Wawww, Indomie Jadi Merk Paling Terkenal di Arab Saudi

Foto ilustrasi

 

BogorUpdate.com – Produk mi instan asal Indonesia sudah mendapatkan tempat di hati masyarakat Arab Saudi. Berdasarkan laporan yang masuk, produk mi instan Indonesia menguasai 95% pasar mi instan di Arab Saudi. Adapun merek yang dikenal luas adalah Indomie yang diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

 

Faisal Bawazir, CEO Pinehill Arabia Food Ltd menjelaskan faktor utama yang membuat produk Indomie diterima dengan baik di Timur Tengah lantaran memiliki jaminan halal yang baik.

 

“Mulanya tidak ragu mereka untuk mencobanya karena dijamin halal. Indonesia memiliki jumlah muslim terbesar di dunia,” kata Faisal dalam rilis, Jumat (14/9/18).

 

Hal ini juga didukung oleh Noor Wahyono, General Manager dari Pinehill Arabia Food Ltd, yang menyatakan besarnya konsumsi tepung terigu untuk memproduksi mi instan masyarakat Timur Tengah dan Afrika Utara bisa mencapai 220 ton per hari.

 

Hal senada juga diungkapkan oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin yang menyatakan kehadiran produk Indomie yang merupakan merek asli Indonesia dan diperkenalkan oleh Pinehill menjadi kebanggaan Indonesia di Arab Saudi.

 

Konjen juga mengapresiasi peran dan dukungan Pinehill terhadap berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh KJRI.

 

“Indomie bukan sekedar branding bagi Indonesia, tapi kami mengelevate (menaikkan perannya) menjadi salah satu sarana diplomasi,” ujar Konjen.

 

Bambang Gunawan, Kepala Pabrik Indomie Jeddah, menyampaikan bahwa pabrik yang mulai beroperasi resmi 1995 ini telah memiliki sejumlah pabrik di kawasan Timur Tengah, Afrika dan Eropa Timur.

 

Di Arab Saudi sendiri, Pinehill melebarkan sayap produksinya dengan membangun pabrik serupa di Dammam pada 2007.

 

Bambang menyampaikan, pabrik mi instan yang dimiliki Pinehill saat ini fully automaticdalam proses produksinya dengan kapasitas produksi di pabrik Jeddah saja sebanyak 72 ribu bungkus per jam, 3,5 juta bungkus per hari.

 

“Total dengan pabrik yang di Dammam, kapasitas produksi kita 5,5 juta bungkus per hari, Jeddah dan Dammam,” kata Bambang.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.