Ikuti Gaya Facebook, Instagram Rilis Panduan Awasi Anak Bagi Orangtua

 

BogorUpdate.com – Beberapa waktu lalu Facebook merilis layanan pesan instan Messenger khusus untuk anak-anak berusia enam hingga 12 tahun. Bertajuk Messenger Kids. Seperti diketahui layanan ini memungkinkan anak-anak untuk mendaftar, tanpa memiliki akun Facebook.

 

Dengan adanya Messeger Kids, orang tua tidak perlu khawatir, pasalnya dalam layanan ini ada yang membedakan adalah fitur pengontrolan orang tua, sehingga anak-anak menggunakan layanan itu, dalam pengawasan orang tua.

 

Sepertinya langkah itu pun diikuti instagram. Media sosial berbagi foto dan video merilis pedoman baru bagi para orang tua untuk mengawasi putra-putrinya yang beranjak remaja.

 

Seperti dilaporkan The Verge, dengan panduan ini, orangtua bisa mengatur privasi, interaksi, dan berapa banyak waktu yang dihabiskan anaknya untuk bermain Instagram.

 

Secara umum, pedoman ini akan membantu orangtua memahami bagaimana aplikasi ini bekerja dan bagaimana menjelaskannya ke anak-anak yang beranjak remaja.

 

Pedoman ini juga mencakup informasi tentang mengatur kolom komentar, memblokir interaksi dari pengguna asing atau yang tidak diinginkan, menyaring komentar, memblokir akun-akun lain, melihat aktivitas online si anak, membungkam notifikasi, memproteksi tag foto yang tidak diinginkan dan masih banyak lainnya.

Instagram juga membekali para orangtua glosarium untuk mengerti setiap istilah dan pertanyaan untuk memudahkan orangtua untuk megobrol dengan anaknya. Untuk para orangtua yang ingin mempelajari pedoman Instagram lebih lengkap bisa mengakses layanana tersebut yang sudab tersedia di blog Instagram.

 

Sebagaimana diketahui Instagram memberlakukan syarat, dan ketentuan untuk penggunanya. Instagram memberlakukan batas minimal pemilik akun Instagram adalah usia minimal 13 tahun.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Selular.id

Inilah Wujud Calon SUV Tercepat di Dunia

 

BogorUpdate.com – Spesialis pembuat sport-car asal Inggris, Lister Motor Company baru saja mengkonfirmasi bahwa mereka akan merilis produk baru. Mobil bernama Lister LFP ini diklaim sebagai calon SUV tercepat di dunia.

 

Mengutip dari Auto.ndtv.com, dengan tenaga sebesar 670 hp, diperkirakan Lister LFP hanya membutuhkan waktu 3,5 detik untuk mendapat kecepatan 100 km/jam dari kondisi diam. Bahkan, pihak Lister mengklaim kecepatan maksimalnya sanggup mencapai 321 km/jam.

Kini, Lister LFP perlahan telah memperlihatkan wujudnya. Menurut sumber yang sama, calon SUV tercepat di dunia itu akan dirilis dalam waktu dekat.

 

“Saya senang, kewalahan, dan bersyukur dengan antusiasme dan pemesanan supercar kami, LFT-666 yang dirilis beberapa bulan lalu. Kami berjanji akan mengulang kesuksesan mobil tersebut dan saya tidak sabar untuk mengungkap SUV tercepat di dunia,” ujar Lawrence Whittaker, CEO Lister Motor Company.

Karena bersaing dengan Bentley Bentaya, Lamborghini Urus, dan Rolls-Royce Cullinan, sisi ekterior dan interior Lister LFP pun dibuat semewah mungkin. Bodi mobil ini dilabur dengan warna hijau dan memiliki beberapa aksen kuning. Selain itu, tersemat pula full-LED lighting.

 

Berlanjut ke kabin, dashboard Lister LFP dilabur dengan warna hitam dan beberapa panel berwarna coklat. Terpasang pula head-unit display touchscreen, instrumen panel digital, dan audio-controller pada kemudinya.

