Tolak Pembangunan Apartemen, Warga Kinan City Ngadu ke LBH Bogor

 

BogorUpdate.com – Perjuangan warga Perumahan Kinan City untuk penolakan pembangunan Jakarta Pavilion Apartemen (JPA) terus dikobarkan. Kali ini warga Kinan City menunjuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor sebagai kuasa hukum.

 

Direktur Eksekutif LBH Bogor, Zentoni mengatakan, pihaknga telah ditunjuk warga Kinan City sebagai kuasa hukum atas persoalan penolakan pembangunan apartemen.

 

“Berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 29 Oktober 2018, LBH Bogor telah resmi ditunjuk sebagai kuasa hukum oleh Warga Perumahan Kinan City Tolak Pembangunan Jakarta Pavilion Apartemen (JPA),” ujar Zentoni kepada wartawan, Rabu (31/10/18).

 

Ia menerangkan, penolakan warga perumahan atas apartemen yang akan dibangun oleh PT Mega Karya Astra Buana tersebut berdasarkan beberapa aspek.

 

“Sekitar tahun 2013 ketika warga Perumahan Kinan City akan membeli unit-unit rumah dari PT. Indokinan Pratama tidak ada didalam siteplan untuk pembangunan Apartemen setinggi kurang lebih  20 lantai tapi dilokasi itu yang ada hanya 88 Rumah 1 Lantai, 31 Rumah 2 lantai dan 10 unit Ruko,” terang Zentoni.

 

Lebih lanjut ia memaparkan, pembangunan apartemen dikhawatirkan akan menimbulkan dampak negatif bagi warga Perumahan Kinan City.

 

“Warga khawatir ada pergeseran tanah, getaran selama pembangunan, pencemaran air maupun udara, gangguan lalu lintas dan khamtibmas. Bukan hanya itu, warga juga keberatan jika apartemen berdiri akan mengahalangi sinar matahari ke rumah. Itu alasan warga menolak adanya apartemen. Untuk itu, LBH Bogor akan mengawal persoalan ini sampai tuntas,” tandasnya. (Eft/Do)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Leave a Reply

Your email address will not be published.