Type to search

Bogor Raya Home Hukum & Kriminal

PT Gori Global Diduga Langgar Dokumen Soal Impor Barang, Bea dan Cukai Bogor “Cuek”

Share

Kasus – Bogor Update

Diduga melakukan pengeluaran barang impor tanpa dokumen lengkap, PT Gori Global Indonesia dipanggil oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Bogor pada tanggal 20 Maret lalu. Selain pemanggilan, dilakukan juga pemeriksaan terhadap pimpinan Penyelenggara Kawasan Berikat (PKB) PT Gori Global Indonesia.

 

Namun atas pemanggilan dan pemeriksaan tersebut, muncul kejanggalan. Sebab, Meskipun diduga telah melanggar Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai, namun pemilik PT Gori Global Indonesia telah dilepas begitu saja tanpa dilakukan penahanan.

 

Padahal, jika hal itu terbukti, pemilik perusahaan PT Gori Global Indonesia itu merupakan perbuatan pidana yang juga diatur dalam pasal 102 Uu nomor 17 tahun 2006.

 

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Pelaksana harian (Plh) Kepala Seksi Pelayanan dan Pengawasan (P2) pada kantor KPPBC Tipe Madya Pabean A Bogor Sugeng Nur Ariyadi ditemui dikantornya, terkesan enggan menanggapi. “Silahkan tunggu di loby kantor saja pak,” kata Sugeng, Rabu (28/03/18).

 

Namun demikian, setelah ditunggu beberapa jam, Sugeng tak kunjung menemui. “Saya masih rapat pak, tidak tahu sampai jam berapa,” kata Sugeng melalui pesan singkatnya.

 

Dari informasi yang diperoleh, KPPBC Tipe Madya Pabean A Bogor telah mengamankan barang milik PT Gori Global Indonesia tanpa dilindungi dokumen Kepabeanan dan Cukai dengan menggunakan mobil Light Truck Box Mitsubishi Colt Diesel FE 74 S warna Kuning Silver dengan nomor polisi F 8731 FW.

 

Kendaraan tersebut, diketahui membawa barang muatan  berupa pakaian jadi merk ternama yang berasal dari Korea, dari PT Gori. Barang ilegal itu rencananya akan dibawa ke salah satu tempat di Bekasi. Kini, barang sitaan tersebut telah diamankan di gudang KPPBC Tipe Madya Pabean A Bogor di kawasan Sentul.

 

Sementara itu, pemilik perusahaan PT Gori Global Indonesia Mrs Kim yang juga merupakan warga negara Korea ketika dikonfirmasi melalui selulernya enggan memberikan tanggapan. “Silahkan saja ke anak buah saya, saya tidak tahu maksudnya,” kata Kim dengan bahasa Indonesia yang kurang fasih. (EFT/DI)

 

 

 

 

Editor : Endi

1 Comment

  1. Rina April 5, 2018

    Waaah parah itu. Bagaimana negara ini bisa maju

    Reply

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: