Turnamen Bola Basket Ramaikan Rangkaian HUT Ke-69 Korem 061/SK

 

BogorUpdate.com – Dalam rangka HUT Korem 061/Sk ke-69, Korem 061/Sk menggelar turnamen bola basket Suryakancana Cup I tingkat pelajar SMA/SMK se-wilayah Korem 061/Sk. Turnamen ini digelar selama 10 hari mulai tanggal 8 sampai 17 September 2018 di lapangan basket Indoor dan Uutdoor GOR Padjajaran, Kota Bogor.

 

Kegiatan turnamen dibuka langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 061/Sk, Kol.Inf Mohamad Hasan, yang dihadiri oleh Walikota Bogor, Bupati Kabupaten Bogor, Dandim jajaran Korem, Kasi Korem, Dan/Ka Balak Aju Korem serta Muspida Kota dan Kabupaten Bogor.

 

Dalam sambutannya Danrem mengatakan, dirinya menyambut baik terselenggaranya turnamen bola basket ini, sebagai salah satu bentuk ajang silaturahmi antar sekolah, pelajar, dan guru dalam mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan melalui event olahraga.

 

“Turnamen basket Suryakancana Cup I ini, terlaksana masih dalam rangkaian HUT ke-69 Korem 061/Sk yang sebelumnya kami sudah melaksanakan lomba baca puisi tingkat SD di Kota Bogor dan lomba tari serta lukis yang diikuti peserta dari seluruh Kodim yang ada di wilayah Korem 061/Sk,” ujar nya.

 

Dia menambahkn, disamping mencari tim pemenang juga mencari bibit berbakat dan berprestasi sehingga dapat membawa nama baik wilayah Korem 061/Sk (Bogor, Cianjur, Sukabumi) di pentas nasional.

 

“Kegiatan ini, juga merupakan ajang positif bagi anak bangsa guna menangkal pengaruh-pengaruh negatif yang akhir-akhir ini, sangat mengkhawatirkan seperti aksi tawuran, kriminalitas, narkoba, asusila dan lain sebagainya yang merusak masa depan generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa yang akan datang,” ungkap Danrem 061/Sk.

 

Harapnya, para peserta dan semua pihak yang terlibat dapat bersikap kesatria, profesional, menjunjung tinggi sportifitas, tidak menodai pelaksanaan turnamen dengan hal negatif serta utamakan semangat fair play. Jadikan turnamen ini, sebagai pengalaman bertanding untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi.

 

Sementara itu, Kapenrem 061/Sk, Mayor Inf Ratno menjelaskan, turnamen ini, diikuti 40 tim yang terdiri dari 20 tim putra dan 20 tim putri. Para peserta berasal dari lima Kodim yang ada di wilayah Korem 061/Sk yaitu Kodim 0606/Kota Bogor, Kodim 0607/Kota Smi, Kodim 0608/Cianjur, Kodim 0621/Kab Bogor, dan Kodim 0622/Kab Smi.

 

“Yang dibagi dalam dua grup dengan format pertandingan menggunakan sistem gugur. Dalam sehari akan ada enam tim yang akan bertanding dengan dipimpin oleh wasit dari Perbasi. Selanjutnya, juara masing-masing grup akan berhadapan di semifinal untuk kemudian berburu gelar juara,” terangnya. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Ini Ketentuan Rekrutmen CPNS 2018 dari Jalur Fomasi Khusus

 

BogorUpdate.com – Selain dari jalur formasi umum, sesuai Peraturan Menteri (Permen) PANRB No. 36 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2018, pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 juga ada jalur formasi khusus.

 

Jalur rekrutmen CPNS untuk formasi khusus itu terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, diaspora, olahragawan berprestasi internasional, serta tenaga pendidik dan tenaga kesehatan eks tenaga honorer kategori II yang memenuhi persyaratan.

 

Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, berdasarkan Permen PANRB tersebut, instansi pemerintah pusat wajib mengalokasikan minimal 10 persen untuk sarjana lulusan terbaik (cumlaude), sedangkan instansi daerah minimal 5 persen  dari total alokasi yang ditetapkan.