Dikabarkan pula bahwa harga Lister LFP akan berada di kisaran INR13 juta atau sekitar Rp2,7 miliaran. Banderol tersebut masih di bawah penyandang gelar SUV tercepat di dunia saat ini, Bentley Bentayga, yang dijual mulai INR50 jutaan, setara dengan Rp10 miliaran.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Otosia.com

Nah Lohhh, Pembakaran Ban Bekas di Klapanunggal Jadi Sorotan

 

BogorUpdate.com – Pembakaran ban bekas di tempat terbuka di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, ditengarai menjadi penyumbang polusi udara dan dinilai sangat membahayakan bagi kesehatan manusia.

 

Hal ini pun menjadi sorotan sejumlah pihak, salah satunya dari LSM Peduli Lingkungan. Ketua LSM Peduli Lingkungan, Siswanto mendesak, agar Pemerintah Kabupaten Bogor segera menutup aktivitas pembakaran ban bekas tersebut.

 

“Meskipun lokasi nya jauh dari pemukiman penduduk, tapi polusi udara nya menyebar kemana-mana dan hal ini dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi manusia,” kata Siswanto, Minggu (09/9/18).

 

Menurutnya, selama pembakaran, partikel hidrokarbon aromatik polisiklik akan dilepaskan. Dalam kadar yang banyak, partikel ini dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan saraf, kanker, dan jantung.

 

“Tentunya kami akan segera melaporkan hal ini ke Pemerintah Daerah, kalau sampai tidak ada tindakan, akan saya laporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup, karena hal ini jelas aktivitas pencemaran udara,” imbuhnya.

 

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Desa Klapanunggal, Tini Prihatini melalui selulernya, ia mengatakan bahwa di wilayah nya memang merupakan suatu kawasan industri, sehingga dirinya tidak begitu khawatir akan dampak yang ditimbulkan.

 

“Klapanunggal memang kawasan industri kok, disini ada pabrik pengolahan keramik yang pembakaran nya menggunakan batu bara, ada juga pabrik hebel dan pabrik lainnya. Kalau masalah bau ini bau itu kami tidak tahu sumber nya,” kata Tini.

 

Menurutnya, di Klapanunggal ada dua lokasi penyulingan ban bekas, yakni di bawah dan di atas pegunungan. “Memang kemarin yang di bawah ada kebocoran, tapi sekarang sedang berhenti beroperasi karena sedang diperbaiki,” ujarnya.

 

Ia mengaku, jika yang berbahaya merupakan limbah cair, sedangkan di Klapanunggal sendiri tidak ada limbah cair. “Saya sudah koordinasi dengan DLH terkait dengan limbah udara dan sudah ditanggulangi dengan konsultan, dan setiap enam bulan sekali sudah melakukan uji sampling yang sekarang sedang ditangani,” tukasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pandji Ksyatriaji belum dapat dikonfirmasi, ketika dihubungi melalui telepon seluler nya tidak menjawab, dan pesan singkat WhatsApp nya pun belum dibalas. (Di)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Ade Sarip: IFCC 7 K Fun Run Miliki Dua Makna Positif

 

BogorUpdate.com – Kegiatan Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC) 7K Fun Run Sporty Day In Green 2018 yang digelar Minggu (09/09/18), menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat memiliki dua makna positif.

 

“Pertama semakin menguatkan salah satu identitas Kota Bogor sebagai kota para pelari, dan identitas ini secara langsung atau tidak langsung telah memberikan kontribusi besar terhadap promosi kota ini dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor,” kata Ade.

 

Disamping itu, banyaknya event lari yang diselenggarakan di Kota Bogor meningkatkan awareness (kesadaran) nama Kota Bogor di forum nasional dan internasional sehingga memungkinkan peningkatan PAD dari beberapa sektor, terutama hotel dan restoran

 

Kedepan kata Ade, untuk lebih mendukung hal tersebut Kota Bogor terus berbenah menjadikan kota yang ramah bagi pejalan kaki dan menyediakan infrastruktur.

