Apel 3 Pilar Sukseskan Pesta Demokrasi

 

BOGORUPDATE.COM – Dalam rangka Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) Pemiliham Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019 pada 17 April mendatang, Kapolda Jabar Irjen. Pol Drs. Agung Budi Maryoto. M.Si menghadiri Apel 3 Pilar dan Rapat Koordinasi (Rakoor) bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong Kabupten Bogor, Selasa (12/03/2019).

 

Kapolda Jabar menyampaikan bahwa kegiatan Apel 3 Pilar tersebut untuk mensinergikan antara TNI-POLRI dan Pemerintah Daerah atau Kepala Desa/Lurah untuk bersama-sama bisa mensukseskan pesta demokrasi pada pemilu nanti.

 

“Kami akan menghidupkan kembali program Siskamling untuk mengantisipasi informasi Hoax. jadi dengan adanya siskamling, ngariung bareng terjadinya interaksi sosial dengan masyarakat dengan petugas yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Lurah. Sehingga jika ada informasi apa-apa cepat segera disampaikan sehingga kita bisa mengambil solusinya dengan cepat”. Tegas Kapolda Jabar Irjen. Pol Drs. Agung Budi Maryoto. M.Si dalam sambutannya.

 

Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan ini, oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, Wakapolda Jabar Brigjen Akhmad Wiyagus. S.Ik, M.Si, MM, Danrem 061 Suryakancana, Kapolresta Bogor, Kapolresta Depok, Dir Propam Polda Jabar, Dir Binmas Polda Jabar, Dir Intel Polda Jabar, Kapolres Bogor, Dandim 0606 Bogor Kota, Dandim 0621 Kab. Bogor, Dan Denpom III / 1 Bogor, Bupati Bogor, Wakil Walikota Bogor, Ketua Pengadilan negeri Cibinong, Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong, Ketua KPU Kab. Bogor, Ketua Bawaslu Kab. Bogor, Ketua KPU Kota Bogor, Ketua Bawaslu Kota Bogor, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Kapolsek Se Kab. Bogor, Ketua MUI Kab. Bogor, Camat se Kab/ Kota Bogor, Kades se Kab / Kota Bogor, Babinsa se Kodim Kota/ Kab. Bogor dan Babinmas Se Polres kota/ Kabupaten Bogor.

 

Sementara itu, terkait pengamanan selama Pemilu, Polda Jabar sendiri akan menurunkan sebanyak 23.000 personel yang akan disebar di seluruh wilayah di Jabar. (cek)

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Baru Berumur Jagung, Jalan Ini Sudah Rusak

 

BOGORUPDATE.COM – Meski baru berumur jagung, kondisi Jalan Raya lingkar Laladon – Dramaga Kabupaten Bogor, sudah rusak. Hal inipun banyak dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan.

 

Berdasarkan informasi masyarakat setempat, pembangunan jalan lingkar Laladon – Dramaga sendiri baru berumur kurang lebih Satu tahun dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor pada Tahun 2018 di bulan januari dan selesai pada tahun 2019 lalu.

 

Tapi kondisi jalan sudah hancur dikarenakan banyak dilalui kendaraan besar seperti truck dan lainnya. Wargapun berharap pemerintah segera merespon hal ini, kata Ade (45) kepada Bogorupdate.com

 

Menanggapi persoalain ini, Sekjend DPP Pemuda Nasional (Pemnas), Sandi M. Ilham menilai pembangunan Jalan Lingkar Laladon – Dramaga yang baru dibangun terdapat keanehan. Pasalnya, jalan yang dinilai baru dibangun ini sudah rusak.

 

“Ini ada keanehan. Kenapa baru dibangun sudah hancur, PUPR harus bertanggung jawab tentunya juga pelaksana yaitu PT YASUBA DWI PERKASA, konsultan pengawasnya PT NASUMA PUTRA yang sebelumnya melaksanakan pembangunan tersebut,” tegas Sandi.

 

Sandi menambahkan, selaku pelaksana dalam hal ini PUPR selain membongkar fisik yang ada dan membangun ulang kembali, juga jangan lupa untuk sanksi administratifnya.

 

“Kan itu juga jadi kewajiban pelaksana untuk membayar sanksi,” kata Sandi.

 

Ditempat terpisah kepala UPT infrastruktur Wilayah Ciomas, Asep menegaskan terkait persoalan ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pemborong, dan mengecek langsung ke lapangan.