 

“Pelamar merupakan lulusan perguruan tinggi maupun program studi terakreditasi A/unggul pada saat kelulusan,” kata Setiawan di Jakarta, kemarin.

 

Sedangkan untuk penyandang disabilitas, menurut Deputi SDMA Kementerian PANRB itu, setiap instansi wajib mengalokasikan formasi jabatan, persyaratan, jumlah, dan unit penempatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas. “Untuk instansi pusat minimal dua persen, dan untuk daerah minimal satu persen,” ujarnya.

 

Untuk pelamar diaspora, yang baru pertama kali dilakukan, menurut Setiawan, dialokasikan untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa. Untuk formasi ini, pendidikan minimal S-2, kecuali untuk perekayasa, yang dapat dilamar dari lulusan S-1.

 

“Diaspora merupakan formasi khusus yang dibuka pertama kali tahun 2018 ini,” ujar Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja.

 

Formasi khusus yang sempat menyita perhatian masyarakat seusai Asian Games adalah atlet berprestasi internasional. Dalam hal ini, lanjut Setiawan, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menpora, dan merujuk pada ketentuan Permenpora No. 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi Menjadi CPNS tahun 2018.

 

Formasi khusus keenam dalam penerimaan CPNS tahun 2018 adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II (THK-II) yang memenuhi syarat.

 

Berdasarkan Permen PANRB No. 36/2018, THK-II itu, lanjut Setiawan, harus terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan memenuhi persyaratan seperti ketentuan UU ASN, PP 48/2005 dan terakhir diubah menjadi PP No. 56/2012, UU No. 14/2005 bagi tenaga pendidik, dan UU No. 36/2014 bagi tenaga kesehatan.

 

Deputi SDMA Kementerian PANRB itu menyebutkan, saat ini tercatat ada 13.347 orang di dalam databaseBKN.

 

Setiawan menambahkan, selain persyaratan tersebut, usia pelamar paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, dan masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai saat ini.

 

Bagi tenaga pendidik, minimal berijazah S-1, dan untuk tenaga kesehatan, minimal harus berijazah Diploma III,  yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi THK-II pada tanggal 3 November 2013.

 

“Selain memiliki KTP, pelamar juga harus memiliki bukti nomor ujian THK-II pada tanggal 3 November 2013 tersebut,” ungkap Setiawan.

 

Khusus untuk eks THK-II, mekanisme/sistem pendaftaran dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN. Pendaftar dari eks THK-II yang telah diverifikasi dokumennya wajib mengikuti seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan tidak ada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi eks THK-II.

 

“Pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus-menerus menjadi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks honorer K-II ditetapkan sebagai pengganti SKB,” imbuh Setiawan mengutip Permen PANRB No. 36/2018.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Setkab.go.id

P2SDM LPPM IPB Kembangkan Edukasi Herbal Tanaman Obat

 

BogorUpdate.com – Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) menggelar Edukasi Herbal di Posdaya Cempaka RW 10 Kelurahan  Cilendek Timur, kota Bogor, belum lama ini.

 

Koordinator Tim Pengabdian Posdaya, P2SDM IPB, Ir. Yannefri Bakhtiar, MSi mengatakan siap menjadikan Kebun Herbal di Posdaya Cempaka sebagai Herbal Edukasi Center. Bentuknya dapat berupa Kampung Wisata Herbal. Ia menjelaskan tim IPB menganggap potensi Posdaya Cempaka untuk menjadi wisata edukasi herbal sangat memungkinkan dan dari sisi lokasi juga mudah dijangkau. Wisata anak sekolah dan wisata keluarga sangat potensial di Posdaya ini.

 

“Pengabdian yang konsisten melalui Posdaya yang mengutamakan empat bidang kemaslahatan bagi masyarakat (pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan) telah membawa banyak manfaat yang telah dirasakan bersama.

