Pemkot Bogor Tingkatkan Kualitas Konselor Remaja Melalui Lomba

 

BogorUpdate.com – Sebanyak 80 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se-Kota Bogor beradu keterampilan dalam lomba Peer Counselor Remaja Tingkat Kota Bogor 2018 yang digelar di Graha Pool, Jalan Merdeka, Kota Bogor, Kamis (27/09/18).

 

Kegiatan kali kedua yang digelar TP-UKS Kota Bogor ini bertujuan mencetak anak-anak remaja yang dapat menjadi konselor bagi teman-teman sebayanya.

 

Kasubag Bina Kemasyarakatan Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setda Kota Bogor Lia Siti Nurmalia mengatakan, anak-anak remaja pada umumnya lebih senang ‘curhat’ kepada teman sebayanya dibandingkan dengan guru ataupun orangtua. Atas latar belakang tersebut, dibentuklah Peer Counselor Remaja di setiap sekolah yang diseleksi untuk kemudian dilatih petugas kesehatan puskesmas.

 

“Anak-anak yang menjadi peserta ini merupakan anak-anak terpilih yang mempunyai keahlian sebagai pendengar yang baik, bisa menjaga rahasia dan tentunya sehat secara jasmani dan rohani,” ujarnya.

 

Lia menuturkan, di lomba ini peserta akan di tes pengetahuan umum dan kesehatannya baik melalui tes tertulis maupun tes wawancara. Pihaknya bahkan melibatkan lima juri untuk menilai para peserta.

 

Sebut saja juri dari Bagian Adkesra, Dinkes, Disdik, PMI Kota Bogor, TP-PKK Kota Bogor dan dari RS. Marzuki Mahdi untuk melihat psikologi peserta. Sebab, peserta ini baik yang menjadi juara atau tidak sudah menjadi bagian dari agen konselor bagi teman-temannya.

 

“Harapan kami dengan adanya peer counselor anak-anak remaja mendapatkan wadah curhat yang benar, tidak curhat di medsos atau ke sembarang orang dan tentunya bisa menurunkan tingkat stres remaja karena bisa bercerita tidak dipendam sendiri,” katanya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, kegiatan ini bagian dari upaya mewujudkan mimpi Kota Bogor sebagai kota sehat. Lewat lomba ini konselor sebaya bisa meningkatkan kualitas dan keahlianya. Mengingat akan ada tambahan pengetahuan, keyakinan diri dan motivasi untuk bertugas sebaik mungkin sebagai tempat berbagi teman sebayanya.

 

“Anak-anak lebih percaya kepada temannya. Maka peningkatan ini perlu mengingat dalam kehidupan sehari-hari remaja menghadapi tantangan yang terkadang membuat sebagian remaja lupa nilai-nilai agama,” jelasnya.

 

Ade menambahkan, dari kegiatan ini Pemkot Bogor berharap jumlah konselor tidak hanya sekedar bertambah tetapi juga meningkat keahliannya agar bisa menjalankan perannya sebagai konselor sebaya.

 

“Mereka mampu menjadi pendengar yang baik sekaligus memberikan saran terbaik bagi temannya,” katanya. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Cegah Peredaran Narkoba Korem 061/Sk Gelar Penyuluhan P4GN

 

BogorUpdate.com – Untuk meningkatkan pemahaman Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Komando Resort Militer 061/Surya Kencana (Korem 061/Sk) melaksanakan penyuluhan P4GN bagi anggota bertempat dibAula Balai Suryakancana Korem 061/Sk, Jalan Merdeka No.64 Kota Bogor, Kamis (27/9/18).

 

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung pemerintah untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sebagai Narasumber Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, Rika Indrianti.

 

Danrem 061/Sk Kolonel inf M. Hasan dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasrem 061/Sk Letkol Kav Eko Saptono K, S. E. mengatakan bahwa Narkoba merupakan salah satu pembunuh terbesar di dunia, banyak yang mati sia-sia karena kecanduan Narkoba, oleh sebab itu penting untuk kita ketahui bersama informasi tentang Narkoba dan juga dampaknya sehingga kita yang ada di sini bisa mencegah agar pengaruh Narkoba tidak menimpa keluarga kita.

 

“Saya berharap agar seluruh Prajurit dan ANS dapat memperhatikan sekaligus menyimak penjelasan yang akan disampaikan oleh Tim dari BNNK Bogor, jangan sampai karena tidak memahami, kita menjadi pelaku atau menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” pungkas Eko Saptono.

