Asrama Latimojong Segera Dikosongkan, Pemkot Siapkan Tempat Penampungan Sementara

 

BOGOR UPDATE

KOTA BOGOR – Setelah pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor dengan Asisten Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait Asrama Latimojong beberapa waktu lalu untuk memberikan tanah hibah, pada Senin (4/9/17) kemarin digelar rapat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor untuk mencari jalan keluar terkait tempat penampungan sementara.

Pasalnya, tenggat waktu pengosongan Asrama Latimojong di jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor tinggal menghitung hari. Hal tersebut, sesuai dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yakni para penghuni yang tergabung dari Mahasiswa Sulawesi Selatan (Sulsel) harus pindah mulai 13 September mendatang.

Tempat penampungan sementara menjadi penting sampai menunggu pembangunan asrama pengganti yang akan dibangun di lahan hibah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang berlokasi di  dekat TK Pertiwi jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Pada prinsipnya kami mendukung upaya-upaya Pemkot Bogor untuk membantu para mahasiswa tersebut untuk bisa ditempatkan di tempat penampungan sementara,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Bogor  Heri Cahyono seusai pertemuan di ruang Paseban Surawiesa, Balaikota.

Dalam pertemuan tersebut, sempat ada beberapa opsi tempat yang akan digunakan untuk penampungan sementara Mahasiswa Sulawesi Selatan. Salah satunya Rusunawa Menteng. Kecamatan Bogor Barat. Meski belum pasti, tapi dirinya menjamin mahasiswa yang pindah akan mendapatkan tempat tinggal yang layak untuk dihuni.

Selain itu, kepada jajaran aparat keamanan yang hadir, ia meminta agar eksekusi pengosongan dilakukan dengan cara yang bermartabat. “Jangan sampai pengosongan Asrama Latimojong  menimbulkan gejolak sosial di masyarakat,”  katanya.

Mengenai aset Pemkot Bogor yang akan dihibahkan untuk pembangunan asrama, pihaknya akan meminta Komisi A DPRD Kota Bogor untuk melakukan kajian. “Mengkaji langkah-langkah yang ingin ditempuh oleh pemkot. Jika sudah muncul rekomendasi dari komisi A, baru pimpinan dari DPRD akan memberikan persetujuan,” jelasnya.

Selain Heri, hadir juga Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya, Dandim 0606/Kota Bogor Letkol Arm Dodi Suhadiman, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor Teguh Darmawan, Kepala BPN Kota Bogor Ery Juliani Pasoreh. (Rie)

 

 

Editor: Tobing

Leave a Reply

Your email address will not be published.