Kantin Sehat Sekolah SMAN 6 Kota Bogor Layak

 

KOTA BOGOR, (BogorUpdate) – Kantin sehat di sekolah sangat diperlukan agar anak-anak tidak jajan sembarangan jika tidak membawa bekal dari rumah. Secara fisik, kantin sekolah hanya berupa ruangan kecil yang berfungsi sebagai penyedia makanan pilihan yang diizinkan oleh sekolah.

 

Pembina ekstrakulikuler (ekskul) Palang Merah Remaja (PMR) Subinari Pengesti SMAN 6 Bogor menyampaikan, peran sekolah dalam mengatur dan memanajemen kantin sehingga kantin tidak hanya sebatas fisik saja.

 

“Keberadaan kantin di sekolah, tidak hanya¬† untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum siswa semata, namun juga dapat dijadikan sebagai wahana untuk mendidik siswa tentang kesehatan dan kebersihan,” ujarnya kepada BogorUpdate. Com, Rabu (13/1/2019).

 

Ia menambahkan, makanan anak sekolah juga berpengaruh pada peningkatan prestasi belajar anak. Selain itu fungsi dan tujuan kantin sekolah adalah memenuhi jajanan yang bergizi dan sehat bagi siswa. Hal ini merupakan salah satu bentuk pelayanan terbaik yang diberikan oleh kantin sekolah untuk siswa.

 

“Makanan sehat dan bergizi tidak terlepas dari proses pengolahan dan penyajian makanan. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi kualitas makanan sehat dan bergizi antara lain aspek higienis, sanitasi yang baik, dan bebas dari bahan beracun dan berbahaya,” jelas Subinari.

 

Sambungnya, bangunan fisik kantin harus sesuai dengan standar kesehatan. Ruangan hendaknya bersih, tidak bocor, lantai keramik, dan konstruksi bangunan yang kuat dan aman. Sanitasi hendaknya berfungsi dengan baik, tersediannya sumber air bersih yang memenuhi syarat kesehatan untuk mengelola makanan, pembuangan air kotor yang tidak mencemari lingkungan, tersedianya tempat pencucian alat makan, tersedia tempat cuci tangan lengkap dengan sabun dan lap tangan yang selalu bersih dan kering, tersedia tempat penyimpanan makanan dan kebersihan alat makan.

 

“Jumlah kantin sekolah ini ada 11, dan dikelola Koperasi. Para pedagang kantin secara rutin per 3 bulan kami periksa. Karena mereka mendapat pembinaan dari puskesmas. Namun tidak hanya makanan dikantin yang dites, para siswa pun dites darahnya,” tandas Subinari.

 

Diakhir, dirinya menuturkan, pada hari Minggu atau Senin, SMAN 6 Bogor mengadakan kegiatan sosialisasi dari Puskesmas yang lebih mengarah pada pedagang untuk menjamin kualitas dagangannya.(Agus)

 

Editor : Refer

Leave a Reply

Your email address will not be published.