 

Pada tahun 2018 ini LPPM IPB menerjunkan 15 orang dosen termasuk guru besar untuk mendampingi Posdaya sebagai mitra IPB,” ujarnya,
Ia menambahkan pengembangan Wisata Herbal di Posdaya Cempaka akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat dengan tersebarnya pengetahuan tentang kearifan lokal herbal. Bagi Posdaya, kegiatan ini akan menambah peluang peningkatan ekonomi dengan berbagai layanan yang dapat dikreasikan termasuk produk olahan dari herbal. Bagi IPB hal ini akan menambah pengalaman, pengabdian dan penyebaran inovasi ke masyarakat sedangkan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) hal ini akan menambah icon wisata di Kota Bogor.

 

Harapannya, semakin banyak program pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan dengan sinergi diantara stakeholder seperti IPB, masyarakat, Pemda dan Pengusaha.

 

Prof. Dr. Ir. Ervizal A.M. Zuhud, Guru Besar Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Fakultas Kehutanan IPB, memberikan motivasi dan semangat kepada para kader untuk mau berkebun tanaman herbal. “Kader Posdaya Cempaka dapat menanam jenis-jenis tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati warganya dengan cepat dan ampuh seperti daun sirih untuk kesehatan mata, binahong untuk luka luar dan luka dalam, bahkan kanker pun dapat ditangani dengan daun sirsak sebanyak 20 lembar per hari,” kata ahli tanaman herbal IPB ini.

 

Sementara Ketua Posdaya Cempaka, Euis menjelaskan bahwa program unggulan di Posdaya ini adalah pengembangan kebun herbal. Posdaya telah memiliki kebun herbal seluas 300 meter persegi dengan berbagai jenis tanaman obat. Ia berharap tim pengabdian IPB dapat mendampingi dan melatih para kader dalam peningkatan ilmu pengetahuan dan keterampilan cara meracik jenis tanaman obat yang ada.

 

Para kader posdaya menyambut antusias program pengabdian ini yang selaras dengan keinginan masyarakat yang ingin berbuat manfaat banyak melalui kebun herbal ini.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Humas IPB

Ini Dia, 5 Resep Awet Muda Untuk Pria

Foto ilustrasi

 

BogorUpdate.com – Penuaan, termasuk penuaan kulit, tak bisa dihindari baik oleh wanita maupun pria. Jika tidak dirawat, perlahan kulit akan kering, kusam, muncul flek hitam, kerutan, hingga tampak kendur. Meski perawatan anti-aging masih lebih banyak dilakukan wanita, tapi dengan semakin banyaknya produk perawatan pria di pasaran, makin juga banyak pria yang sadar akan pentingnya merawat wajah agar selalu sehat dan tampak awet muda.

 

Proses penuaan dapat dicetuskan oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi stres, polusi, rokok, pola makan yang tidak sehat, serta paparan sinar matahari. Meski proses penuaan tak bisa dihentikan, tapi ini bisa diperlambat.

 

Meski demikian, untuk mendapatkan penampilan awet muda, seorang pria tidak hanya memerlukan pemakaian produk perawatan, namun lebih dari itu. Pria juga dituntut untuk selalu menjaga kebugaran tubuh demi

 

Dilansir dari laman bestlifeonline, berikut di bawah ini adalah beberapa langkah untuk mendapatkan penampilan awet muda bagi para pria:

 

1. Gunakan tabir surya

Sinar UV dari matahari dapat mempercepat proses penuaan dengan memecah kolagen dan memperlambat pertumbuhan sel baru. Hal ini menyebabkan kulit jadi lebih tipis dan kehilangan kekencangan serta elastisitasnya. Dan pria memang sering malas memakai produk perawatan kulit ini.

 

Pertahanan terbaik adalah tabir surya atau pelembab dengan SPF 15 atau lebih tinggi yang dapat melindungi kulit wajah terhadap sinar UVA dan UVB. Ditambahkan oleh dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, penggunaan tabir surya dengan kekuatan minimal SPF 30 direkomendasikan jika Anda melakukan aktivitas di luar ruangan. Gunakan secara rutin baik sebelum beraktivitas.

