Soal PKL Jalur PU Citeureup, Burhanudin : Itu Tinggal Eksekusi Saja

CIBINONG- Pejabat Sementara (Pjs) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin menegaskan jika pembongkaran terhadap lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) bodong yang berdiri diatas Jalan Citeureup-Fisabilillah atau Jalur PU yang dibangun oleh segelintir oknum yang memanfaatkan jalur ini berlokasi di Desa Citeureup Kecamatan Citeureup,  sudah masuk dalam program Satpol PP selaku Penegak Peraturan Daerah (Perda).

 

“Kabid Agus mengatakan soal pembongkaran sudah masuk dalam program mereka dan tinggal eksekusi saja,” ujar Burhan sapaan akrabnya saat dihubungi Wartawan, Sabtu (2/03/2019).

 

Burhan menambahkan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Agus Ridho untuk segera bertindak tanpa menunda-nunda waktu.

 

“Sudah seharusnya aturan ditegakkan,” tukasnya.

 

Sementar itu, Kepala Desa Citeureup, Gugun Wiguna mengatakan jalur tersebut memang sedari dulu dilintasi angkutan umum maupun angkutan barang baik dari Tajur-Citeureup, Lulut-Citeureup maupun Nambo-Bantar Jati Citeureup yang melakukan aktivitas bongkar muat maupun naik turunnya penumpang. Tapi, karena adanya oknum yang memanfaatkan jalur tersebut sehingga banyak PKL yang berani mendirikan bangunan semi permanen guna menjajakan barang dagangannya tanpa menghiraukan aturan yang ada.

 

“Sejak dulu jalur itu lintasannya untuk angkot maupun mobil barang. Tapi, kalau tidak ada oknum yang bermain di dalamnya, mereka para pedagang tidak mungkin berani berjualan disana,” kata Gugun.

 

Selaku Pemdes, diakuinya, mendukung penuh langkah Penegak Perda jika adanya pembongkaran PKL tersebut untuk mensterilisasi jalur seperti sedia kala. Hal ini juga untuk menunjang dukungan program Bupati Bogor dalam Seratus hari kerja.

 

Sebelumnya, hasil pantauan di lokasi terlihat jelas jalan tersebut tidak lagi bisa digunakan untuk lalu lintas baik angkutan umum Citeureup-Tajur, Citeureup-Lulut, Citeureup Nambo maupun  angkutan barang karena sudah beralih fungsinya menjadi tempat PKL bodong.

 

Ditambah ada dugaan terjadinya masalah tersebut selama bertahun-tahun. Lantaran adanya dugaan dibackup sejumlah oknum, sehingga keberadaan jalan yang ditutup dan dijadikan lapak tersebut dibiarkan begitu saja.(cek)

 

 

Editor : Refer

Jelang Lawan Barcelona, Misi Balas Dendam Real Madrid

 

Bogorupdate. Com – Real Madrid akan menghadapi Barcelona pada laga pekan ke-26 La Liga, Sabtu (2/3/2019) atau Minggu dini hari WIB. Dua klub tersebut dipastikan akan menurunkan skuat terbaik pada laga sengit tersebut.

 

Laga itu akan menjadi El Clasico kedua pada pekan ini. Tengah pekan lalu, Barcelona mempermalukan Real Madrid di depan publiknya sendiri setelah menang dengan skor 3-0.

 

Real Madrid yang tidak berniat kembali kalah, memiliki pekerjaan yang berat untuk mengungguli Barcelona. Gareth Bale berpeluang untuk tampil sebagai starter setelah menjadi buah bibir mengenai masa depannya di Real Madrid pada beberapa hari terakhir.

 

Bale berpeluang mendapat kesempatan untuk membuktikan dirinya agar dipertahankan Los Blancos. Laga Barcelona bisa menjadi laga audisi bagi Bale untuk meneruskan kariernya di Spanyol, jika gagal, Bale harus siap hijrah.

 

Karim Benzema masih menjadi andalan utama Santiago Solari di posisi ujung tombak, sedangkan Vinicius Junior bisa bergeser ke posisi kanan untuk menggantikan peran Lucas Vazquez.