 

“Memang betul adanya kerusakan, LC nya rusak di sta 0+950 – sta. 1+150 Yang rusak. Dan saya menegaskan Bulan ini, mereka harus segera dibongkar dan di perbaiki, ” singkat Asep. (cek)

 

 

 

 

Editor : Refer

UNHAN Bersama Media Massa Gelar Silaturahmi

 

BOGORUPDATE.COM – Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko, S.IP., M.AP melaksanakan silaturahmi dengan insan media masa dengan tema “ Melalui Semangat Bela Negara Kita Tingkatkan Tali Silaturahmi dan Sinergitas Unhan dan Media Massa”, bertempat di Aula Serba Guna Gedung Auditorium, Lt.2 Kampus Bela Negara, Komplek IPSC Sentul, Selasa (12/3/19).

 

Kegiatan silaturahmi ini dibuka Rektor Unhan yang diwakili oleh Wakil Rektor II Bid Umum dan Keuangan Unhan Mayjen TNI Lasmono, M.Si (Han), dalam sambutan Rektor yang dibacakanya menyampaikan kegiatan ini dalam rangka menjalin hubungan baik dan sinergitas antara Unhan dengan insan pers untuk pencapaian publikasi Universitas Pertahanan yang maksimal dan berimbang dalam konteks pemberitaan yang positif sekaligus mensosialisasikan program-program Unhan seperti contohnya kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru yang dibuka tangal 1 Maret hingga 5 April 2019, wisuda Pascasarjana S2 Ilmu Pertahanan yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2019, serta tidak kalah penting dalam waktu dekat tepatnya bulan Juli 2019 Unhan akan kembali menyelenggarakan seminar internasional Indonesia Internasional Defense Science Seminar (IIDSS), dan program-program Unhan lainnya.

 

Media massa juga memiliki peran yang sangat penting untuk penyebaran informasi kepada masyarakat luas serta peran untuk Pertahanan Negara, selain itu media berperan untuk mempersatukan bangsa dan mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan bagian dari mewujudkan semangat Bela Negara yang disesuaikan dengan profesi masing-masing.

 

Dikatakan lebih lanjut, Unhan didirikan dalam rangka untuk membangun SDM Pertahanan Negara yang melibatkan seluruh masyarakat indonesia baik TNI maupun Sipil untuk paham dan sadar akan hak dan kewajibannya dalam pertahanan negara. melalui media massa inilah keberadaan dan keberhasilan Unhan dapat dipublikasikan dari awal berdirinya tahun 2009 hingga saat ini ditahun 2019 yang telah menginjak usia 10 tahun dengan perkembangan yang begitu pesat.

 

Dalam amanatnya Rektor Unhan menyampaikan bahwasannya kerja sama sinergis unhan dan Media Massa yang telah terjalin selama ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Pertahanan Negara, serta untuk tetap menjadi mitra Unhan dan bahu membahu secara bersama dalam membangun informasi yang mencerdaskan bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga terjalin kerja sama yang sinergis, harmonis guna tercipta pemberitaan yang berimbang, bermanfaat, dan bertanggung jawab.

 

Melalui kegiatan silaturahmi ini diperkenalkan juga profil Unhan tentang latar belakang pendirian Unhan, program studi yang diselenggarakan Unhan, proses pendidikan dan pengajaran di Unhan hingga sarana dan fasilitas yang mendukung proses belajara mengajar di Unhan.

 

Melalui event ini dilaksanakan kegiatan sosialisasi kepada insan media masa oleh Kabag Humas Unhan Sri Murtiana, S.Sos., M.M., tentang program beasiswa magister S2 Ilmu Pertahanan, mekanisme penerimaan mahasiswa magister S2 Ilmu Pertahanan, Visi dan Misi Unhan, program studi yang diselenggarakan oleh Unhan, kerjasama Unhan dengan berbagai perguruan tinggi di Dalam dan Luar Negeri, serta kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Unhan meliputi Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) dan Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN).

 

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh seluruh pejabat Eselon I, II, III dan IV Unhan dengan menghadirkan 40 media masa baik cetak, elektronik maupun online. (Rie)

 

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Lurah Cisarua Minta Pemerintah Pusat Ungkap Sindikat Imigran Gelap

Lurah Cisarua, kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Endang Somantri

 

BOGORUPDATE.COM – Saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Senin (11/3/19) Lurah Cisarua, kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Endang Somantri membuka informasi yang valid soal dampak dan keberadaan imigran asal daerah konflik yang sudah belasan bahkan puluan tahun sejak adanya kejadian perang teluk Timur Tengah dan Suriah tahun 90″ an. Warga negara Asal Afganistan dan negara – negara disekitar konflik itu yang difasilitasi PBB awalnya UNHCR dan IOM menempatkan daerah puncak sebagai tempat transit. Alih-alih imigran berstatus swaka itu ternyata ada pihak tertentu menjadikan ini berkembang lambat laun hingga modus ini ternyata dijadikan komoditas bisnis oleh pihak tertentu dalam jaringan berskala internasional dengan sokongan dana yang fantastik.