 

Ade menambahkan, makna kedua adalah menjadi kampanye yang efektif untuk menyampaikan pesan yang positif bagi warga Kota Bogor agar terus melakukan aksi-aksi ramah lingkungan dengan langkah-langkah kecil, mulai membuang sampah pada tempatnya atau mengurangi penggunaan kantong plastik.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian memperkenalkan IFCC sebagai lembaga non profit yang mendorong pembangunan berkelanjutan melalui sertifikasi pengelolaan hutan lestari.

 

Ketua Umum IFCC Drajad Wibowo sebelum memulai kegiatan fun run mengajak semua yang hadir untuk menjadi konsumen yang bertanggungjawab dan ikut serta dalam menjaga kelestarian hutan dengan membeli produk-produk yang memiliki logo IFCC dan PEFC.

 

Fun run tersebut mulai dari gedung Telkom Pajajaran, Jalur SSA, jalan Ciremai Ujung, jalan Tampomas, jalan Papandayan kembali ke gedung Telkom dan diikuti ratusan pelari. (Rie)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Puncak HUT Ke-69 Korem 061/Suryakancana Berlangsung Meriah

 

BogorUpdate.com – Puncak perayaan HUT Ke-15 Komando Resor Militer (Korem) 061/Suryakancana ditandai dengan syukuran pemotongan tumpeng oleh Komandan Korem (Danrem)  061/Sk, Kol.Inf Muhamad Hasan yang dihadiri oleh seluruh personel Korem dan para tamu undangan di The Highland Park Resort Hotel Bogor, jalan Curug Nangka, Kampung Sinarwangi, Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Minggu (9/9/18).

 

Pemotongan tumpeng diberikan kepada pensiunan prajurit dan ANS yang pernah berdinas di Korem 061/Sk. Selain pemotongan tumpeng Danrem juga memberikan santunan kepada 11 orang Warakawuri Korem 061/Sk.

 

Berbagai macam kegiatan telah dilaksanakan yakni tradisi ziarah satuan ke makam Cikundul Dalem yang merupakan makam orangtua Prabu Suryakancana yang menjadi cikal bakal nama Korem 061, kemudian ziarah ke TMP Dreded, dilanjut lomba tari tradisonal dan melukis, lomba baca puisi tingkat SD, serta turnamen basket Suryakancana Cup 1 yang diikuti pelajar tingkat SMA/SMK se-wilayah Korem 061/Sk.

 

Danrem 061/Sk, Kol.Inf Muhamad Hasan mengatakan, acara syukuran yang dilaksanakan hari ini, merupakan bagian dari upaya pembinaan satuan, khususnya dalam rangka memupuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Peringatan HUT Korem 061/Sk mempunyai makna untuk seluruh anggota Korem agar selalu mawas diri dan terus semangat dengan pengabdian yang baru dalam menghadapi tugas yang semakin berat di masa mendatang.

 

“Lakukan instropeksi terhadap kinerja selama kurun waktu terakhir ini, serta tumbuhkan jiwa juang guna memantapkan soliditas satuan dalam menghadapi tantangan dan hambatan yang ingin merongrong keutuhan dan keselamatan Bangsa dan Negara,” ujar nya saat memberikan sambutan.

 

Dia menambahkan, Selama kurun waktu 69 tahun pengabdiannya, Korem 061/Sk telah menunjukan prestasi serta mampu menyelesaikan tugas-tugas yang di percayakan dengan hasil yang membanggakan. Seperti Penumpasan Gerombolan DI/TII melalui Operasi Pagar Betis di sekitar Gunung Pangrango Kompleks. Sejarah itu, terus berjalan dengan berlalunya waktu ke waktu, tahun ke tahun hingga saat ini. Kemudian Korem 061/Sk sebagai satuan ke wilayahan juga melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo yang sangat membantu kepentingan rakyat khususnya yang berada di wilayah Korem 061/Sk dengan melaksanakan pembinaan teritorial.