 

Di lini tengah, trio Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric diharapkan dapat meningkatkan performa. Untuk posisi bek kiri, Sergio Reguilon masih menjadi pilihan utama Solari.

 

Sementara itu, Barcelona memiliki skuat yang siap mengancam. Lionel Messi, Luis Suarez dan Ousmane Dembele siap mengoyak jala Thibaut Courtois.

 

Di lini tengah Barcelona, Arthur Melo, Sergio Busquets dan Ivan Rakitic berpeluang menjadi starter. Hal itu membuat Arturo Vidal harus bersabar duduk di bangku pemain pengganti bersama Philippe Coutinho.

 

Berikut ini prediksi starting lineup Real Madrid dan Barcelona.

 

Real Madrid: Thibaut Courtois; Sergio Reguilon, Raphael Varane, Sergio Ramos, Dani Carvajal; Casemiro, Toni Kroos, Luka Modric; Vinicius Junior, Karim Benzema, Gareth Bale.

 

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Jordi Alba, Samuel Umtiti, Gerard Pique, Nelson Semedo, Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Arthur Melo; Ousmane Dembele, Luis Suarez, Lionel Messi.

 

 

Editor : Rfr
Sumber : Bola.net

Timbulkan Bahaya, Warga Desak Perbaikan Jalan Transyogi Jonggol-Cariu

 

JONGGOL — Kondisi Jalan Transyogi Jonggol-Cariu sangat memprihatinkan, pasalnya jalan yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) wilayah I Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, berlubang di berbagai titik dan perbaikan yang seadanya. Sehingga jalan tersebut bergelombang di bekas penambalan yang telah di kerjakan.

 

Rusaknya jalan beton tersebut dikeluhkan para pengendara, karena banyak terjadi kecelakaan. Terutama pengguna sepeda motor yang melintas di daerah Jonggol-Cariu.

 

Salah satu warga Tanjungsari yang mengendarai sepeda motor Supandi mengatakan sudah lebih dari tiga kali juga pernah jatuh di jalur Jonggol-Cariu, bahkan setiap habis hujan pasti terjadi kecelakaan.

 

“Ini disebabkan jalan yang berlubang,” katanya kepada bogorupdate.com, kemarin.

 

Menurutnya hal ini sangat disesalkan pihak warga setempat maupun pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut, padahal jalan ini dikelola provinsi. Tapi kualitas jalannya sangat buruk, juga terkesan pembangunan jalan itu kurang bagus.

 

“Juga perbaikan yang dilakukan terkesan sangat jauh dari sempurna, malah setelah ditambal hasilnya malah bergelombang,” ucapnya.

 

Sementara, Staff BPJ wilayah I Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat Sandi mengatakan, “Ya minggu depan memang mau ada perbaikan, dari anggaran pemeliharaan. Untuk rehabilitasi jalan mungkin tahun depan baru dapat terealisasi,” jawab Sandi melalui pesan Whatsapp.

 

Secara terpisah, Ketua LSM Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia (LPKP2HI) Djarkasih menanggapi masalah jalan tersebut.

 

“Saya pribadi memang sudah pernah lewat daerah sana, hanya waktu itu kami menyampaikan kondisu jalan tersebut kepada Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Tapi ternyata jalan tersebut dikelola oleh Privinsi Jawa Barat,” tuturnya.

 

Hanya sangat disayangkan, kata Djarkasih, kenapa dikelola provinsi malah kualitas jalannya sangat buruk. Apa dari perencanaan, atau memang pelaksanaannya yang tidak mampu menjaga kualitas pekerjaan dan perbaikan yang dilakukan hanya menutup lubang saja.

 

“Itu mah bukan perbaikan namanya. Hanya nambal saja tanpa memperhatikan bagaimana kondisi jalan setelah ditambal. Untuk itu, kami akan mengadakan audiensi kepada Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat untuk menjaga kualitas jalan yang diperbaiki. Yang sangat di khawatirkan, adanya korban jiwa dari kecelakaan yang disebabkan kondisi jalan yang buruk. Bagaimana mau Jabar Juara, kalo kondisi jalan masih seperti itu,” tutupnya.(cek)

 

 

 

Editor: Refer