 

“Saya sudah 15 tahun menjadi kepala desa masalah ini tentu sudah berlangsung lama dan seperti telah berakar kuat. Mereka Imigran tentu membawa dampak positif dan negatif. Positifnya tentu ada akulturasi transfer pengetahuan dan ekonomi, dimana ada saling ketergantungan antara pemilik kontrakan atau villa dengan mereka, dimana mereka menyewa rumah yang disewakan penduduk Puncak. Sisi atau dampak negatif imigran pun mulai dirasakan seperti adanya kebutuhan biologis mereka juga sebagai manusia normal dalam pergaulan dengan warga setempat, yang akhirnya terasa ketika ada kejadian pernikahan yang melahirkan seorang anak dan adanya imgran wanita menjadi wanita panggilan Bahkan pernah ada informasi perbuatan amoral pada istri warga setempat oleh oknum imgran yang akhirnya berlaku hukum adat” ujarnya.

 

Diminta solusi atas keberadaan imigran ini, Endang Somantri yang asli penduduk Puncak itu meminta pemerintah pusat turun tangan terutama Imigrasi untuk mengawasi bahkan memutus rantai sindikasi dibalik modus suaka para imigran ini. Jangan sampai makin lama data imigran ini terus bertambah bahkan tidak pernah di deportasi sesuai dengan tujuan awal bahwa Puncak hanya tempat transit bukan negara tujuan mereka. Agus Subagja

 

 

 

 

 

Editor : Refer

Ini Dia Alasan Zidane Kembali Kepelukan Madrid

 

BOGORUPDATE.COM – Zinedine Zidane resmi kembali melatih Real Madrid pada Senin (11/3/2019). Zidane mengaku bersedia kembali ke Santiago Bernabeu, karena mencintai Madrid dan ingin membuat klubnya kembali digdaya.

 

Pelatih asal Prancis itu pergi dari El Real pada 31 Mei 2018. Zidane memilih hengkang akibat tidak lagi sejalan dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

 

Kepergian Zinedine Zidane memengaruhi performa Los Blancos. Dari 46 pertandingan yang sudah dijalani, Real Madrid hanya meraih 28 kemenangan, empat hasil imbang, dan menelan 14 kekalahan.

 

Rentetan hasil kurang memuaskan tersebut membuat Madrid berada di peringkat ketiga klasemen sementara La Liga dengan 51 poin, gagal ke final Copa del Rey, dan terhenti pada 16 besar Liga Champions.

 

Tak ingin terus terpuruk, manajemen Madrid kembali meminang Zidane. Legenda timnas Prancis itu akan duduk di kursi pelatih Los Blancos sampai 30 Juni 2022.

 

“Ini adalah tantangan besar dan saya tidak memikirkan masa lalu karena jika saya lakukan, saya tidak akan kembali. Ini lebih dari sekadar kembali ke Real Madrid. Saya benar-benar ingin memimpin proyek kedua ini dan melayani presiden, klub dan juga suporter,” jelas Zidane.

 

“Saya benar-benar ingin kembali dan tidak ada yang bisa membawa kegembiraan bagi saya untuk melatih klub ini dan memastikan mereka tampil lebih baik dibandingkan saya,” lanjutnya.

 

Real Madrid pun tercatat telah tiga kali berganti pelatih pada musim ini. Sebelum Zidane, Karim Benzema dkk. diasuh Julen Lopetegui (dipecat pada 29 Oktober 2018) dan Santiago Solari (dipecat pada 11 Maret 2019).

 

“Saya kembali bertanggung jawab atas proyek dengan energi baru setelah sembilan bulan keluar. Saya siap untuk sekali lagi mengalami apa artinya melatih Real Madrid dan berada di klub hebat yang sangat saya sukai,” papar pria yang akrab disapa Zizou tersebut.

 

Tercatat, dia sukses membawa Madrid merengkuh sembilan trofi juara, mulai dari satu gelar La Liga, satu piala Super Spanyol, dua trofi di ajang Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub, serta tiga gelar Liga Champions yang didapat secara beruntun.

 

 

 

 

 

Editor : RFR | Bola.com

Kemenlu: Siti Aisyah Tidak Bebas Murni

 

BOGORUPDATE.COM – Siti Aisyah, warga negara Indonesia yang dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam, telah kembali ke Indonesia, namun tidak bebas murni.

