilai seratusan juta rupiah. Sedangkan pecahan dolar AS masih dihitung oleh tim.

 

Selain ruang kerja Menag, KPK juga menggeledah dua ruangan lainnya di gedung Kemenag, yaitu ruang Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan ruang Kepala Biro Kepegawaian.

 

KPK mengamankan sejumlah dokumen terkait proses seleksi kepegawaian, baik bagaimana tahapannya dan juga hasil seleksi dari kepegawaian tersebut.

 

Selain itu, diamankan juga dokumen-dokumen terkait hukuman disiplin yang diberikan pada salah satu tersangka Haris Hasanuddin (HRS) yang kemudian dipilih sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur.

 

Selanjutnya, KPK pada Senin (18/3/19) juga menggeledah kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Jakarta.

 

Penggeledahan dilakukan di ruang ketua umum, ruang bendahara umum, dan juga ruangan yang berisikan informasi-informasi administrasi. KPK mengamankan dokumen-dokumen terkait dengan posisi Romahurmuziy di PPP.

 

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019.

 

Diduga sebagai penerima anggota DPR periode 2014-2019 Muhammad Romahurmuziy (RMY).

 

Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

 

 

 

 

 

Editor : Refer
Sumber : Antara

Bupati Ade Yasin Minta Program dan Kegiatan Perangkat Daerah Mendukung Pembangunan Kabupaten Bogor

 

BOGORUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar apel kesadaran nasional setiap tanggal 17 secara serentak. Salah satunya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan salah satu upaya peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), pada Senin (17/3/19).

 

Dalam sambutannya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Wawan Munawar Sidiq membacakan sambutan Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan program dan kegiatan yang direncanakan setiap perangkat daerah agar benar-benar mendukung tema pembangunan tahun 2020 yaitu membangun masa depan Kabupaten Bogor dengan pancakarsa karena pancakarsa adalah program unggulan Bupati dan Wakil Bupati yang harus didukung oleh semua elemen aparat Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang cerdas, sehat, maju, membangun dan berkeadaban.

 

“Oleh karena itu, dalam merumuskan rancangan akhir renja dan RKPD tahun 2020 semua perangkat daerah harus memprioritaskan program pancakarsa yang diukur oleh indikator kinerja masing masing dan kurangi kegiatan kegiatan yang tidak strategis serta tidak mendukung pencapaian indikator kinerja dalam mewujudkan cita cita pancakarsa yang telah saya tetapkan tentunya dengan memperhitungkan kemampuan anggaran,” katanya.

 

Ia juga mengatakan, sejalan dengan tuntutan untuk menyikapi revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi informasi digital, diharapkan agar program strategis pancakarsa dapat dilaksanakan berbasis smart city dan smart village baik smart society, smart living, smart economy, smart goverance, smart branding dan smart environment.

 

Wawan juga melanjutkan membacakan sambutan Bupati Bogor, pada bulan April mendatang, kita akan melaksanakan agenda besar yang membutuhkan perhatian serius dalam pelaksanaannya yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan anggota legislatif. Inilah momentum ketika seluruh warga masyarakat dewasa yang telah memiliki hak pilih turut berkontribusi menentukan wajah Indonesia di masa mendatang serta bersatu tekad dalam kehendak yang sama untuk memajukan Indonesia.

 

“Pada momentum itulah kedewasaan politik masyarakat diuji, mengingat masyarakat kita sangat beragam dan majemuk, terlebih situasi pemilu menghadapkan masyarakat pada perbedaan pilihan dalam konteks yang lebih luas, menyentuh aspek kenegaraan,” ujarnya. (Ra)

 

 

 

 

Editor : Refer