Hati-hati!!! GOR Pajajaran Rawan Pencurian

 

Bogor Update – Komplek GOR Pajajaran tidak aman, karena kawanan maling dengan modus pecah kaca melakukan aksinya dengan leluasa dan berhasil menggondol barang-barang berharga dari dua unit mobil yang terparkir tepat di luar Stadion Pajajaran belum lama ini.

 

Aksi pencurian tersebut berhasil terekam kamera pengawas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Dalam rekaman tersebut terlihat empat orang pria yang berboncengan menggunakan dua sepeda motor jenis Jupiter MX warna hitam merah dan Yamaha Mio biru menghampiri dua mobil, yakni Daihatsu Luxio dan Honda HRV yang tengah terparkir.

 

Setelah memastikan situasi aman, dua pria turun dari sepeda motornya dan langsung memecahkan kaca kiri mobil dengan cara melempar sesuatu ke kaca tersebut.

 

Setelah berhasil menggasak sejumlah barang berharga yang berada dalam mobil keempat pria tersebut langsung melarikan diri.

 

Dikonfirmasi, Kepala Dispora, Eko Prabowo mengatakan bahwa aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB hingga 15.46 WIB.

 

“Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan warga. Dan ini menjadi pelajaran agar setiap pengunjung selalu berhati-hati. Karena area parkir memang tak dijaga,” kata Eko, Rabu (5/12/18).

 

Mantan Kasatpol PP itu menjelaskan, bahwa pencurian dengan modus pecah kaca baru sekali terjadi GOR Pajajaran, sejak 2017 lalu.

 

Menurutnya, rekaman CCTV tersebut telah diminta oleh pemilik kendaraan untuk diserahkan ke polisi. “Terakhir 2017, dan baru terjadi lagi sekarang,” ucapnya.

 

Eko menuturkan bahwa pemerintah akan meningkatkan kualitas keamanan GOR Pajajaran melalui penerapan secure parking yang akan dilaksanakan mulai Januari 2019 mendatang.

 

“Mudah-mudahan dengan adanya penerapan secure parking oleh Dishub dapat memberikan kepastian keamanan dan kenyamanan bagi pengguna GOR Pajajaran,” ucapnya.

 

Sementara itu, Anggota Bidang Infokom KNPI Kota Bogor, Asep Supriyanto meminta pemerintah tak hanya sebatas menerapkan secure parking saja, melainkan juga mempekerjakan security selama 24 jam penuh untuk mengontrol kawasan GOR Pajajaran.

 

“Saya kira kalau cuma secure parking saja takkan maksimal, harus dibarengi dengan adanya security yang rutin berpatroli selama 24 jam,” ucapnya.

 

Menurut dia, aksi pecah kaca dan pembobolan Kantor DPD KNPI beberapa waktu lalu, yang menyebabkan kerugian jutaan rupiah, tak terlepas dari tidak adanya penjagaan di Komplek GOR Pajajaran.

 

“Kami menyarankan, pemkot juga mesti memperhatikan sisi keamanan. Ya, misalnya bisa menugaskan Pol PP untuk berjaga selama 24 jam. Negara itu kan harus menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

 

Diketahui, sepanjang 2018 telah terjadi sebanyak 6 kali, dua kali pencurian sepeda motor, pembobolan Kantor DPD KNPI, dua kali pencurian handphone di Kolam Renang Mila Kancana, dan yang terakhir pencurian dengan modus pecah kaca. (As)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Leave a Reply

Your email address will not be published.