 

“Di samping juga melaksanakan pengamanan VVIP terkait Obyek Vital salah satunya pengamanan Istana Bogor yang saat ini, ditempati oleh Presiden RI Joko Widodo Dan melalui peringatan ini, semoga dapat memicu semangat pengabdian kita semua untuk dapat lebih profesional dalam melaksanakan tugas-tugas yang akan datang,” imbuh Danrem.

 

Lanjutnya, setelah pergelaran Asean Games yang sudah kita diamankan dengan baik, selanjutnya kita akan melaksanakan Pemilihan Calon legislatif dan Pemilihan Presiden. Seperti yang sudah ditekankan oleh pimpinan kita, bahwa kita harus pedomani Netralitas TNI.

 

“Mari kita jaga wilayah ini, agar tetap aman dan kondusif dalam menyongsong tahun politik yang akan datang. Dirgahayu HUT ke-69 Korem 061/Suryakancana,” ungkap Danrem.

 

Sementara itu, Kapenrem 061/Sk Mayor Inf.Ratno Sudarmadi menuturkan, berbagai macam kegiatan telah dilaksanakan yakni tradisi ziarah satuan ke makam Cikundul Dalem yang merupakan makam orangtua Prabu Suryakancana yang menjadi cikal bakal nama Korem 061, kemudian ziarah ke TMP Dreded, dilanjut lomba tari tradisonal dan melukis, lomba baca puisi tingkat SD, serta turnamen basket Suryakancana Cup 1 yang diikuti pelajar tingkat SMA/SMK se-wilayah Korem 061/Sk.

 

“Semua kegiatan rangkaian HUT Korem kita libatkan kalangan pelajar sebagai generasi bangsa demi melanjutkan estafet perjuangan dan terhindar dari aksi negatif seperti tawuran, kriminalitas, narkoba, asusila dan lainnya yang sedang marak saat ini,” tutur nya.

 

Turut hadir dalam acara syukuran Kasrem 061/Sk, para Dandim jajaran Korem 061/Sk, para Kasi Rem, Dan/Ka Balak Aju Rem 061/Sk, Ketua dan Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 061, Veteran dan Warakawuri, perwakilan kodim dan jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat, Insan Pers dan masyarakat sekitar. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Bupati dan Kapolres Bogor Hadiri Santunan Jasaraharja Untuk Korban Cikidang

 

BogorUpdate.com – Penyerahan santunan kecelakaan yang terjadi di Cikidang Sukabumi, secara langsung di serahkan oleh Dirut jasa raharja Budi Raharjo Slamet di dampigi langsung Bupati Nurhayanti dan Kapolres AKBP Andi M Dicky di Pendopo Tegar Beriman, Cibinong, Minggu (09/09/18).

 

Kecelakaan tunggal yang terjadi di Cikidang Sukabumi, pada Sabtu (08/09/18), menelan korban 21 orang meninggal dunia, korban luka-luka 16 orang. Dimana kronologis kejadian mobil pariwisata yang di tumpangi rombongan PT Catur Putra Grup (CPG) terperosok akibat rem blong. Akibat kejadian tesebut, pihak Jasaraharja pun menyiapkan santunan sekitar 1 miliar lebih.

 

” Untuk korban luka-luka maksimal 20jt dan korban meninggal dunia 50jt sehingga memberikan jaminan kepada rumah sakit. Saya berharap pihak rumah sakit dapat merawat dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada korban yang di rawat,” terang Budi Raharjo Slamet.

 

Untuk korban luka-luka yang berjumlah 16 orang. 7 orang di rawat di RSU PMI Bogor, 3 orang di RS Siloam Bogor, 5 orang RS UMI Empang Bogor dan 1 orang di rujuk ke RSCM Jakarta. “Untuk Semua biaya santunan sudah saya serahkan kepada ahli waris, semua kami serahkan kepada Bupati di lakukan secara transfer pada rekening masing-masing ahli waris,” kata Budi Raharjo.

 

” Sebagai perlindungan dasar dari pemerintah melalui Jasaraharja adalah untuk memberikan bantuan. Untuk korban yang nantinya setelah di rawat mengalami cacat tetap, dan akan dibayarkan santunan nya maksimal 50jt sesuai cacat yang di alami nya,” Tambah Budi Raharjo.

 

Terpisah, Bupati Bogor, Nurhayanti mengatakan proses santunan dari Pemkab Bogor kepada korban kecelakaan rombongan PT Catur Putra Grup (CPG) memerlukan prosedur.

 

“ Bantuan dari Pemkab Bogor belum kita realisasikan karena itu ada proses nya. Saat ini, hanya dari PT Jasaraharja yang memberikan santunan. Dan saya beryukur Jasaraharja cepat merespon dan dalam 24 jam santunan langsung diberikan baik kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan yang mengalami luka-luka,” kata Nurhayati di sela-sela menghadiri acara pemberian santunan, Minggu (9/9/18). (Wenk)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Diskusi di IPB: Temukan DNA Sukses untuk Hadapi Era Disrupsi

 

BogorUpdate.com – Enny Sampurno, Vice President Customer Development PT. Unilever Indonesia Tbk berkesempatan memberikan motivasi kepada mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Inspiring Unileader 2018 di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jumat (7/9/18). Untuk menghadapi era desrupsi ini, Enny memaparkan Unleash Your Potensial: DNA to Success.

 

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Himpunan Profesi, Center of Management Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) dan PT. Unilever Tbk. Center of Management setiap tahun menggelar kegiatan serupa dan bertujuan agar mahasiswa IPB mengenal minat dan bakatnya. Dalam kesempatan ini PT. Unilever membuka kesempatan magang bagi mahasiswa yang hadir dan bisa langsung memberikan CV pada acara ini.

 

Ketua Departemen Manajemen IPB, Dr.  Wita Juwita Ermawati, STP, MM berharap narasumber dapat memberikan pengalaman serta tips-tipsnya dalam dunia usaha kepada mahasiswa IPB. Selain itu, kegiatan ini merupakan kesempatan yang baik kepada mahasiswa IPB untuk mendapatkan motivasi langsung dari pimpinan PT. Unilever sehingga jangan disia-siakan.

 

“Dari judul pun sudah terlihat memotivasi. Banyak pengetahuan dan wawasan yang akan didapatkan oleh mahasiswa. Apakah benar setiap dari kita punya DNA kesuksesan. Sehingga yang hadir hari ini mampu mengoptimalkan potensi yang ada pada diri kita. Hidup di jaman sekarang perlu trik dan strategi. Bagaimana kita mengoptimalkan DNA-DNA sukses dan energi untuk menyiapkan kesuksesan itu,” ucapnya.

 

Di hadapan mahasiswa IPB, Enny memulai dengan kisah masa kecilnya yang tinggal di kota Rembang dan selalu memimpikan untuk bekerja di gedung pencakar langit. Menurutnya, semua orang harus punya mimpi. “Keep dreaming some how, its happen. Saat ini dunia berubah sangat cepat, ada disruption dimana-mana. Dulu melihat berita hanya di televisi. Sekarang peristiwa di belahan dunia manapun akan dengan cepat kita dapat. Dunia sudah sangat terbuka, informasi  tersedia buat siapa saja dan kapan saja,” ujarnya.

 

Demikian juga pekerjaan-pekerjaan teknis yang saat ini sudah mulai diambil alih oleh robot. Manusia harus punya kemampuan lebih dan teknik lain. Over more technical skill. Namun di sisi lain, dalam era teknologi ini, ada  kesempatan baru. Kesempatan untuk bisa bersaing dengan digital technology dimana saja siapa saja bisa membuat produk. Ini trap but also opportunity.