 

Sementara itu, Kapenrem 061/Sk, Mayor Inf. Ratno Sudarmadi, menuturkan, setelah penyuluhan selesai dilanjutkan tes urine terhadap 140 orang anggota Korem 061/Sk yang bertujuan sebagai langkah awal pencegahan pemakaian Narkoba terhadap anggota.

 

“Hasil test urine dibawa ke lab BNNK Bogor untuk diperiksa, tiga hari kedepan hasilnya diserahkan ke staf 1, apabila ada anggota yang positif akan dilanjutkan penyelidikan pemakaian dan darimana mendapatkan narkoba itu,” pungkasnya. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Gubernur BI Tegaskan Posisi Kebijakan Moneter Masih “Hawkish”

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia

 

BogorUpdate.com – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan posisi kebijakan moneter masih “hawkish” atau kecenderungan kenaikan suku bunga untuk menjaga stabilitas, karena mempertimbangkan masih kencangnya tekanan ekonomi global.

 

“Stance (posisi) kebijakan kita masih tetap `hawkish`, dan kita berusaha preemptif dan `ahead of the curve` (selangkah lebih maju). Tinggal masalahnya, preemtif ini akan sangat bergantung dengan dinamika ekoomi global dan domestik,” kata Perry Warjiyo dalam jumpa pers Rapat Dewan Gubernur periode September 2018 di Jakarta, Kamis (27/9/18).

 

Bank Sentral, pada Kamis (27/9/18) ini menaikkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate untuk kelima kalinya pada tahun ini menjadi 5,75 persen. Langkah pengetatan ini dilakukan satu hari setelah kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank Sentral AS, pada Rabu (26/9/18) waktu AS.

 

Dengan kenaikan suku bunga acuan, suku bunga penyimpanan dana perbankan di BI (Deposit Facility) juga naik 25 bps menjadi lima persen, dan suku bunga penyediaan likuiditas dari BI ke perbankan (Lending Facility) naik 25 bps menjadi 6,5 persen.

 

Kecenderungan untuk memperketat kebijakan moneter BI, kata Perry, diperlukan untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan yang pada kuartal II 2018 mencapai tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

 

Selain itu, kenaikan suku bunga acuan BI untuk menjaga disparitas suku bunga dengan negara lain, sehingga dapat meningkatkan daya tarik instrumen keuangan domestik dan mampu menyerap portofolio asing.

 

“Portofolio investasi dibutuhkan untuk membiayai defisit transaksi berjalan. Sehingga memang, kita perlu pastikan portofolio investasi terus bisa masuk,” ujar dia.

 

Bank Sentral menargetkan dapat menurunkan defisit transaksi berjalan hingga 2,5 persen PDB pada 2019.

 

“Pada 2019 itu tekanan terhadap rupiah? akan lebih rendah, apalagi sekarang kita mempercepat pendalaman pasar valas,” ujar Perry.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

Proyek Revitalisasi Pedestrian Jalan Suryakencana Dinyatakan Gagal Lelang

Rahmat Hidayat, Kabag Administrasi Pembangunan dan Pengadaan Barang Jasa (Adalbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor

 

BogorUpdate.com – Rencana revitalisasi pedestrian jalan Suryakencana rupanya masih tertunda. Sebab, proyek lelang peningkatan jalan dengan nilai pagu Rp 14,7 miliar tersebut gagal lelang lantaran perusahaan atau kontraktor yang sudah mendaftar di website resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK).

 

Kabag Administrasi Pembangunan dan Pengadaan Barang Jasa (Adalbang) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Rahmat Hidayat menjelaskan, bahwa pengumuman lelang peningkatan jalan Suryakencana diumumkan, Rabu (26/09/18) sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan sejak dibuka pengumumannya, Senin (10/09/18) lalu dan hasilnya tidak ada yang lolos kualifikasi.

 

“Para peserta lelang yang sudah memasukkan penawaran tidak ada yang lulus memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) di dalam dokumen pengadaan,” kata Rahmat, Kamis (26/09/18).

 

Dia menyebutkan, jumlah peserta yang mendaftar dalam sistem LPSE Kota Bogor sebanyak 79 perusahaan, namun yang memasukkan penawaran hanya ada 5 penyedia.

