DPD JPKP Kabupaten Bogor Mengawal Jeritan Warga Kampung Tengah Yang Terisolasi

Dewan Pakar DPD JPKP Kab Bogor, Pembina DPD JPKP Kab Bogor,warga kampung tengah.

KABUPATEN BOGOR, Bogorupdate. Com- Warga RT 02 RW 03 Kampung Tengah, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, yang terkena bencana alam banjir bandang beberapa waktu yang lalu mengundang perhatian DPD Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Bogor. Pada hari, Minggu (19/02/2018) siang para perwakilan relawan sosial DPD JPKP Kabupaten Bogor datang menjumpai dan mendengarkan aspirasi dari perwakilan warga yang terkena musibah bencana alam.

 

Dewan Pakar DPD JPKP Kabupaten Bogor, Adi Prabowo mengatakan, Kampung Tengah, Desa Puraseda telah terkena bencana alam sebanyak tujuh kali dan terisolasi, tetapi sampai saat ini belum menerima bantuan apapun dari pihak Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor.

 

“Kami akan mengawal dan memohon kepada Bupati Bogor Bu Nurhayanti, Gubernur Jawa Barat dan Presiden, Pak Jokowi memberikan perhatian khusus kepada desa yang sudah berumur 200 tahun dan dihuni 44 Kepala Keluarga, tepatnya di kampung tengah, Desa Puraseda, kecamatan Leuwiliang,” ujarnya.

 

Dirinya menambahkan, sudah setahun ini jembatan penghubung kampung tengah ke kampung yang lain hanyut terbawah banjir dan membuat aktifitas warga terhambat.

 

“Selain jembatan penghubung yang hanyut, dimana orang tua harus berjalan kaki melawan arus yang deras sambil menggendong anak mereka menuju sekolahan di kampung sebelah, ada 4 ruang lokal SD Inpres juga hanyut dan tersapu banjir bandang bulan oktober tahun lalu,” imbuh Adi Prabowo.

 

Sementara itu, aspirasi tokoh masyarakat yang juga ketua Rukun Tetangga (RT), Makmun meminta, agar Bupati Bogor, Gubernur Jabar, Presiden Jokowi, secepatnya membuat jembatan penghubung ke kampung lain juga membangun kembali bangunan SD Inpres yang hanyut terbawah banjir bandang.

 

“Jadi tidak perlu ibu-ibu warga RT 02 RW 03 kampung Tengah, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, menyeberangi sungai berjalan kaki dan menggendong anak mereka menuju sekolahan,”ungkapnya.

 

Demikian juga yang disampaikan salah satu tokoh agama kampung Tengah, Desa Puraseda, Kecmatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, meminta agar secepatnya jembatan Penghubung ke Kampung lain dapat dibuat kembali, serta rehabilitas gedung SD Inpres.

 

Menurut, Pembina DPD JPKP Kabupaten Bogor, Azhari, aspirasi yang sudah di utarakan dari beberapa perwakilan warga RT 02 RW 03, Kampung Tengah, Desa Puraseda,Kecamatan Leuwilliang, Kabupaten Bogor, agar dapat menjadi perhatian khusus oleh Bupati Bogor, Gubernur Jabar, bahkan Presiden Jokowi.

 

“Jeritan warga RT 02 RW 03, Kampung Tengah, Desa Puraseda,Kecamatan Leuwilliang, Kabupaten Bogor, terdengar sampai ketelinga Bupati Bogor, Gubernur Jabar, bahkan Presiden Jokowi dan cepat merealisasikan bangunan Jembatan yang sudah satu tahun ini tidak diperdulikan oleh kades Puraseda, Awam, yang mengakibatkan terhambatnya aktifitas warga,”pungkasnya. (Rie)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.