 

“Next century, orang sukses bukan karena sekolah namun orang yang mau belajar hal baru. Learn new thing. Kalian harus berada pada beyond your technical skill dan inner game. Key of success antara lain adalah talent catalys. Kunci sukses dunia usaha adalah bagaimana bisa menjadi talent catalyst. Kita harus bekerja sama dengan orang lain dan dengan orang yang berbeda. Welcome to any differences. Jangan pernah pelit berbagi ilmu. Kemampuan teknik bisa di pelajari. Jangan pinter sendiri. Skill bisa dipelajari,” ujar ibu dari dua anak ini.

 

Menurutnya, kita harus consumer love. Put consumer at heart. Jika memiliki ide dalam bekerja atau wirausaha, kita harus tahu siapa yang akan kita serve. Gojek sangat sukses karena mampu menjawab kebutuhan konsumen. Konsumen butuh transportasi yang cepat terpercaya.

 

“Selain itu adalah passion for high performance. Bayangkan jika tempat bekerja itu merupakan perusahaan sendiri. Owner mindset. Nah pasti yang diinginkan adalah perubahan-perubahan untuk maju. Sementara itu, inner games merupakan hal lain yang sangat penting untuk kualitas diri sendiri, purpose and service. Works from purpose for the good of others. Gaji, uang dan jabatan tidak akan cukup menjadi rewarding. Akan sangat melelahkan jika kita hanya berpatok pada promosi dan uang. Kita harus mencari kesenangan yang sustainable,” ucapnya.

 

Kunci lainnya adalah personal mastery, always brings the best self. Well being resilience menjaga keseimbangan antara kesejahteraan dan kesehatan. Dan open terhadap perubahan, mau belajar hal baru serta mau bereksperimen. “Itu adalah key DNA jaman now,” ujarnya.

 

Dalam acara ini juga diumumkan pemenang Fotocontest berupa upload foto di instagram tentang penggunaan produk unilever. Pemenangnya adalah Sulthanazdi dan Hary dari Departemen Manajemen serta Kania dari Fakultas Kehutanan IPB.

 

Selain Enny, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lainnya yakni Shopper Marketing Manager PT. Unilever Indonesia Tbk, Yogie Santoso. Yogie merupakan alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB tahun 2005. Yogie memberikan sharing pengalamannya sejak lulus kuliah hingga bergabung dengan Unilever.

 

 

 

 

Editor : Endi | Humas IPB

Ini Strategi Rossi Hadang Kans Marquez di MotoGP San Marino

 

BogorUpdate.com – Valentino Rossi tampak kesulitan menunggangi M1 di Sirkuit Misano, Italia. Pembalap Movistar Yamaha hanya mampu mengambil tempat di barisan ketiga usai menyelesaikan kualifikasi di posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 menit 32.028 detik, Sabtu (8/9/18) malam WIB.

 

Rossi tertinggal 0.399 detik dari Jorge Lorenzo yang mengklaim pole position di Grand Prix San Marino. Kegagalan pemilik nomor 46 tampil kompetitif di kualifikasi tentunya menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, tim Yamaha sebelum gelaran seri 13 sempat menjalani pengujian di Sirkuit Misano, pekan lalu.

 

Artinya, belum ada perbaikan yang mengarah ke hal positif. Lalu bagaimana strategi Rossi untuk memuaskan penggemar di kampung halamannya?

 

Rossi mengatakan dia hanya perlu mencari tambahan waktu dua persepuluh detik per lap untuk meraih podium di Misano. Salah satu skenario yang akan dilakukannya adalah mengasah kemampuannya dalam mengenali perangkat elektronik mesin M1 dan gaya berkendara.