 

Rahmat merinci, anggaran lelang Paket Peningkatan Jalan Suryakencana ini dengan pagu sebesar Rp 14.779.330.000,00 dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 13.999.937.165,53 dengan Jangka Waktu Pekerjaan 85 (delapan puluh lima hari kalender).

 

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Chusnul Rozaqi menjelaskan, setelah hasil dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) terkait gagal lelang peningkatan jalan Suryakencana pihaknya akan mengkaji ulang terkait kegagalan tersebut dan PUPR akan tetap melakukan lelang kembali dihitung dengan waktu yang tersisa.

 

“Kami akan mengkaji sisa waktu pelaksanaan, ketersediaan material di pasar, jenis pekerjaan yang siap dilaksanakan dan anggaran yang dibutuhkan,” ujarnya. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Meriahnya IPB Edu Expo 2018

 

BogorUpdate.com – Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali menggelar IPB Edu Expo 2018 dalam rangka Dies Natalis IPB yang ke-55. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.200 siswa dari sekira 90 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jabodetabek Selasa (25/9/18) di Kampus IPB Dramaga.

 

Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Ir. Aceng Hidayat, MT, Sekretaris Institut. “IPB semakin menjadi kampus pilihan, yang ditandai dengan meningkatnya pendaftar pada tahun ini,” katanya. Selain itu, IPB juga berhasil menduduki peringkat 3 pada urutan kampus terbaik di Indonesia. Dr. Aceng berharap di tahun mendatang IPB bisa meningkatkan peringkatnya melalui perapihan sistem dan publikasi. Hal tersebut mendapat sambutan meriah dari para peserta.

 

Kegiatan yang menjadi inti acara ialah tanya jawab interaktif siswa dengan mahasiswa Duta Institut dari masing-masing fakultas dan sekolah. Dialog berlangsung selama hampir satu jam dengan antusiasme tinggi dari para penanya yakni siswa-siswi peserta. Setelah itu peserta disuguhkan dengan deretan stand fakultas dan sekolah untuk bertanya lebih dalam tentang IPB.

 

Rangkaian acara juga diisi dengan penampilan tari tradisional oleh mahasiswa, pentas paduan suara dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Agriaswara, dan pentas musik dari UKM MAX!!. Selain itu, yang ditunggu-tunggu oleh siswa dan guru ialah Campus Tour yang disiapkan panitia dengan moda transportasi empat buah bis kampus.

 

Siswa SMA PB Soedirman Bekasi, Dani, bersama guru dan temannya menilai acara digelar seru. Ia memang sedang mencari informasi kampus IPB dan acara tersebut sangat membantu dalam memberi informasi. “Di Expo saya bisa bertanya langsung tentang jurusannya,” ujarnya.

 

Sementara itu Anisa mengatakan bahwa mereka bersiap sejak pagi bersama guru dan 28 temannya untuk menuju acara IPB Edu Expo 2018 di Bogor. Siswi SMAN 1 Kota Bekasi itu berharap dapat berkuliah di Program Studi Aktuaria IPB dan mendapat informasi lebih banyak dari acara yang digelar. Acara juga dihadiri oleh Kepala Biro Komunikasi IPB, Ir. Yatri Indah Kusumastuti, M.Si, Kepala Bagian Promosi Biro Komunikasi IPB, Dr. M Fahrudin serta perwakilan fakultas/sekolah dan departemen IPB.

 

 

 

 

Editor : Endi | Humas IPB

Wawww, Helikopter akan Dijadikan Transportasi Pilihan di Kota-Kota Besar

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi

 

BogorUpdate.com – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan mendorong helikopter menjadi alat transportasi pilihan di kota-kota besar yang rentan dengan kemacetan, termasuk juga untuk melayani penerbangan antar kota di Pulau Jawa, Kalimantan, maupun Papua.

 

“Yang paling penting dulu memang Jakarta karena memang Jakarta lalulintasnya ini luar biasa. Jaraknya cukup jauh, ini akan kita prioritaskan Jakarta menjadi suatu model kalau Jakarta sudah selesai dengan suatu cara yang baik, governance, dan berkeselamatan, baru kita ke kota-kota yang lain,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi usai membuka acara Rotary Wing Indonesia Conference 2018 di Jakarta, Rabu (26/9/18).