 

Selain memberikan efek kulit yang lebih lembut, penggunaan tabir surya dapat mencegah risiko kanker kulit. Faktanya, pria mengalami risiko kanker kulit dua sampai tiga kali lebih umum dibanding wanita.

 

2. Pilih pakaian sesuai bentuk tubuh

Pakailah pakaian yang sesuai dengan ukuran tubuh Anda. Hindari menggunakan pakaian yang kebesaran ala penyanyi hiphop atau dad jeans. Celana jeans tersebut memiliki bagian pinggang yang tinggi, dan biasa dikenakan pria tua yang merasa mereka tak lagi keren.

 

Tidak perlu menyulap penampilan Anda hingga semuda generasi milenial. Meski demikian pakailah pakaian ukuran yang pas bisa membuat Anda tampak lebih bugar, tinggi, ramping, dan tentunya lebih muda!

 

3. Kurangi konsumsi gula

Gula berkontribusi pada munculnya keriput dan kekeringan pada wajah, serta menyebabkan peradangan yang dapat menimbulkan jerawat. Hindari soft drink, aneka permen, dan terlalu banyak mengonsumsi dessert. Anda juga harus waspada terhadap kandungan gula berlebih yang kerap bersembunyi dalam makanan seperti jus, protein bar, sereal, dan yoghurt.

 

“Makanan yang mengandung vitamin C dan E merupakan antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Minumlah air putih 8 gelas tiap harinya untuk mencegah kekurangan cairan tubuh yang bisa membuat kulit tampak kering,” dr. Reza menyarankan.

 

4. Maksimalkan malam hari untuk istirahat

Pertama-tama, batasilah asupan alkohol setelah jam kerja dan/atau saat akhir pekan. Batasi juga jam keluar malam bersama teman-teman hingga larut, misalnya sekali dalam seminggu. Sering begadang dan minum alkohol akan berdampak negatif terhadap kesehatan Anda. Tidur malam yang cukup akan menghindarkan Anda dari kondisi badan lemas dan sakit kepala yang biasanya muncul karena kurang tidur.

 

5. Rajin berolahraga dan peregangan tubuh

Saat menginjak usia 40 tahun, otot menjadi kurang lentur dan gerak tubuh tak lagi semudah dulu. Anda akan kehilangan kekuatan sel otot, sehingga membuka jalan bagi penyakit yang berkaitan dengan usia. Rutinitas peregangan yang sederhana dapat membuat tubuh bergerak cukup untuk mengurangi cedera dan mulai membangun kembali sel yang mati demi memperlambat penuaan.

 

Seiring bertambahnya usia, penuaan kulit wajah memang tak bisa dihentikan, tapi bisa diperlambat. Pria pun bisa memiliki kondisi awet muda. Lakukan perawatan yang disebutkan di atas. Pria yang merawat wajah sah saja, bahkan direkomendasikan. Pilih produk perawatan anti-aging yang sesuai dengan kondisi kulit. Jika tak yakin, lebih baik kunjungi dokter kulit. Dukung dengan pola hidup sehat seperti makanan bernutrisi, rutin olahraga, kelola stress dengan baik, istirahat cukup serta jauhi alkohol dan rokok.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Klikdokter.com

PT CEN Diduga Tipu Pengembang Perumahan Samudera Residence

 

BogorUpdate.com – Pengembang perumahan Samudera Residence kini tengah kisruh, dan tengah ditangani oleh Polresta Bogor. Kekisruhan terjadi, lantaran PT Cipta Ekatama Nusantara (CEN) menjual aset nya kepada PT Elang Mulia Bersama (EMB), namun penjualan tersebut tidak tuntas.

 

Malahan, PT EMB menuding bahwa PT CEN diduga telah melakukan penipuan dalam proses jual beli tersebut. Diakuinya, PT EMB mengalami kerugian uang sebesar Rp 30 Miliar.

 

PT EMB pun telah melaporkan hal ini kepada pihak berwajib melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/802/VII/2017/JBR/RES BGR tanggal 14 Juli 2017 di Polres Bogor yang kemudian dilimpahkan ke Polresta Bogor No. LP/B/836/IX/2017/JBR/POLRES BGR KOTA tanggal 18 September 2017 karena “Locus delicti” atau tempat kejadian perkaranya terjadi di Kota Bogor.

