KAPT Gelar Rakernas Menangkan Jokowi

 

BogorUpdate.com – Komunitas Alumni Perguruan Tinggi (KAPT) menggelar rapat kerja nasional (rakernas) di Wisma Griya Sabha DPR RI Kopo, jalan Raya Puncak, KM. 79 (Kopo), Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor pada 10-12 Agustus 2018.

 

Koordinator Harian KAPT Nasional Marthin Siregar mengatakan, sebagai organ relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi), pelaksanaan Rakernas KAPT ini akan memberikan arahan dan membahas untuk strategi pemenangan Presiden Jokowi di Pemilu 2019.

 

” Rakernas ini juga mengerahkan seluruh sumber daya alam yang dimiliki secara optimal untuk memenangkan Jokowi dan dapat menyampaikan gagasan maupun ide-idenya sehingga hasil rumusan Nawacita II yang akan disampaikan ke Presiden Jokowi dapat membantu menajamkan langkah-langkah agenda pembangunan dan dapat meneruskan jalan perubahan untuk Indonesia maju,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Balitbang PDIP Heri Akhmadi memaparkan, Nawacita I telah memberikan cukup fondasi untuk menjadikan bangsa Indonesia lebih produktif.

 

“Nawacita I telah mengisi ruang-ruang ekonomi baru di Jawa, misalnya saja terhubungnya tol trans Jawa mulai dari Merak hingga Surabaya yang memiliki konektivitas yang tinggi. Belum lagi pembangunan Bandara, Pelabuhan dan jalur Kereta Api,” paparnya saat memberikan materi kemarin.

 

Dia menambahkan, sejumlah kawasan Industri telah dipersiapkan sebagai pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang akan mendorong geliat perekonomian masyarakat dalam menyongsong keadilan sosial bagi rakyat Indonesia.

 

Menurut Koordinator Nasional KAPT Ammarsjah, merujuk rekomendasi seminar yang bertajuk “Integrasi dan Optimalisasi Pembangunan Infrastruktur dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Wilayah” di Universitas Gajah Mada pada (UGM) 7 Desember 2017 lalu, perlu diprioritaskan pengembangan SDM lokal agar pembangunan infrastruktur yang masif bisa di tangkap oleh daerah dan dapat mengoptimalkan peluang dari terbangunnya infrastruktur untuk kemajuan daerah tersebut.

 

Kepala Prodi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Sani Roychansyah dalam acara dalam seminar menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur yang masif dan cepat perlu disertai dengan upaya “capitalizing opportunities” oleh pemerintah daerah (local government) di wilayah yang terimbas langsung/tidak langsung oleh keberadaan infrastruktur.

 

Sedangkan Prof Bakti Setiawan Guru Besar Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, menjelaskan pandangannya konsep Nawacita, kehadiran negara, membangun dari pinggiran yang merupakan gagasan atau ide yang tengah dilakukan oleh Jokowi sudah pas, relevan dan cukup konsisten. Infrastruktur baik fisik maupun sosial, keduanya harus diintegrasikan, disinergikan serta dioptimalkan.

 

Demi pembangunan infrastruktur agar lebih fokus, Prof Bakti, menyarankan, target-target pembangunan infrastruktur fisik harus konsisten diwujudkan, lebih selektif dimana yang mendesak diselesaikan dalam 2 tahun mendatang.

 

” Saya menilai pentingnya percepatan peran pemda untuk mengkapitalkan/mengoptimalkan peluang pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan Jokowi, perlunya pendampingan yang pas untuk pemda-pemda,” sarannya.

 

Lanjutnya, daerah perlu mengimbangi dengan mengkoneksikan kawasan unggulan daerah sentra-sentra industri, pariwisata, kuliner, pusat pengembangan industri kreatif sehingga daerah mendapat manfaat sebesar-besarnya.

 

Rakernas KAPT dihadiri seluruh Kordinator Daerah (Korda) dan Komisariat masing-masing Perguruan Tinggi yang telah terbentuk di sejumlah wilayah Indonesia. (Rie)

 

 

 

Editor : Tobing

Leave a Reply

Your email address will not be published.