Kades Citeureup Dukung Pembongkaran PKL Yang Renggut Jalur Angkutan Umum

Kades Citeureup Gugun Wiguna Dukung Pembokaran PKL Bodong di Jalur PU Desa Citeureup

CIETEUREUP, (BogorUpdate)- Wacara Pembongkaran yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor terhadap puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalur angkutan Umum Citeureup-Tajur atau Jalur PU Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup dalam waktu dekat. Mendapat dukungan dari Pemerintah desa (Pemdes) setempat, karenanya selaku pemangku wilayah, ia menilai melanggar peraturan pemerintah dan juga menjadikan dugaan sarang pungli bagi para oknum yang memanfaatkan lahan tersebut.

 

Kepala Desa Citeureup, Gugun Wiguna mengatakan jalur tersebut memang sedari dulu dilintasi angkutan umum maupun angkutan barang baik dari Tajur-Citeureup, Lulut-Citeureup maupun Nambo-Bantar Jati Citeureup yang melakukan aktivitas bongkar muat maupun naik turunnya penumpang. Tapi, karena adanya oknum yang memanfaatkan jalur tersebut sehingga banyak PKL yang berani mendirikan bangunan semi permanen guna menjajakan barang dagangannya tanpa menghiraukan aturan yang ada.

 

“Sejak dulu jalur itu lintasannya untuk angkot maupun mobil barang. Tapi, kalau tidak ada oknum yang bermain di dalamnya, mereka para pedagang tidak mungkin berani berjualan disana,” katanya kepada Bogorupdate.com, Sabtu (23/02/2019).

 

Selaku Pemdes, diakuinya, mendukung penuh langkah Penegak Perda jika adanya pembongkaran PKL tersebut untuk mensterilisasi jalur seperti sedia kala. Hal ini juga untuk menunjang dukungan program Bupati Bogor dalam Seratus hari kerja.

 

“Kami mendukung adanya pembongkaran yang akan dilakukan Satpol PP Kabupaten Bogor. Sehingga, Pasar Citeureup tidak lagi kumuh tanpa adanya PKL liar yang dikuasai oleh para oknum,” tegasnya.

 

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan mengatakan jika persoalan PKL yang berada di Jalur angkutan umum Citeureup-Tajur tersebut sudah masuk dalam peta penertiban hingga sudah adanya layangan Surat Peringatan (SP) terhadap para PKL tersebut pada 19 Februari lalu, namun diakuinya PKL belum mengindahkan SP tersebut.

 

Hal inipun menjadi sorotan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ilham Permana, mengatakan jika persoalan Jalan Raya Ruas lingkar Pasar Citeureup atau Pu (Fisabilillah) yang dijadikan lapak ratusan PKL liar milik oknum.

 

“Saya meminta kepada Pemkab Bogor melalui Satpol PP (Satpol PP), segera bertindak melakukan pembongkaran terhadap lapak PKL bodong tersebut untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya,” tukasnya.

 

Dia menjelaskan, hal ini sudah saatnya aturan ditegakkan dengan tegas dan benar. Karenanya ini menjadi sikap ketegasan bagi para Penegak Perda Kabupaten Bogor.

 

“Agar bertugas sesuai Tupoksinya,” imbuhnya.

 

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin yang sebelumnya dikonfirmasi awal media terkait hal ini,  menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) tidak boleh kalah dengan oknum tersebut. Sehingga pihaknya segera perintahkan Satpol PP untuk bertindak tegas sesuai aturan.(cek)

 

Editor : (Refer)

One thought on “Kades Citeureup Dukung Pembongkaran PKL Yang Renggut Jalur Angkutan Umum

Leave a Reply

Your email address will not be published.