JPKP Menolak Keras PAN Masih Bercokol Dalam Kabinet Kerja

 

BogorUpdate.com – Menyusul bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam koalisi Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo-Sandi, wakil PAN yang berada di kabinet yaitu Asman Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Soetrisno Bachir sebagai Ketua Komisi Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), baiknya mereka keluar dari Kabinet Kerja.

 

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Umum (Ketum)Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Maret Samuel Sueken, Sabtu (11/8/18). Menurutnya, ada beberapa alasan kuat JPKP menolak keras PAN masih berada di kabinet kerja.

 

“Alasan saya menolak yaitu pertama, dilandaskan atas etika politik dan pemerintahan, ada baiknya kader PAN yang masih berada di pemerintahan mengundurkan diri dengan gentle. Ini akan menjadi preseden baik dan tabiat politik yang baik”.

 

“Samuel menambahkan, yang kedua jika tidak mau mengundurkan diri, sebaiknya Presiden Joko Widodo melakukan resufhle terbatas untuk menghindari konflik kepentingan di Kementerian atau Badan yang sedang dipimpin kader PAN”.

 

“Yang ketiga, jika tidak mengundurkan diri ataupun di resufhle, sekalipun itu hak prerogatif Presiden, maka implikasinya akan sangat serius mengingat Kementerian PANRB menjalankan tugas untuk menata birokrasi dan memiliki power yang cukup besar terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Apalagi di masa-masa tahun politik, akan sangat riskan mempergunakan power itu untuk mempengaruhi ASN,” imbuhnya.

 

Lanjutnya, diketahui Ketua KEIN juga memiliki peran yang tidak boleh dianggap remeh. KEIN tentu memiliki akses terhadap BUMN dan swasta dalam cakupan kerjanya, sehingga dimungkinkan dapat mempergunakan kewenangananya untuk meraih dukungan ekonomi bagi partai asalnya, yaitu PAN.

 

” Pendapat ini bukan hanya disuarakan oleh JPKP, hal serupa pun disuarakan oleh Relawan Jokowi lainnya, ” pungkas Ketum JPKP, Maret Samuel Sueken. (Rie)

 

 

 

Editor : Tobing

Leave a Reply

Your email address will not be published.