 

Direktur Utama PT EMB, Hamzah mengatakan, bahwa persoalan yang dialami nya kini tengah ditangani penyidik Polresta Bogor dan telah diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian, karena sebelumnya, beberapa kali telah mengirimkan surat ke pihak PT CEN.

 

Melalui Kuasa Hukumnya, telah melayangkan surat Somasi dengan Nomor Surat 019/SM-SK/MD/VII/17 tanggal 31 Juli 2017. “Namun hingga saat tidak ada titik temu dengan PT.CEN untuk menyelesaikan perkara ini secara musyawarah mufakat,” kata Hamzah, Jumat (7/9/18).

 

Hamzah menjelaskan, bahwa sebelumnya PT CEN dan PT EMB telah melakukan akta perikatan jual beli tanah dan akta perjanjian kerjasama di Perumahan Samudera Residence yang terletak di Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, seluas ±20 Hektare sesuai Akta No 113 dan 114 tanggal 28 Agustus 2015.

 

“PT EMB sebagai pembeli merasa dirugikan karena telah melakukan pembayaran sebagaimana yang diatur dalam perjanjian untuk dipergunakan PT CEN mengurus legalitas proyek seperti revisi IMB dan Siteplan, namun yang terjadi PT CEN selaku penjual dan pemegang izin perumahan tidak memenuhi kewajibannya untuk mengurus legalitas proyek perumahan tersebut, sehingga berdampak luas kepada konsumen atau warga perumahan Samudera Residence yang lebih dari dua tahun tidak mendapatkan kepastian atas kepemilikan surat-surat dan legalitas perumahan yang dibeli nya,” jelasnya.

 

Hamzah juga menegaskan, dugaan kuat penipuan yang dilakukan oleh PT CEN tersebut diperkuat oleh adanya perjanjian baru dengan perusahaan lain pada objek yang sama, yaitu perjanjian antara PT CEN dengan PT Brantas Abipraya sebagaimana yang tertulis pada Surat Keputusan PT CEN Nomor: 001/CEN/KOMISARIS/08.2018 tanggal 01 Agustus 2018.

 

“Kami selaku pengembang yang sudah lebih dari 10 tahun membangun Bogor, pasti bertanggung jawab dan selalu memprioritaskan kepentingan atau kenyamanan konsumen khususnya warga Samudera Residence, semua ini terpaksa kami lakukan demi maksimalnya pelayanan kami kepada konsumen,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, bahwa pada tanggal 02 September 2018 kemarin, pihaknya juga telah melakukan audiensi langsung dengan warga yang menghasilkan beberapa kesepakatan.

 

“Dan Alhamdulillah warga bisa ngerti dengan penjelasan duduk perkara yang sebenarnya terjadi, dan sudah sepakat akan sama-sama berjamaah mengawal kasus ini sampai dengan tuntas, dan saya fikir dugaan sementara yang ada bahwa PT EMB dan warga sama aja lah, sama-sama menjadi korban,” imbuhnya.

 

Dirut PT EMB ini juga mengapresiasi kinerja Polresta Kota Bogor yang dinilainya professional, karena telah memfasilitasi mediasi dengan PT CEN pada tanggal 15 Mei 2018 di kantor Polresta Bogor.

 

“Namun respon yang kami terima saat ini ternyata PT CEN justru mengadakan perjanjian dengan perusahaan lain, saya fikir itu adalah tindakan yang tidak menghormati hukum dan tidak adanya itikad baik untuk menyelesaikan secara musyawarah,” ungkapnya.

 

Atas kerjasama yang dilakukan PT CEN dengan PT Brantas Abipraya, dirinya juga telah melayangkan surat klarifikasi kepada pihak PT. Brantas Abipraya No. surat 521/EMB/Srt/AAA/VIII/2018 tanggal 28 Agustus 2018.