 

“(Putusan pengadilan) itu dia bebas, tetapi dia tidak bebas murni,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, di Jakarta, Senin (10/3/19).

 

Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal setelah acara penyerahan Siti Aisyah oleh pemerintah Indonesia kepada keluarganya.

 

Menurut Iqbal, bila ditemukan bukti baru yang memberatkan, Siti Aisyah masih dapat didakwa kembali.

 

“Jadi, masih ada kemungkinan kalau suatu saat nanti didapatkan bukti-bukti baru, dia bisa didakwa. Karena itu pengacara sempat meminta agar putusan bebas murni. Namun, hakim putuskan tidak bebas murni karena pertimbangan hakim sudah memutuskan ‘prima vacie’,” ujar dia.

 

Kasus pembunuhan Kim Jong-nam, dengan Siti Aisyah sebagai salah satu terdakwa pada 16 Agustus 2017 telah dinyatakan sebagai kasus “prima vacie”, yang berarti bukti dan saksi dinyatakan layak dan lengkap sehingga persidangan dapat dilanjutkan.

 

“Namun, yang jelas sekarang Siti Aisyah sudah bebas sesuai arahan dan niat harapan kita. Sekarang sudah bebas, itu yang penting dulu saat ini,” ucap Iqbal.

 

Dia pun kembali menekankan bahwa Siti Aisyah bukanlah bebas bersyarat. “Ini bukan bebas bersyarat. Bebas tapi tidak murni. Ada kemungkinan kalau di masa mendatang ada bukti baru yang ditemukan bisa didakwa,” jelasnya.

 

Sebelumnya, dalam persidangan di Mahkamah Tinggi Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Malaysia, yang dpimpin Hakim Dato’ Azmi Bin Ariffin pada Senin, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah, yang kasusnya mulai disidangkan pada 1 Maret 2017.

 

Siti Aisyah didampingi koordinator tim pengacara dari Kantor Hukum Gooi & Asyura, Gooi Soon Seng, pada sidang yang berlangsung mulai pukul 10.00 waktu setempat.

 

Hadir pula perwakilan pemerintah Indonesia dalam sidang tersebut, antara lain Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu Muhammad Iqbal dan Kepala Satgas Perlindungan WNI KBRI Kuala Lumpur Yusron B Ambary.

 

 

 

 

 

 

Editor : RFR | Antara

PKL Jalur Citeureup-Fisabilillah Tak Kunjung Ditertibkan, Bupati Geram!

 

CITEUREUP (Bogorupdate.com)
Terkait belum ditertibkannya para Pedagang Kaki Lima (PKL) liar di atas lahan PU atau jalur Citeureup-Fisabilillah tepatnya disamping Pasar Citeureup 1, membuat Bupati Bogor Ade Yasin Geram dan segera memanggil Satpol PP yang sejatinya bertugas sebagai Penegak Peraturan Daerah (Perda).

 

Pantauan Bogorupdate.com, Jalan Raya lingkar pasar atau Jalur Citeureup-Fisabilillah milik PU yang seharusnya digunakan untuk jalan umum, justeru dimanfaatkan segelintir oknum untuk kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan kepentingan orang lain. Pasalnya, jalan tersebut kini dijadikan untuk berjualan para PKL liar, bahkan kondisi jalan tersebut saat ini dipasangi Auning secara permanen dan diduga diperjual belikan kesejumlah pedagang yang mau menempatinya.

 

“Yang namanya PKL menggunakan jalan untuk berjualan itu sudah salah dan harus ditertibkan,” kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Senin (11/03/2019).

 

Ade menjelaskan, Jika jalan itu seharusnya berfungsi sebagaimana mestinya untuk kepentingan umum baik kendaraan roda dua dan empat, maupun pejalan kaki. Dengan begitu, Satpol PP harus tegas untuk menertibkanya dan tidak bisa berdiam diri.

 

“Saya akan segera panggil Satpol PP. Intinya Satpol PP harus tegas, bukan cuma di jalan PU saja, tapi disemua jalan yang telah digunakan oleh PKL liar yang jelas mengganggu ketertiban umum,” tukasnya.

 

Sebelumnya, PD Pasar Tohaga Kabupaten Bogor sangat keberatan dengan adanya PKL liar yang berada dijalan lingkar PU yang berimbas pada penurunan pendapatan para pedagang resmi. Bahkan para pedagang resmi juga mengancam akan melaporkan hal ini kepada ombudsman jika persoalan ini tak kunjung usai. (Cek)

 

 

 

 

 

Editor : RFR