 

Selain mendorong helikopter dapat menjadi transportasi pilihan di kota besar seperti Jakarta, Menhub  juga berharap ke depan ini nantinya helikopter juga dapat menjadi alternatif transportasi di kota-kota lain di Indonesia. Termasuk di antaranya melayani penerbangan antar kota di Pulau Jawa, Kalimantan, maupun Papua.

 

Menurut Menhub, saat ini sudah terdapat beberapa rute yang akan diuji coba. Untuk itu, Menhub akan memastikan aspek keselamatan dari rute helikopeter ini.

 

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto yang hadir di acara tersebut membenarkan bahwa nanti akan diatur lebih lanjut aturan tentang operasional penerbangan helikopter di wilayah perkotaan.

 

“Operasional, sertifikasinya bagaimana, rutenya bagaimana, ketentuan terbangnya seperti apa, misalnya ada suatu kejadian cuaca buruk harus seperti apa, ini nanti kita atur secara tegas ya,” ujar Novie.

 

Novie mengaku saat ini sudah ada aturan yang mengatur tentang operasional helikopter akan tetapi perlu ada penyesuaian dengan kondisi saat ini.

 

Terkait peralatan dan perlengkapan yang diperlukan dan rute terbang helikopter pihaknya mengaku telah siap untuk melayani penerbangan helikopter. Novie menyebut kesiapannya telah mencapai 100%.

 

 

 

 

Editor : Endi | Setkab.go.id

DPRD Dorong Walikota Ganti Dirut dan BP PD-PPJ

 

BogorUpdate.com – Acara Talkshow Ngobrol Bareng STS (Ngobras) kembali di gelar, Rabu (25/09/18) dengan mengusung tema “Adakah Tersangka Lain Dalam Kasus Korupsi Deposito Dana PD PPJ,”

 

Dalam talkshow kali ini, hadir beberapa bintang tamu antara lain, Yus Ruswandi, Dr. Kun Nurachadijat, pengamat hukum, LSM serta aktivis mahasiswa, namun sayang meski telah diundang Kabag Pemkot tak nampak hadir.

 

Menyikapi kasus korupsi dana perusahaan dan deposito di tubuh Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) yang telah mengorbankan Direktur Umum DSH sebagai tersangka nampaknya masih menjadi tranding topik dan menuai banyak sorotan publik.

 

Anggota DPRD dari Fraksi Golkar Yus Ruswandi mempertanyakan kebijakan Walikota Bima Arya yang menunjuk Plt Dirum menggantikan DSH yang saat ini mendekam dalam jeruji besi menunggu vonis pengadilan.

 

Untuk itu, Yus mengaku akan mendorong Walikota untuk menon aktifkan atau mengganti Dirut dan Badan Pengawas (BP).

 

Diakuinya, hal itu bukan tanpa alasan tetapi dalam pengelola sebuah perusahaan Dirut dan Badan Pengawas (BP) merupakan penanggung jawab.

 

Bahkan lanjut dia, jika Walikota tidak berani mengganti Dirut dan BP iya meminta Bima Arya mundur dari posisi Walikota.

 

“Kalau tidak berani mengganti Dirut dan BP, saya minta Walikotanya yang mundur, simple bagi saya karena ini amanat dari perda dan sudah jelas kejaksaan  menyatakan itu kesalahan,” kata Yus usai menghadiri talkshow Nobrol Bareng STS (Ngobras) Rabu (26/09/18).

 

Masih kata dia, fungsi dewan dalam mengawasi pelaksanaan perda dalam hal ini Walikota, dalam melakukan tindakan tidak hanya Dirum, tetapi pasti ada koordinasi Dirut, Dirops dan Badan Pengawas.

 

“Iya dong, karena kalau kembali ke hak Dirum didalam Perda nomor 4 tahun 2009 seharusnya menon aktifkan dulu. Karena syarat untuk diganti itu harus telah ada keputusan hukum yang inkrah,” tegasnya.

 

Sementara di dalam wewenang tugas direksi lanjutnya, itu kait mengait tidak mungkin berjalan sendirian, pasti berkoordinasi dengan Dirut dan BP serta dilaporkan ke Walikota. (As)

 

 

 

 

Editor: Tobing

Ferrari Portofino Dipasarkan di Indonesia

 

BogorUpdate.com – Prestige Image Motorcars merilis Ferrari Portofino. Supercar penerus Ferrari California ini, dibanderol Rp 9 miliar off the road. Itu harga sebelum pajak. Namun jika Anda berniat mengurus segala kelengkapan (surat kendaraan) cukup tambahkan dana 9% dari harga dasar. Importir umum yang bermarkas di sunter itu, merilis Ferrari kelas bawah di Bali. Padahal Ferrari Jakarta belum meluncurkan Portofino.