 

“Mulai dari baris ketiga, semuanya sulit, terutama di chicane pertama. Memang benar juga semua orang di depan memiliki kecepatan yang baik – kami memiliki lebih banyak pembalap di sana. Tapi mulai dari baris ketiga tidak akan fantastis. Kami harus berusaha menjadi kuat sejak awal dan terutama di dua lap pertama,” beber Rossi dikutip dari Autosport, Minggu (9/9/18).

 

“Kita harus bekerja sekarang, siang ini, besok pagi. Bagiku, untuk memperjuangkan podium, saya butuh dua per sepuluh. Kalau kita menemukannya di suatu tempat, kita bisa mencobanya.”

 

Ditanya apakah kemenangan berada di luar jangkauan, Rossi mengaku sulit untuk memberikan jawaban mengingat kecepatan pembalap sangat dekat. Lorenzo dan Andrea Dovizioso misalnya. Duo Ducati Corse itu sangat kuat dengan motor Desmosedici GP18.

 

“Tetapi pada saat yang sama Maverick Vinales, Marc Marquez sangat kuat. Cal Crutchlow dan Jack Miller juga tidak terlalu jauh,” pungkas Rossi.

 

Rossi setidaknya wajib naik podium di Misano untuk menunda peluang Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP sebelum GP Valencia. Karena saat ini The Doctor terpaut 59 poin dari Baby Alien selaku pimpinan klasemen pembalap MotoGP.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Liputan6.com

Legalitas Perumahan Arya Green Residence Dipertanyakan

 

BogorUpdate.com – Legalitas proyek pembangunan perumahan Arya Green Residence Tajurhalang patut dipertanyakan, pasalnya, dilokasi tersebut merupakan lokasi perumahan Samudera Residence. Ditengarai, lokasi perumahan Arya Green Residence dibangun diatas tanah sengketa.

 

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Satpol PP diminta bertindak tegas jika perumahan tersebut belum berijin. “Apakah sudah sesuai dialihkan menjadi Arya Green Residence Tajurhalang milik PT Brantas, padahal ijin nya dulu kan perumahan Samudera Residence atas nama PT CEN, pemerintah daerah harus turun ke lokasi dan bertindak tegas jika terjadi pelanggaran,” kata Direktur Utama PT Elang Mulia Bersama (EMB) Hamzah Muhammad Ali, Minggu (09/09/18).

 

Disisi lain, Hamzah menambahkan, bahwa jual beli lahan yang sudah menjadi kawasan perumahan Samudera Residence Tajurhalang berbuntut panjang. Pasalnya, pembeli yakni PT EMB mengaku merasa tertipu atas perjanjian dengan PT Cipta Ekatama Nusantara (CEN) selaku pihak penjual, yang kini dialihkan atau dijual kepada PT Brantas Abipraya dan tengah dibangun perumahan Arya Green Residence.

 

Hamzah juga mengatakan, bahwa PT EMB dan PT CEN merupakan pengembang perumahan Samudera Residence Tajurhalang, ada perjanjian jual beli dan kerjasama didalamnya.

 

“Yang terjadi penipuannya di dalam perjanjian tersebut, disisi lain, PT CEN malah membuat perjanjian lagi dengan PT Brantas Abipraya, nah PT Brantas take over semuanya termasuk ganti nama menjadi Arya Green Residence. Jadi itu masalah nama aja, substansinya penipuan dalam perjanjiannya itu,” kata Hamzah Muhammad Ali.

 

Hamzah menjelaskan, bahwa sebelumnya PT CEN dan PT EMB telah melakukan akta perikatan jual beli tanah dan akta perjanjian kerjasama di Perumahan Samudera Residence di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, seluas ±20 Hektare sesuai Akta No 113 dan 114 tanggal 28 Agustus 2015.

 

PT EMB sebagai pembeli merasa dirugikan, karena telah melakukan pembayaran sebagaimana yang diatur dalam perjanjian untuk dipergunakan PT CEN mengurus legalitas proyek seperti revisi IMB dan Siteplan.

