BIG Serahkan Pemetaan Dasar Skala Besar Pasca Bencana di Sulawesi Tengah

CIBINONG, BogorUpdate. Com – Peta dasar skala besar sangat penting dan dibutuhkan untuk area terdampak gempa. Dalam hal ini Badan Informasi Geospasial (BIG) telah menyelesaikan pemetaan dan menyerahkan data akuisisi pemetaan dasar skala besar pasca bencana gempa, tsunami, likuifaksi yang terjadi disebagian wilayah Sulawesi di Aula Utama BIG, Jalan Raya Jakarta-Bogor km 46, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (28/01/2019).

“Penyerahan data akuisisi pemetaan dasar skala besar diberikan kepada beberapa Kementerian/Lembaga terkait, yaitu Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PUPR. Kementerian Sosial, Kementerian ESDM Kementerian ATR/BPN, BNPB, BMKG, BPPT, LIPI dan ITB sebagai Tim Ahli Pendamping Pemetaan Dasar Pasca Bencana Sulawesi Tengah, ” ujar Kepala BIG Hasanuddin Zainal Abiddin.

Dia menambahkan, dalam proses pemetaan tahapan awal yang dilakukan adalah pengambilan data dasar atau disebut akuisisi data dasar. Akuisisi dimulai pada 17 November hingga 25 Desember 2018.

“Kami memakai metode foto udara dan LiDAR untuk mendapatkan informasi geospasial dengan ketelitian setara peta 1:1.000 untuk daerah relokasi dan 1:5.000 untuk area terdampak bencana, ” ungkap Hasanuddin.

lanjutnya, area akuisisi mempunyai luasan sebesar 2003.266 km, mencakup daerah yang terdampak bencana di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigimoutong.

“Selama proses persiapan, pelaksanaan dan finalisasi akuisisi secara simultan dilakukan koordinasi dengan lembaga pemerintah dan akademisi. Data hasil akunsisi mempakan representasi geometris terkini pasca bencana di daerah terdampak dan area relokasi, sehingga dapat menjadi rujukan yang andal untuk proses pemulihan oleh K/L dan Pemda Sulawesi Tengah, ” terang Hasanuddin.

Diakhir dirinya menuturkan, penyerahan data dasar ini merupakan pelaksanaan tugas BIG sebagai penyelenggara utama informasi geospasial dalam rangka penugasan sebagai Kelompok Kerja (Pokja l) KAPP (Tim Koordinasi dan Asistensi Pemulihan dan Pembangunan Kembali) antar Kementerian.

“BIG sebagai lembaga pemerintah ditugaskan untuk mempersiapkan data spasial yang akan dipakai oleh Kementerian/Lembaga terkait sebagai data dasar dalam melaksanakan pengambilan keputusan, pemulihan dan pembangunan kembali daerah terdampak bencana di Indonesia,” tandas Hasanudin. (Rie)

Editor : Refer