 

Berbincang soal kendaraan ini, Ferrari Portofino menggendong mesin 3,9 liter turbocharged V8. Sama dengan milik California T, namun sudah dirombak besar-besaran. Jantung mekanis mengempaskan tenaga 600 hp pada 7.500 rpm dan torsi 760 Nm antara 3.000-5250 rpm. Penyempurnaan performa mencakup perangkat lunak yang telah dikalibrasi ulang, ubahan sistem knalpot, piston, serta bagian lain. Hasil racikan membuatnya melesat 0-100 kpj hanya dalam 3,5 detik.

 

Mesin turbo V8 Ferrari sebetulnya sangat terkenal. Buktinya, jenis mesin ini dinominasikan sebagai International Engine of the Year di 2016 dan 2017. Penyempurnaan tadi membuat Portofino memiliki tenaga 40 hp lebih besar dari California T. Ia juga dibubuhkan perangkat lunak untuk menghasilkan karakteristik suara yang lebih lantang.

 

Semua aspek efisiensi mesin berkonfigurasi 8-silinder disempurnakan, dengan mengadopsi piston dan desain sistem asupan (intake) yang baru. Sistem geometri di seluruh pembuangan juga mengalami evolusi. Yang tak kalah penting, pemasangan header knalpot one-piece-cast. Sebab untuk memastikan respons throttle sesuai karakteristik Ferrari, dengan zero turbo lag.

Perbaikan ini, dikombinasi dengan Variable Boost Management, yang menyesuaikan pengiriman torsi. Tujuannya, ada perpaduan pas antara gigi yang dipilih. Makanya, Ferrari mengklaim Portofino sanggup menawarkan tingkat akselerasi kilat di semua gigi. Bahkan dengan konsumsi bahan bakar lebih irit dibanding California Turbo.

 

Terlepas dari hal di atas, sebagai generasi lanjutan, ia tak lagi pakai nama California. Dengan identitas baru, ia mengacu pada salah satu kota terindah di Italia. Sekadar untuk diketahui, Kota Portofino terkenal dengan pelabuhan wisata yang menawan. Selama bertahun-tahun, kota itu menjadi ikon internasional, yang juga identik dengan keanggunan serta kemewahan yang bersahaja. Warna Ferrari baru ini juga didedikasikan untuk kota yang cantik: Rosso Portofino.

 

Ferrari Portofino sejatinya jenis mobil convertible. Ia menggabungkan kelebihan dari atap yang keras (dapat terbuka dan tertutup), ruang kaki yang lapang dan kokpit sporty. Belum lagi ditambah dua kursi (untuk anak kecil) belakang. Mengingat, DNA Portofino adalah grand tourer yang nyaman buat harian. Tertarik membelinya? Jika Anda memesan sekarang, unit sampai ke garasi rumah, enam bulan setelah inden.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Oto.com

Polemik Angkot Modern, Organda: Urus Surat Cukup Waktu Seminggu

 

BogorUpdate.com – Menyikapi soal polemik angkot modern, Organisasi Angkutan Darat (Organda) menegaskan, menyelesaikan surat-surat kendaraan paling butuh waktu satu minggu.

 

“Kalau memenuhi persyaratan tidak lama kok, katakan STNK 2 hari, KIR sehari dengan trayek dan menurut saya seminggu sudah bisa jalan,” kata Sekretaris Organda Kota Bogor Parid Wahdi, Rabu (26/09/18).

 

Dan pihaknya mengaku kecewa atas gagalnya launching Angkot Modern yang dijadwalkan 25 September 2018.

 

Ia menilai, inovasi angkot modern cukup bagus, karena konsepnya mengikuti perkembangan zaman.

 

Bahkan pihaknya mengaku setuju dengan adanya program angkot modern, dan menganggap bahwa dengan adanya angkot modern bisa membuat masyarakat khususnya di Kota Bogor kembali menggunakan angkutan umum.

 

“Kalau Organda intinya mendukung program pemerintah, apalagi ini program (konversi) utama dari pemkot bogor,” tandas Parid. (As)

 

 

 

 

Editor : Tobing