 

“Dan kami juga mendatangi secara langsung ke pimpinan PT Brantas Abipraya divisi properti untuk melakukan klarifikasi pada tanggal 03 September 2018,” tukasnya.

 

Sementara itu, pihak PT CEN, Dasep, ketika dikonfirmasi membantah bahwa pihaknya telah melakukan penipuan dan penggelapan seperti apa yang dituduhkan kepadanya.

 

“Sekarang gini mas, PT EMB membeli tanah saya, sementara baru membayar Rp 6 Miliar, setelah itu tanah saya yang belum lunas pembayaran nya mereka bangun rumah dan dijual dengan harga sekitar Rp 11 Miliar, jadi siapa yang untung dan siapa yang menipu,” kata Dasep yang waktu itu menjadi Direktur Utama PT CEN melalui sambungan telepon genggam nya.

 

Situasi dilapangan saat ini, masih berlangsungnya kegiatan operasi dan pemasaran proyek perumahan “Arya Green Tajur Halang” yang dikembangkan oleh PT Brantas Abipraya, dimana diduga berada diatas tanah yang bersengketa tersebut. (Rie)

 

 

 

 

Editor : Tobing

Wawww, Kuburan Massal Dengan 166 Mayat Ditemukan di Meksiko

Foto ilustrasi

 

BogorUpdate.com – Sebanyak 166 mayat ditemukan di kuburan massal di negara bagian Veracruz, Meksiko, demikian keterangan kejaksaan setempat pada Kamis (6/9/18).

 

Veracruz terkenal karena tingginya tingkat kejahatan dan merupakan rute penting bagi para gang narkoba yang ingin memindahkan barang terlarang mereka ke perbatasan Amerika Serikat.

 

Jaksa agung Veracruz, Jorge Winckler, mengatakan bahwa pihaknya menemukan mayat-mayat tersebut di 32 kuburan di kawasan tengah negara bagian tersebut. Pihak kejaksaan mengaku memperoleh petunjuk dari seorang informan rahasia pada 8 Agustus lalu.

 

“Setelah 30 hari bekerja, jenazah sebanyak sedikitnya 166 orang telah ditemukan. Ini adalah jumlah minimal berdasarkan indentifikasi terhadap kerangka tengkorak di 32 lokasi berbeda,” kata Winckler dalam sebuah konferensi pers yang dikutip oleh Reuters.

 

Tingkat kejahatan di Veracruz naik tajam saat negara bagian itu dipimpin oleh Javier Duarte sampai 2016 lalu.

 

Saat ini Duarte mendekam dalam penjara untuk menunggu pengadilan atas dugaan keterlibatan dengan kejahatan terorganisir. Dia juga diduga menggelapkan jutaan dolar AS saat berkuasa.

 

Sementara itu Winckler tidak mengungkap secara rinci lokasi penemuan kuburan massal untuk melindungi keselamatan para petugas yang masih bekerja di sana.

 

“Selain mayat manusia, kami juga menemukan lebih dari 200 pakaian, 114 barang yang bisa digunakan untuk identifikasi, dan juga aksesoris lain,” kata dia.

 

Analisis terhadap mayat-mayat itu mengindikasikan bahwa para korban sudah tewas sejak dua tahun lalu, kata Winckler.

 

Winckler meminta para warga yang keluarganya hilang untuk segera melapor agar dilakukan tes DNA, sehingga bisa diketahui identitas pada korban.

 

Sebelumnya pada Maret 2017 lalu, pihak kejaksaan juga sempat menemukan lebih dari 250 tengkorak di sejumlah kuburan massal Veracruz.

 

Pada tahun lalu, jumlah pembunuhan di Meksiko mencapai lebih dari 30.000 kasus, atau yang tertinggi sejak tahun 1997.  Beberapa pihak menyebut gang-gang narkoba kecil — yang terpecah akibat perang dengan pasukan militer pemerintah — kini semakin ganas dalam persaingan memperebutkan pasar.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara

Alhamdulillah… Ustad Abdul Somad Menang Dalam “Baznas Award 2018”

 

BogorUpdate.com – Dai kondang, ustad Abdul Somad Batubara atau yang akrab disapa UAS terpilih sebagai salah satu tokoh pendukung kebangkitan zakat dalam acara Baznas Award 2018 yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

 

Namun demikian, UAS tidak hadir dalam acara yang digelar di auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (7/9/18) tersebut untuk menerima trofi dan piagam penghargaan yang dimenangkannya.