 

“Namun yang terjadi PT CEN selaku penjual dan pemegang izin perumahan tidak memenuhi kewajibannya untuk mengurus legalitas proyek perumahan tersebut, sehingga berdampak luas kepada konsumen atau warga perumahan Samudera Residence yang lebih dari dua tahun tidak mendapatkan kepastian atas kepemilikan surat-surat dan legalitas perumahan yang dibeli nya,” jelasnya.

 

Hamzah menambahkan, bahwa pada tanggal 6 September kemarin pihaknya juga telah melayangkan surat pemberitahuan ke dua nya kepada PT Brantas Abipraya.

 

Intinya, bahwa objek tanah proyek perumahan Arya Green Residence Tajurhalang diduga overlaping dengan perjanjian pengikatan jual beli dan perjanjian kerja sama antara PT CEN dengan PT EMB.

 

“Untuk itu kami meminta kepada PT Brantas Abipraya agar menjadi perhatian dan mengambil langkah-langkah sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

 

Namun, terang Hamzah, hingga saat ini surat yang dilayangkan ke PT Brantas belum juga digubris, dan masih tetap melanjutkan kegiatan pembangunan dan pemasaran. “Dikhawatirkan dengan adanya dugaan ini, akan semakin banyak korban konsumen perumahan,” terangnya.

 

Situasi dilapangan saat ini, tengah berlangsung kegiatan operasi dan pemasaran proyek perumahan Arya Green Residence yang dikembangkan oleh PT Brantas Abipraya, dimana diduga berada diatas tanah yang bersengketa tersebut.

 

PT Brantas Abipraya belum dapat terkonfirmasi, Kepala Divisi Properti, Prasetyadhie, ketika dikonfirmasi melalui selulernya tidak menjawab, pesan singkat yang dikirim nya pun belum dibalas.

 

Sedangkan PT CEN, melalui Direktur nya, Dasep Surahman, mengelak jika pihaknya melakukan penipuan terhadap rekan bisnisnya itu.

 

“Sekarang gini mas, PT EMB membeli tanah saya, sementara baru membayar Rp 6 Miliar, setelah itu tanah saya yang belum lunas pembayaran nya mereka bangun rumah dan dijual dengan harga sekitar Rp 11 Miliar, jadi siapa yang untung dan siapa yang menipu,” kata Dasep yang waktu itu menjadi Direktur PT CEN melalui sambungan telepon nya, kemarin.

 

Ia menjelaskan, bahwa PT EMB telah sepakat membeli tanah PT CEN seharga Rp 52 Miliar. “Tapi cek yang diberikan merupakan cek kosong. Dan PT EMB baru membayar Rp 6 miliar, tapi malah menuntut kerugian sebesar Rp 30 miliar,” jelasnya.

 

Padahal, lanjut Dasep, dengan telah memberikan cek kosong kepadanya, pihaknya telah memulihkan nama baik kepada Bank karena cek tersebut telah ditolak Bank. “Intinya mah mau beli tapi tidak ada uang nya. Dan kerugian Rp 30 Miliar dasar nya apa saya tidak tahu, alasannya Oportunity Cost,” tukasnya.

 

Informasi yang diperoleh, PT CEN merupakan anak perusahan dari Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) yang bergerak dibidang usaha properti.

 

Koperasi KSB membeli saham PT CEN dan menguasi sebanyak 65 persen pada tanggal 10 Februari 2010 berdasarkan Akta Notaris Hj. Asmoro Edi, SH No. 7.

 

Sejalan dengan Visi dan Misi Koperasi Sejahtera Bersama, PT Cipta Ekatama Nusantara Sejahtera saat ini telah melaksanakan sejumlah proyek berupa pembangunan perumahan dan gedung bertingkat, salah satunya perumahan Samudera Residence yang bekerjasama dengan Induk Koperasi Angkatan Laut (INKOPAL) sebanyak 3466 unit rumah. (Eff/di)

 

 

 

 

Editor : Tobing