Andi Arief Ditangkap, Sedang Nyabu Bersama Seorang Wanita di Kamar Hotel

 

JAKARTA – Wasekjen Demokrat Andi Arief ditangkap di Hotel Peninsula, Jakarta Barat karena narkoba. Saat ditangkap ada seorang wanita yang mengenakan blouse berwarna pink. Wanita tersebut diduga berprofesi sebagai artis.

 

Berdasarkan informasi yang didapat, wanita tersebut berinisial CJ dan sempat diperiksa di kamar hotel.

 

Namun untuk sementara pihak kepolisian menyatakan hanya satu orang yang ditangkap karena narkoba.

 

“Sementara ini hanya satu yang ditangkap tapi jika ada perkembangan dari hasil penyelidikan akan kita sampaikan,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3/2019).

 

Saat ditangkap, polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti seperti kondom, sedotan bong, rokok dan minuman.

 

Editor : Refer

Satpol PP Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait PKL di Jalan PU

CIBINONG, BOGORUPDATE.COM- Kendati Sekda Kabupaten Bogor telah merintahkan Satpol PP untuk segera membongkar puluhan lapak PKL permanen yang berada di Jalan Raya lingkar Citeureup atau PU tepatnya di samping Pasar Citeureup I, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, akan tetapi hingga kini petugas penegak Perda terkesan dilema.

 

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan  sudah memerintahkan Satpol PP dalam hal ini Kabid Penegakan Perundang-undangan Agus Ridho untuk segera membongkar lapak PKL diatas lahan jalan PU agar dikembalikan sebagaimana fungsinya.

 

“Tanyakan ke Agus Ridho kapan mau dibongkar. Karena saya sudah perintahkan itu,”kata Burhan kepada Bogorupdate.com, Senin (04/03/2019).

 

Sementara itu, Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten  Bogor, Agus Ridho saat dihubungi terkait pelaksaan pembongkaran jalan tersebut, ia justru terkesan melempar tanggung jawab.

 

“Silahkan ke pak Ruslan selaku Kabid Tibum yang mempunyai kewenangan,” singkatnya.(red)

 

 

Editor : Refer

Ratusan Pelajar Kota Bogor Ikuti Seleksi Popwilda 2019

 

KOTA BOGOR, Bogorupdate.com—Jelang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) tahun 2019, ratusan pelajar se-Kota Bogor mengikuti seleksi yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, di lapangan Basket Pajajaran, Kota Bogor, Senin (04/03/2019).

 

Kepala Dispora Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, seleksi bertujuan untuk mencari atlet-atlet Popwilda Kota Bogor tahun 2019. Seleksi berlangsung selama satu pekan dengan mempertandingkan delapan cabang olahraga (cabor), yakni, sepak bola, basket, bola voli, tenis lapangan, sepak takraw, pencak silat, dan bulu tangkis.

 

“Seleksi atlet Popwilda diikuti 730 peserta, 5 siswa SD, 269 SMP, dan sisanya pelajar SMA. Khusus untuk siswa SD seleksi ini sebagai pengalaman dan juga untuk data atlet Kota Bogor,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, dari hasil seleksi ini atlet yang lolos seleksi akan bertanding di ajang Popwilda pada bulan Juni di Bandung, jumlahnya sekitar 200 atlet.

 

“Melalui seleksi ini diharapkan Kota Bogor memperoleh atlet-atlet yang kualitasnya tidak diragukan. Oleh karena itu, pihaknya menyediakan tim seleksi dari mantan-mantan atlet dan pelatih tingkat Kota Bogor yang memiliki lisensi,” tambah Eko. (Rie)

 

 

Editor : Refer

6 Tahun Hilang, Jenazah Mantan Dosen IPB Disambut Haru Keluarga di Kediri

 

Kediri- Setelah menghilang selama 6 tahun, Son Haji (57) alumnus sekaligus mantan dosen universitas IPB dan UNAIR akhirnya dikebumikan senin siang (04/03/2019) di kampung halamannya Kediri, Jawa Tengah.

 

Kedatangan jenazah bungsu dari sembilan bersaudara di sambut haru oleh keluarga besarnya di Kediri, pihak keluarga mengaku telah kehilangan kontak dengan Son selama enam tahun terakhir, hal ini diungkap Banu salah keponakan Son Haji.

 

“sejak kurang lebih enam tahun lalu kami benar benar kehilangan kontak dengan om son, kita coba cari tapi ngga ketemu,”ujarnya kepada Bogorupdate.com.

 

Banu yang berdomisili di Bogor mengaku kaget setelah mendapatkan kabar bahwa pamannya mendapatkan kecelakaan dan berada di rumah sakit Ciawi Bogor.

 

“kaget waktu dapet kabar dari kediri om son kecelakaan dan ada dirumah sakit, kami pikir kondisinya cuma luka, ngga sangka kalau ternyata meninggal dunia,” imbuhnya.

 

Son Haji dimakamkan di pemakaman Tosaren Kediri diiringi keluarga besar dan rekan rekannya semasa hidup, tidak lama setelah tiba dan disholatkan.