 

Selain UAS, ada dua tokoh lainnya yakni Prof KH Didin Hafidhuddin dan Dr. Ascarya yang juga terpilih dalam kategori tokoh pendukung kebangkitan zakat.

 

Baznas menggelar Baznas Award 2018 untuk memacu kebangkitan zakat secara nasional.

 

“Kami berharap Baznas Award ini mampu memberi dampak positif terhadap kemajuan dunia perzakatan,” kata Ketua Baznas Bambang Sudibyo.

 

Bambang mengatakan kriteria pemenang dalam Baznas Award 2018 berdasarkan hasil kinerja Baznas provinsi/daerah dan lembaga amil zakat (LAZ) provinsi/daerah selama tahun 2017.

 

Berikut data penerima penghargaan Baznas Award 2018 untuk masing-masing kategori:

 

1. Baznas provinsi dengan pertumbuhan penghimpun zakat infak shadaqoh (zis) terbaik: Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
2. Baznas provinsi dengan pendistribusian zis terbaik: Baznas Provinsi Kalimantan Selatan
3. Baznas provinsi dengan program pendayagunaan zis terbaik: Baznas Prov Sumatera Barat
4. Baznas provinsi dengan laporan tahunan terbaik: Baznas Prov Kalimantan Selatan
5. Baznas provinsi terbaik: Baitul Maaal Prov Aceh
6. Baznas kabupaten/kota dengan pertumbuhan penghimpunan zis terbaik: Baznas Kabupaten Barru
7. Baznas kab/kota dengan pendistribusian zis terbaik: Baznas Kabupaten Brebes
8. Baznas kab/kota dengan program pendayagunaan zis terbaik: Baznas Kota Sukabumi
9. Baznas kab/kota dengan laporan tahunan terbaik: Baznas Kota Dumai
10. Baznas kab/kota terbaik: Baznas Kabupaten Sumedang
11. Lembaga amil zakat (LAZ) nasional dengan pertumbuhan penghimpunan zis terbaik: Lazis Muhammadiyah.
12. LAZ nasional dengan pendistribusian zis terbaik: Laznas Daarut Tauhid
13. LAZ nasional dengan program pendayagunaan zis terbaik: Laznas pesantren Islam Al-Azhar
14. LAZ nasional dengan laporan tahunan terbaik: Laznas pesantren Islam Al-Azhar
15. LAZ nasional terbaik: Laznas Nurul Hayat.

 

Lebih lanjut, Bambang mengatakan kegiatan Baznas Award 2018 ini bertujuan sebagai alat pengungkit untuk mendorong optimalisasi pengelolaan zakat nasional, mempererat tali silaturahmi antara Baznas dan LAZ dan mendukung kemajuan dunia perzakatan.

 

Dalam acara malam anugerah yang bertajuk “Kuat Karena Zakat” itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada pemprov dan kabupaten/kota berdasarkan kategori penilaian tertentu.

 

“Kemudian untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kategori Pendukung Kebangkitan Zakat 2018 dinilai berdasarkan kepatuhan pada Undang-undang, alokasi anggaran rutin untuk Baznas dalam persentase terhadap belanja APBD, penyediaan kantor Baznas dan sarana pendukung lainnya serta frekuensi keterlibatan kepala daerah pada kegiatan Baznas tahun 2017,” kata Ketua Panitia Baznas Award 2018 Jaja Jaelani.

 

Jaja menambahkan, dalam Baznas Award 2018, juga ada penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah terbaik, unit pengumpul zakat (UPZ) terbaik, muzaki badan terbaik, muzaki individu terbaik serta media pendukung kebangkitan zakat.

 

 

 

 

 

Editor : Endi | Antara