 

Son Haji sendiri merupakan korban tembok turap yang rubuh pada Minggu, (3/03/2019). Ayah empat orang anak ini sedang membersihkan parit yang berada di depan rumah kontrakannya ketika tembok turap parit rubuh dan menimpa dirinya. Son Haji meninggal di tempat tidak lama setelah kejadian.(LA)

 

Editor : Refer

Ade Yasin Soroti Keberadaan Cafe Diatas Lahan PJKA

CITEUREUP – Terkait dugaan bangunan tak berizin berupa cafe dan arena bernyanyi (Room karaoke-red) diatas lahan Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) di Kampung Muhara RT 05 RW 08, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup, mendapat sorotan dari Bupati Bogor Ade Yasin.

 

Orang nomor satu di bumi tegar beriman ini  mengatakan persoalan tersebut masuk dalam program Nongol Babat (Nobat) yang saat ini sedang digalakan diera kepemerintahannya. Namun ia akan mengkaji terlebih dulu terkait keberadaan tempat yang diduga dijadikan sarang maksiat.

 

“Nanti kita kaji dulu yah, soalnya saya belum mendapat laporan. Tapi yang namanya Nobat itu tidak hanya tempat maksiat saja juga bangunan liarpun kita tertibkan,” katanya Ade kepada bogorupdate.com, Senin (04/03/2019).

 

Menurut AY, Program pemberantasan maksiat atau Nobat terus dijalankan lebih aktif untuk mewujudkan Kabupaten Bogor sebagai kabupaten Tegar Beriman.

 

“Sasaran dari tempat-tempat yang ditertibkan adalah lokasi yang kerap dijadikan sebagai tempat asusila serta bangunan-bangunan tak berizin yang jelas melanggar aturan,” tukasnya.

 

Sebelumnya, Kades Citeureup Gugun Wiguna mengatakan jika pengelolaan usaha milik oknum masyarakat itu sudah ada sejak zaman dirinya  belum menjabat kepala Desa terhitung lima tahun lamanya. Gugun menjelaskan awal mulanya cafe-cafe kecil, namun hingga kini  berkembang menjadi tempat karaoke dengan Empat ruangan karaoke, bahkan disinyalir menjadi tempat peredaran miras.

 

“Selama ini saya selalu berupaya menegur pemilik usaha tersebut agar menutup kegiatan ilegalnya. Tapi, teguran lisan maupun tulisan tak digubris oleh pemilik yang memicu dugaan adanya oknum yang membekingi usaha arena bernyanyi itu,” kata Gugun.

 

Gugun mendesak, kepada Satuan polisi pamong praja (Satpol) PP  kabupaten Bogor dan pihak terkait dapat menertibkan usaha ilegal itu, dikarenakan hingga sampai saat ini pemdes Citeureup tidak pernah mengeluarkan izin atas usaha kegiatan tersebut.

 

“Saya minta Pemkab Bogor melalui instansi terkait dapar menertibkan usaha tak berizin itu secepatnya. Apalagi, usaha ini saya pastikan berdiri diatas lahan milik Perusahaan Jasa Kereta Api (PJKA) dan sangat meresahkan masyarakat setempat disekitar lokasi,” tutupnya.(red)

 

 

 

Editor : Refer

Kadin Kabupaten Bogor Gelar Mukab VII

Bogorupdate.com – Ketua kamar dagang dan industri (Kadin) yang sekaligus calon petahana Kadin Kabupaten Bogor,  Moch. Ruddy Ferdian secara resmi membuka musyarawah kabupaten (Mukab) VII tahun 2019, dengan dihadiri Bupati Bogor, Ade Yasin beserta jajaran musyawarah pimpinan daerah (Muspida) setempat, di ruang PIT 10 lantai 10 hotel Lorin Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (04/3/2019).

 

Perhelatan Mukab VII kamar dagang dan industri kabupaten Bogor dengan mengusung tema “meningkatkan perkembangan ekonomi daerah dalam menunjang pembangunan kabupaten Bogor termaju nyaman dan berkeadaban” dihelat dalam mencari pemimpin Kadin baru periode 2019-2024 dengan diikuti oleh tiga calon, yaitu Moch. Ruddy Ferdian (calon petahana), Madekan A. Sakim, dan Ade Mahdizar.

 

“Dalam hal ini akan dirumuskan kebijakan umum organisasi dan program umum Kadin kabupaten Bogor periode 2019-2024,” ungkap Ruddy kepada bogorupdate.com, usai acara.

 

Ruddy menambahkan, dalam periode kepemimpinannya pada periode 2019-2024 juga diharmoniskan dengan program pancakarsa kabupaten Bogor. Selain itu dalam Mukab ini, akan dilaksanakan pemilihan dewan pengurus Kadin kabupaten Bogor yang merangkap sebagai ketua formatur yang akan dibantu empat orang anggota formatur untuk menyusun dewan penasehat, dewan pertimbangan, dan dewan pengurus Kadin kabupaten Bogor masa bhakti 2019-2024.

 

“Saya selaku ketua dewan pengurus Kadin kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf apabila semasa bhakti saya di 2014-2019 terdapat banyak kekurangan dan belum dapat melaksanakan program secara maksimal,” ucapnya.

 

Lanjutnya, diakuinya masih banyaknya kekurangan dirinya semasa menjabat sebagai ketua dewan pengurus Kadin kabupaten Bogor periode 2014-2019 ini.

 

“Ini karena keterbatasan sumber daya manusia di organisasi yang berbakti secara kolektif dan kondisi sumber daya dana organisasi yang terbatas,” pungkasnya.(cek)

 

 

 

Editor : Refer